Pusat Gempa Pagai Pagi Ini Dekat Gempa Pemicu Tsunami 2010

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lokasi gempa di Bengkulu. Twitter/@bmkg

    Lokasi gempa di Bengkulu. Twitter/@bmkg

    TEMPO.CO, JakartaGempa berkekuatan Magnitudo 5,9 mengguncang Bengkulu pada Selasa pagi ini, 3 Agustus 2021. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG mencatat pusat gempa berasal dari lokasi dekat gempa besar M7,7 pada 25 Oktober 2010 yang memicu tsunami dan menyebabkan 408 orang meninggal dan 303 orang hilang.

    "Hanya saja gempa 2010 dekat ke deformation front, yang pagi ini lebih jauh ke arah Pulau Pagai Selatan," kata Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, lewat akun media sosialnya, Selasa pagi ini.

    Untuk pagi ini, Daryono menerangkan bahwa hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa yang terjadi tidak berpotensi tsunami. Setidaknya hingga tercatat dua kali gempa susulan, kekuatan 5,4 dan 3,6 M, lebih dari setengah jam setelah gempa 5,9 M.

    "Magnitudo gempa belum cukup kuat untuk menimbulkan deformasi dasar laut yang menimbulkan gangguan kolom air laut," kata Daryono sambil menambahkan BMKG juga belum menerima laporan dampak kerusakan akibat gempa itu.

    Berdasarkan catatan BMKG, gempa 5,9 M terjadi pada pukul 05:48:52 WIB. Episentrum gempa berlokasi di laut pada jarak 135 kilometer arah Barat Daya Kota Mukomuko, Bengkulu. Hiposentrum pusat gempa itu pada kedalaman 21 kilometer.

    Guncangan gempa Pagai pagi ini dirasakan sangat kuat di Pulau Pagai Selatan, yakni pada skala IV-V MMI yang berpotensi merusak dan membuat warga berlarian ke luar rumah. Di Mukomuko juga dirasakan pada skala III-IV MMI, sedang di Bengkulu Utara, Padang, Pariaman dirasakan lebih lemah pada skala II-III MMI, lalu di Kepahiang, Kota Bengkulu, dan Curup II MMI.

    Baca juga:
    Ini Catatan Gempa M6,0 yang Pernah Guncang Mentawai Tahun Lalu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.