Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Penyebab Petir Menyambar Daratan, Bagaimana Prosesnya?

image-gnews
Ilustrasi hujan petir. skymetweather.com
Ilustrasi hujan petir. skymetweather.com
Iklan

TEMPO.CO, JakartaPetir suatu fenomena kelistrikan udara di alam yang bermula dari proses terbentuknya muatan listrik positif dan negatif di dalam awan. Di alam tersebar muatan yang ketika terjadi tumbukan di atmosfer, semua berkumpul di awan. 

Kejadian pelepasan muatan negatif (elektron) dari awan ke Bumi atau
sebaliknya terjadi jika ada perbedaan potensial. Hal itu tersebab munculnya kuat medan listrik antara muatan awan dengan induksi di permukaan tanah. Sambaran petir akan merusak jika mengena daratan.

Bahaya sambaran petir

Mengutip publikasi Lightning dalam National Geographic, orang yang selamat dari sambaran petir ini berisiko mengalami kehilangan ingatan, pusing, lemah, mati rasa. Sambaran petir menyebabkan serangan jantung dan luka bakar yang parah. Di Amerika Serikat, perbandingan 1 dari 5.000 orang berkemungkinan tersambar petir.

Baca juga: Pakar: Musim Hujan Tiba, Waspadai Petir di Tengah Kota

Merujuk NOAA National Severe Storms Laboratory, para peneliti telah mengetahui penyebab munculnya petir, tapi masih ada perdebatan tentang tepatnya awan membangun muatan listrik dan bagaimana membentuknya.

Para ilmuwan berpikir, proses awal terbentuknya muatan petir dari partikel es kecil yang disebut graupel  berdiameter minimal sekitar seperempat milimeter. Setelah itu berkembang mengumpulkan tetesan cairan dingin yang lebih kecil.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ketika partikel graupel ini bertabrakan dan memantul dengan partikel es yang lebih kecil akan mendapat salah satu muatan kutub. Partikel es yang ditabraknya akan memiliki muatan kutub lainnya.

Petir akan terbentuk tersebab es yang bertabrakan di dalam awan yang meningkatkan ketakseimbangan antara awan dan tanah. Setelah itu, benda-benda di atas tanah, seperti menara, pohon, daratan menjadi bermuatan positif yang akan menarik partikel graupel di dalam awan. Ketika daya tarik dari Bumi terlalu kuat, kemudian akan menyebabkan petir yang menyambar daratan.

Baca: Mengapa Petir Menyambar Daratan?

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Top 3 Dunia: Kronologi Israel Curi Tanah Palestina Hingga Netanyahu Negosiasi Hamas

2 hari lalu

Orang-orang membawa jenazah seorang warga Palestina, saat pemakaman empat warga Palestina yang tewas dalam serangan udara Israel, di kamp Nour Shams, di Tulkarm, di Tepi Barat yang diduduki Israel, 3 Juli 2024. REUTERS/Raneen Sawafta
Top 3 Dunia: Kronologi Israel Curi Tanah Palestina Hingga Netanyahu Negosiasi Hamas

Berita Top 3 Dunia pada Sabtu 13 Juli 2024 diawali oleh kronologi Israel mencuri tanah Palestina selama semester pertama 2024.


BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Beberapa Provinsi, Waspadai Banjir Rob

6 hari lalu

Ilustrasi hujan badai petir. Pixabay
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Beberapa Provinsi, Waspadai Banjir Rob

Potensi peningkatan hujan dipicu oleh adanya beberapa dinamika atmosfer yang masih aktif berada di wilayah Indonesia.


BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang di Berbagai Provinsi, Waspada Banjir Rob

7 hari lalu

Ilustrasi hujan petir. sciencedaily.com
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang di Berbagai Provinsi, Waspada Banjir Rob

BMKG menyebutkan 21 provinsi yang berpotensi diterjang hujan lebat.


Kejagung Sita 5 Tanah dan Bangunan Milik Harvey Moeis di Kawasan Elite Jakarta

8 hari lalu

Harvey Moeis. antaranews.com
Kejagung Sita 5 Tanah dan Bangunan Milik Harvey Moeis di Kawasan Elite Jakarta

Kejaksaan Agung menyita 5 aset dari tersangka Harvey Moeis. Satu aset berada di Jakarta Barat dan empat lainnya berada di Jakarta Selatan.


Hujan Luas di Puncak Musim Kemarau, Begini Data dan Penjelasan BMKG

9 hari lalu

Pekerja membersihkan material longsor tebing Tol Bintaro, Jakarta, Sabtu 6 Juli 2024. BPBD DKI Jakarta menyatakan longsor tersebut dipicu karena hujan deras yang mengguyur wilayah setempat. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Hujan Luas di Puncak Musim Kemarau, Begini Data dan Penjelasan BMKG

Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat/angin kencang di sebagian besar wilayah Indonesia pada 5-11 Juli 2024.


BMKG Prediksi Jabodetabek Hujan Siang Nanti, Waspada Petir di Beberapa Wilayah Ini

10 hari lalu

Sejumlah warga berjalan saat hujan di Jakarta, Jumat 15 Maret 2024. BPBD DKI Jakarta menyampaikan potensi hujan dengan intensitas sedang dan lebat disertai kilat atau angin kencang, dimana kondisi tersebut dipicu aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) serta fenomena Gelombang Kelvin dan Rossby Equatorial yang masih terpantau dan diprediksi aktif di wilayah Indonesia dalam beberapa hari ke depan. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
BMKG Prediksi Jabodetabek Hujan Siang Nanti, Waspada Petir di Beberapa Wilayah Ini

BMKG memperkirakan hujan membasahi hampir seluruh area Jabodetabek pada Sabtu siang ini, 6 Juli 2024. Hujan lebat disertai potensi petir.


Korupsi Pengadaan Tanah DP 0 Rupiah, Saksi Ungkap Penyesuaian Dokumen Lazim Dilakukan Setiap Pemeriksaan BPK

15 hari lalu

Sidang Korupsi Proyek Pengadaan Tanah Untuk Program DP Nol Rupiah di Kelurahan Pulo Gebang, Jakarta Timur pada Senin, 1 Juli 2024 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) PN Jakarta Pusat./Tempo. Mutia Yuantisya
Korupsi Pengadaan Tanah DP 0 Rupiah, Saksi Ungkap Penyesuaian Dokumen Lazim Dilakukan Setiap Pemeriksaan BPK

Hal ini disampaikan Denan saat bersaksi di sidang korupsi proyek pengadaan tanah untuk program DP 0 Rupiah di Kelurahan Pulo Gebang, Jakarta Timur.


Peringatan Dini Cuaca BMKG, Berikut Daftar Daerah Berpotensi Hujan Lebat Hari Ini

15 hari lalu

Ilustrasi hujan lebat yang terjadi di Yogyakarta. (FOTO ANTARA/Wahyu Putro A/ed/nz/pri.)
Peringatan Dini Cuaca BMKG, Berikut Daftar Daerah Berpotensi Hujan Lebat Hari Ini

BMKG beri peringatan dini cuaca hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang kepada seluruh wilayah provinsi di Kalimantan dan Sulawesi.


Studi Pemodelan: Rekayasa Iklim Regional untuk Amerika Bisa Bikin Gelombang Panas Serbu Eropa

15 hari lalu

Ilustrasi Cuaca Cerah Berawan. Tempo/Fardi Bestari
Studi Pemodelan: Rekayasa Iklim Regional untuk Amerika Bisa Bikin Gelombang Panas Serbu Eropa

Kebutuhan mencegah dampak pemanasan global menggunakan ragam teknik rekayasa iklim di Bumi (geoengineering) tumbuh semakin besar.


Hujan Musim Kemarau Bakal Guyur Hampir Seluruh Wilayah Jawa Barat dalam Sepekan

16 hari lalu

Ilustrasi hujan. Pixabay
Hujan Musim Kemarau Bakal Guyur Hampir Seluruh Wilayah Jawa Barat dalam Sepekan

Hujan lebat yang bisa disertai petir dan angin kencang berpotensi mengguyur hampir seluruh wilayah Jawa Barat pada kurun 1-7 Juli 2024.