Cara Agar Tak Dimasukkan ke Grup WhatsApp oleh Sembarang Orang

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo WhatsApp. Kredit: Time

    Logo WhatsApp. Kredit: Time

    TEMPO.CO, Jakarta - Grup WhatsApp adalah cara yang bagus untuk tetap terhubung dengan keluarga, teman, atau bahkan kolega. Namun, fitur ini sering dimanfaatkan oleh seseorang untuk menambahkan banyak pengguna ke grup untuk menjual produk atau mempromosikan layanan.

    Grup-grup ini sering dibuat tanpa izin dari peserta dan ini bisa membuat frustrasi bagi banyak pengguna. Sebagian besar bahkan benci menjadi bagian dari grup WhatsApp yang tidak perlu dan sering mempertimbangkan apakah tidak sopan untuk keluar dari grup.

    Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Untungnya, ada pengaturan yang dapat disesuaikan di bagian privasi akun WhatsApp yang membuat pengguna tidak dapat ditambahkan ke grup acak.

    Pengaturan ini memungkinkan pengguna menyesuaikan siapa yang dapat menambahkan ke grup dan, secara default, pengaturan diatur ke 'Semua Orang', artinya siapa pun yang memiliki nomor telepon dapat menambahkan ke dalam grup.

    Penting untuk dicatat bahwa admin grup dapat mengirimi tautan undangan dan mendorong pengguna untuk bergabung dengan grup, bahkan setelah mengubah pengaturan. Untuk menghindari ditambahkan ke grup oleh orang acak, ikuti langkah-langkah berikut:

    -Buka WhatsApp, klik pilihan tiga titik di sudut kanan atas layar

    -Pilih pada opsi Pengaturan lalu ketuk Akun

    -Ketuk Privasi > Grup. Pengaturan default kemungkinan akan disetel ke Semua Orang

    -Pengguna dapat memilih dari tiga opsi, Semua Orang, Kontak Saya, dan Kontak Saya Kecuali 

    -Opsi Semua Orang memungkinkan seseorang yang memiliki nomor telepon pengguna menambahkan ke dalam grup tanpa izin

    -Opsi Kontak Saya hanya memungkinkan pengguna menambahkan ke grup yang nomornya telah disimpan di daftar kontak

    -Opsi Kontak Saya Kecuali memungkinkan pengguna memilih dengan tepat siapa yang dapat menambahkan ke grup dengan memfilter lebih lanjut dan menghapus kontak yang tidak ingin ditambahkan ke grup

    GADGET NDTV | ANDROID POLICE

    Baca:
    Cara Mengembalikan Memori Internal HP yang Dikonsumsi WhatsApp


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.