Masih Ada Ruang bagi Para Pesaing Google

Reporter

Editor


TEMPO Interaktif, Jakarta: Mesin pencari di Internet telah menjadi gudang informasi bagi publik. Forrester Research melaporkan, 81% dari pengguna Internet menggunakan search engine (mesin pencari) untuk mencari produk atau jasa yang diinginkan. Rata-rata dalam sehari, Google, Yahoo, MSN, AOL, dan ribuan search engine lainnya melakukan sebanyak 300 juta pencarian.

Mana di antara mesin pencari itu yang paling populer? Apa Mbah Google, Om Yahoo, Paman MSN, atau Pakde AOL? Untuk mendapatkan jawaban tersebut, lembaga Forrester Research melakukan survei. Adweek menulis laporan riset itu dengan judul yang provokatif: "Masih Ada Ruang bagi Para Pesaing Google".

Fokus survei ini untuk menunjukkan kepada petugas pemasaran bahwa iklan di dunia maya tak hanya Google. "Mereka harus memanfaatkan pengguna spesifik pada berbagai jenis mesin pencari," kata Shar VanBoskirk, analis pada lembaga survei tersebut. Peluang, katanya, masih terbuka lebar.

Memang perkembangan mesin pencari itu sendiri berlangsung cepat. Hanya dalam jangka waktu delapan tahun, perkembangannya meningkat pesat. Google memang telah berjalan jauh dan para pesaing berada di belakangnya. Namun, para pengguna kini membutuhkan mesin pencari raksasa yang mampu membantu perkembangan dari apa yang disebut Google sebagai monokultur di Internet.

Hasil survei Forrester Research pada akhir 2008 ini menunjukkan bahwa Google sebagai mesin pencari yang paling depan. Setiap pekan, kata survei itu, 55 persen pengguna memakai lebih dari satu mesin pencari. Di antara mereka, 20 persennya selalu memakai Google. Mereka menggunakannya untuk menemukan suatu informasi agar lebih efektif. "Seperti melihat kutipan atau menemukan cerita baru," kata Shar VanBoskirk.

Hasil survei menemukan, dalam sepekan, ada 69 persen publik memakai Google. Sedangkan pemakai Yahoo ada 50 persen, AOL 18 persen, dan 14 persen untuk Microsoft. Apa yang bisa ditarik dari data ini? "Konsumen tidak setia kepada satu mesin," kata Shar. Maka, ini jadi peluang mesin pencari lain untuk menyalip Google.

Memang Google masih mendominasi dengan 20 persen publik yang menggunakannya dalam sebulan. Google juga berkembang pesat dari 41 persen pada tiga tahun lalu, menjadi 59 persen publik yang memakainya. Adapun Yahoo digunakan oleh 21 persen sebagai mesin pencari utama.

Di sisi lain, ada 53 persen konsumen yang menetapkan Yahoo sebagai homepage paling sering dipilih. Sedangkan 91 persennya menetapkan Google sebagai halaman rumah yang paling sering digunakan untuk pencarian. MNS tertinggal jauh, hanya 3 persen.

Pertengahan 2006, Net Ratings for Search Engine Watch melakukan survei yang sama. Ada lima mesin pencari paling populer, berturut-turut adalah Google (49,2%), Yahoo! (23,8), MSN (9,6), AOL (6,3), dan Ask (2,6). Sebenarnya, popularitas sebuah search engine dipertimbangkan dari dua faktor. Pertama, persentase jumlah user yang menggunakannya. Kedua, persentase jumlah web page yang diindeks.

Untung Widyanto | CNET | Engadget






PHK Massal Raksasa Teknologi di Awal 2023, Tahun Ini Jadi Terburuk Bagi Karyawan TI?

16 hari lalu

PHK Massal Raksasa Teknologi di Awal 2023, Tahun Ini Jadi Terburuk Bagi Karyawan TI?

PHK massal yang belum pernah terjadi sebelumnya terjadi di perusahaan baru dan beberapa perusahaan terbesar bidang teknologi informasi.


Google Siapkan Upgrade Fitur Bluetooth: Bisa Mengukur Jarak Antar Perangkat

17 hari lalu

Google Siapkan Upgrade Fitur Bluetooth: Bisa Mengukur Jarak Antar Perangkat

Google Inc tengah mempersiapkan fitur terbaru yang akan memperbarui teknologi Bluetooth agar tetap bisa bersaing dengan teknologi yang lebih baru.


Android 13 Resmi Rilis, Begini Kilas Balik Pengembangan Android 13 Tiramisu

22 hari lalu

Android 13 Resmi Rilis, Begini Kilas Balik Pengembangan Android 13 Tiramisu

Pengembangan versi Androiddidasarkan atas keamanan dan produktivitas pengguna. Berikut momen penting mengenai perilisian Android 13 Tiramisu


Peluncuran Google Pixel Fold Kembali Ditunda, Apa Alasannya?

34 hari lalu

Peluncuran Google Pixel Fold Kembali Ditunda, Apa Alasannya?

Google Pixel Fold tidak akan diluncurkan pada paruh pertama tahun ini seperti yang diberitakan.


Hari Ini di 2005, Awal Kesuksesan YouTube yang Berlanjut Fenomenal

24 April 2022

Hari Ini di 2005, Awal Kesuksesan YouTube yang Berlanjut Fenomenal

Situs YouTube awalnya berupa unggahan sebuah video di Kebun Binatang San Diego. Selang setahun jutaan orang menonton. Hingga akhirnya dibeli Google.


Hari Bumi, Google Merilis Google Doodle Bertema Perubahan Iklim

22 April 2022

Hari Bumi, Google Merilis Google Doodle Bertema Perubahan Iklim

Google Doodle hari ihwal Hari Bumi untuk menunjukkan bagaimana perubahan iklim tengah berlangsung.


Metode setGameState di Android 13 Bakal Manjakan Para Gamer, Kenapa?

17 April 2022

Metode setGameState di Android 13 Bakal Manjakan Para Gamer, Kenapa?

Fitur anyar di Android 13 memanjakan para gamer karena peningkatan ini dapat memengaruhi keseluruhan pengalaman bermain game..


Bedah Android 13 Berkode Tiramisu: Ikon Aplikasi Bertema hingga Privasi Foto

17 April 2022

Bedah Android 13 Berkode Tiramisu: Ikon Aplikasi Bertema hingga Privasi Foto

Sejumlah fitur baru Android 13 yang tidak ditemukan di versi Android 12 sudah bisa diintip, apa saja?


Cerita Yahoo! Rontok Bersaing dengan Google: Keuangan Jeblok dan Faktor X

12 April 2022

Cerita Yahoo! Rontok Bersaing dengan Google: Keuangan Jeblok dan Faktor X

Yahoo dahulu dikenal rajanya mesin telusur atau mesin pencari pada tahun 2000-an. mencapai trafik internet paling tinggi sepanjang tahun.


Menengok Jeroan Laptop Chromebook yang Murah Meriah

5 April 2022

Menengok Jeroan Laptop Chromebook yang Murah Meriah

Laptop chromebook dengan Chrome OSnya mampu menjalankan tugas-tugas esensial laptop tanpa memerlukan spesifikasi yang gahar, maka murah meriah.