Bakal Fitur Baru Whatsapp Call Links, Simak Kegunaannya

Contoh panggilan video WhatsApp grup dengan jumlah 8 pengguna dalam satu panggilan. Doc. WhatsApp

TEMPO.CO, Jakarta - WhatsApp mengumumkan adanya fitur baru, Call Links. Nantinya, pengguna dapat membuat tautan ke panggilan, dan orang-orang yang dibagikan tautan tersebut akan dapat langsung beralih ke panggilan tersebut hanya dengan mengetuk tautan tersebut. Ini berlaku meski mereka tidak ada di daftar kontak.

WhatsApp menerangkan fitur barunya itu di akun twitter resmi. "Tambahkan tautan ke undangan atau kirim dalam obrolan, sekarang merencanakan dan bergabung dengan panggilan lebih mudah dari sebelumnya,” bunyi bagian dari cuitan yang dibuat tertanggal 26 September 2022 tentang fitur baru WhatsApp tersebut.

Fitur ini berfungsi untuk siapa saja di WhatsApp, bahkan jika mereka tidak ada dalam daftar kontak. "Tentu saja mereka harus memiliki WhatsApp sendiri karena, jika tidak, mereka tidak akan dapat bergabung dengan panggilan Anda."

Tautan panggilan bukanlah hal baru dalam skema besar, dengan layanan lain telah memiliki fungsi seperti itu untuk waktu yang sangat lama. Tetapi WhatsApp adalah raksasa dalam hal basis pengguna, jadi sekarang banyak orang tiba-tiba dapat mengambil bagian dalam panggilan tanpa kerumitan untuk bergabung.

Menurut Mark Zuckerberg, pendiri Facebook--perusahaan induk WhatsApp, tautan panggilan saat ini sedang dalam proses peluncuran, dan mungkin memakan waktu beberapa hari - atau bahkan seminggu penuh. Dia juga mengungkapkan bahwa tim pengembang WhatsApp saat ini sedang menguji panggilan video terenkripsi yang aman hingga 32 orang.

GSM ARENA, TWITTER

Baca juga:
Modus Peretasan yang Dialami Jurnalis Narasi, Pakar Telematika Sebut Soal Spyware


Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






WhatsApp Luncurkan Fitur Message Yourself, Ini Fungsinya

7 jam lalu

WhatsApp Luncurkan Fitur Message Yourself, Ini Fungsinya

WhatsApp baru mulai menguji fitur ini secara publik pada bulan Oktober, dan akan tersedia dalam beberapa minggu mendatang.


Meta Didenda Rp 4,3 Triliun karena Data Facebook 2021 Bocor di Irlandia

17 jam lalu

Meta Didenda Rp 4,3 Triliun karena Data Facebook 2021 Bocor di Irlandia

Kasus ini mencatat pelanggaran dua pasal peraturan GDPR Uni Eropa oleh Meta.


Gedung Putih Mengawasi Informasi yang Salah di Twitter

1 hari lalu

Gedung Putih Mengawasi Informasi yang Salah di Twitter

Menurut Gedung Putih, perusahaan media sosial seperti Twitter punya tanggung jawab mencegah platformnya digunakan untuk menghasut kekerasan.


Elon Musk Bakal Bikin Ponsel Sendiri Jika Apple dan Google Hapus Twitter

1 hari lalu

Elon Musk Bakal Bikin Ponsel Sendiri Jika Apple dan Google Hapus Twitter

Elon Musk mengatakan bukan tak mungkin ia akan membuat telepon pintar bila Google dan Apple menghapus Twitter dari aplikasi mereka.


Elon Musk Tantang Apple, Siapkan Perang

1 hari lalu

Elon Musk Tantang Apple, Siapkan Perang

Dalam serangkaian tweet selama 15 menit, Elon Musk menuduh Apple mengancam akan menahan Twitter dari App Store.


Twitter Akan Autentikasi Akun Terverifikasi Secara Manual Mulai 2 Desember

1 hari lalu

Twitter Akan Autentikasi Akun Terverifikasi Secara Manual Mulai 2 Desember

Twitter sempat meluncurkan kembali program verifikasi Mei lalu setelah jeda, tetapi dihentikan lagi setelah Elon Musk mengambil alih.


Calvin Kizana Pimpin WhatsApp Indonesia

2 hari lalu

Calvin Kizana Pimpin WhatsApp Indonesia

Penunjukan ini memperkuat pentingnya Indonesia bagi WhatsApp.


Bertemu Tokoh Antisemit, Donald Trump Dikritik Republikan

2 hari lalu

Bertemu Tokoh Antisemit, Donald Trump Dikritik Republikan

Donald Trump dikritik politikus Partai Republik karena bertemu tokoh antisemit Nick Fuentes. Trump mengatakan pertemuan itu tak disengaja.


Al Shabaab Menyerang Hotel yang Digunakan Pejabat Somalia

2 hari lalu

Al Shabaab Menyerang Hotel yang Digunakan Pejabat Somalia

Milisi Al Shabaab, yang terkait dengan Al Qaeda, menyatakan mereka menargetkan istana kepresidenan Somalia di dekat hotel.


4 Juta Data WhatsApp Pengguna Indonesia Dijual, Pengamat: Valid

2 hari lalu

4 Juta Data WhatsApp Pengguna Indonesia Dijual, Pengamat: Valid

Akun AllDataSource melakukan penawaran penjualan data yang diklaim berisi 487 juta nomor ponsel pengguna WhatsApp.