Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Gempa Kuat Guncang Jakarta, Penendang Sesajen

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri

    Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno Berita Hari Ini dimulai dari topik tentang gempa magnitudo 6,7 di Banten terasa guncangannya di Jakarta dan sekitarnya pada Jumat siang, 14 Januari 2022, pukul 16:05:41 WIB. Pusat lokasi gempa pada koordinat 7.01 Lintang Selatan-105.26 Bujur Timur berada pada kedalaman 10 kilometer.

    Berita terpopuler selanjutnya tentang Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menyatakan bahwa HF, penendang sesajen di Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, yang diburu polisi merupakan mahasiswa drop out (DO).

    Selain itu, upaya cepat mendeteksi varian baru Covid-19 Omicron secara maraton dilakukan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta. Pendeteksian penyebaran Omicron dilakukan dengan mengecek sampel melalui metode Whole Genome Sequencing (WGS).

    Berikut tiga berita terpopuler di kanal Tekno.

    1. Breaking News: Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Jakarta dan Sekitarnya

    Gempa magnitudo 6,7 di Banten terasa guncangannya di Jakarta dan sekitarnya pada Jumat siang, 14 Januari 2022, pukul 16:05:41 WIB.

    Pusat lokasi gempa pada koordinat 7.01 Lintang Selatan-105.26 Bujur Timur berada pada kedalaman 10 kilometer. "52 kilometer barat daya Sumur, Banten. Gempa tidak berpotensi tsunami," tulis BMKG.

    Tempo di Tangerang Selatan juga merasakan gempa, dengan goyangan di wadah air terlihat jelas. Sementara wartawan Tempo di Jakarta Timur juga melaporkan lampu yang bergoyang.

    2. UIN Yogyakarta: Penendang Sesajen Semeru DO Sejak 2014

    Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menyatakan bahwa HF, penendang sesajen di Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, yang diburu polisi merupakan mahasiswa drop out (DO).

    "Yang bersangkutan itu DO sejak 2014, lalu beberapa saat kemudian sempat mencoba mendaftar jenjang S2 tapi tidak registrasi, jadi belum sempat jadi mahasiswa UIN Yogyakarta lagi," kata Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Sri Sumarni, Kamis, 13 Januari 2022.

    Sumarni mengatakan HF saat menempuh jenjang S1 tercatat sebagai mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Arab angkatan 2008. "Saya belum sempat mencari informasi lebih lanjut kenapa saat itu dia di-DO, saya lupa waktu itu kepala program studi dia siapa," kata dia.

    Hanya saja, dari informasi yang diperoleh, setelah diberhentikan dari UIN Sunan Kalijaga, HF kabarnya kuliah di kampus lain yang tak diketahui Sumarni.

    3. Deteksi Omicron, Yogya Teliti 15 Sampel Dicurigai dari Dua Wilayah

    Upaya cepat mendeteksi varian baru Covid-19 Omicron secara maraton dilakukan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta. Pendeteksian penyebaran Omicron dilakukan dengan mengecek sampel melalui metode Whole Genome Sequencing (WGS).

    Untuk Yogyakarta, ada delapan sampel yang diteliti dari Kabupaten Kulon Progo dan tujuh sampel dari Kota Yogyakarta. "Baru dikirim sekitar tiga hari lalu sampelnya, hasil WGS tersebut akan keluar setelah dua minggu," kata Kepala Dinas Kesehatan Yogyakarta, Pembajun Setyaningastutie, Kamis, 13 Januari 2022.

    Sampel kasus penularan dari Kulon Progo, ujar Pembajun, diteliti karena laporan jumlah penyebaran kasus di daerah tersebut cenderung cepat atau cycle threshold (CT value) di bawah 30. "Kemudian dari Kulon Progo itu kasusnya dalam satu keluarga banyak yang positif," kata dia. Simak Top 3 Tekno Berita Hari Ini lainnya di Tempo.co.

    Baca:
    Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Pendaftaran Beasiswa Fulbright, Xiaomi 12

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?