Hari Terakhir PPKM Darurat, Covid-19 Yogya Kembali Tembus 2.000 Kasus

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana di salah satu kampung Wirobrajan, Yogyakarta, pascakasus penularan Covid-19. Satu RT di kampung tak jauh dari Malioboro ini terpaksa di-lockdown sementara. (Dok. Kampung Tangguh Bencana Wirobrajan)

    Suasana di salah satu kampung Wirobrajan, Yogyakarta, pascakasus penularan Covid-19. Satu RT di kampung tak jauh dari Malioboro ini terpaksa di-lockdown sementara. (Dok. Kampung Tangguh Bencana Wirobrajan)

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Laju penularan harian Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali meledak di atas 2.000 kasus pada hari ini, Minggu 25 Juli 2021. Hari ini adalah terakhir Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat dan digantikan menjadi PPKM Level 4 yang lebih longgar hingga 2 Agustus 2021. Nama PPKM Level 4 sudah diperkenalkan sejak lima hari lalu tapi dengan ketentuan pembatasan yang belum dilonggarkan. 

    "Penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 di DIY sebanyak 2.145 kasus, sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 104.778," kata juru bicara Gugus Tugas Covid-19 DIY, Berty Murtiningsih, Minggu.

    Kasus baru Covid-19 di DIY sempat menurun di bawah 2.000 selama empat hari terakhir di masa PPKM Darurat. Pada 21 Juli lalu kasus harian yang dilaporkan sebanyak 1.648 kasus, lalu pada 22 Juli sebanyak 1.978 kasus, pada 23 Juli sebanyak 1.431 kasus dan pada Sabtu, 24 Juli, sebanyak 1.628 kasus.

    "Untuk kasus aktif saat ini ada sebanyak 31.681 yang masih dirawat di rumah sakit dan tambahan korban meninggal sebanyak 59 kasus, sehingga total menjadi 2.926 kasus," kata Berty.

    Berty mengatakan kalau hingga saat ini, laju kasus pasien sembuh di DIY sebesar 66,97 persen sedangkan laju kasus kematian sebesar 2,79 persen. Untuk keterpakaian ranjang kritikal ICU dan ranjang non kritikal (isolasi) di rumah sakit rujukan sudah sama sama sedikit menurun prosentasenya.

    Jika sebelumnya ranjang kritikal pasien Covid-19 selalu di atas 80 persen dalam tiga pekan terakhir, hari ini menjadi 79,87 persen. Sedangkan ranjang non kritikal dari semula selalu di atas 90 persen namun hari ini sudah menjadi 89,95 persen.

    Baca juga:
    Peneliti Bantah Izin Edar GeNose UGM Ditarik dan Soroti PPKM Darurat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.