Semeru dan Penjelasan 4 Status Aktivitas Gunung Api di Indonesia

Gunung Semeru terlihat dalam tangkapan layar CCTV pada Minggu, 4 Desember 2022 pukul 04.27 WIB. Status aktivitas Gunung Semeru dinaikkan dari Level III atau Siaga menjadi Level IV atau Awas. Dok: Badan Geologi

TEMPO.CO, Jakarta - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, menaikkan status Gunung Semeru di Jawa Timur menjadi Awas per Minggu siang, 4 Desember 2022, pukul 12.00 WIB. Status Awas adalah status tertinggi untuk aktivitas gunung api, dan saat ini Semeru adalah satu-satunya gunung api berstatus Awas di Indonesia.  

Status Gunung Semeru masih Siaga--satu level di bawahnya--saat erupsi disertai Awan Panas Guguran mulai terjadi Minggu dinihari, pukul 02.46 WIB. Tinggi kolom erupsi mencapai 1500 meter di atas puncak. Sedangkan awan panas berasal dari tumpukan material di ujung lidah lava yang berada sekitar 800 meter dari puncak pada Kawah Jonggring Seloko. 

“Awan panas guguran tersebut berlangsung menerus dan hingga pukul 06.00 WIB jarak luncur telah mencapai 7 kilometer dari puncak ke arah Besuk Kobokan,” bunyi keterangan dari Badan Geologi. 

Mulai pagi pula gambar-gambar dan video kolom erupsi dan awan panas Semeru banyak mewarnai media sosial. Sebagian penduduknya juga sudah langsung mengungsi sebelum Badan Geologi menaikkan status Gunung Api tertinggi di Pulau Jawa itu, dan memperluas zona bahaya-nya.

Baca juga: Awan Panas Dahsyat Minim Gempa, Begini Erupsi Semeru Terjadi Tepat Hari Ini Setahun yang Lalu

Berikut ini penjelasan status aktivitas gunung api, dikutip dari laman magma.esdm.go.id,

Level IV (Awas)

Hasil pengamatan visual dan instrumental teramati mengalami peningkatan aktivitas yang semakin nyata atau gunung api mengalami erupsi.
Jumlah Gunung Api 1: Gunung Semeru - Jawa Timur

Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru terpantau dari CCTV Pos Pantau PVBMG pukul 06.30 WIB, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu, 4 Desember 2022. Gunung Semeru memuntahkan Awan Panas Guguran (APG) pada Ahad, 4 Desember 2022, sejak pukul 02.46 WIB. ANTARA/HO-BNPB

Level III (Siaga)

Hasil pengamatan visual dan instrumental memperlihatkan peningkatan aktivitas yang semakin nyata atau gunung api mengalami erupsi
Jumlah Gunung Api 3: Anak Krakatau - Selat Sunda, Ili Lewotolok - Nusa Tenggara Timur, Merapi - Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah 

Level II (Waspada)

Hasil pengamatan visual dan instrumental mulai memperlihatkan peningkatan aktivitas. Pada beberapa gunung api dapat terjadi erupsi
Jumlah Gunung Api 17, antara lain Awu - Sulawesi Utara, Bromo - Jawa Timur, Raung - Jawa Timur, Gunung Dempo - Sumatera Selatan, Ibu - Maluku Utara, Marapi - Sumatera Barat, Sinabung - Sumatera Utara.

Level I (Normal)

Hasil pengamatan visual dan instrumental fluktuatif, tetapi tidak memperlihatkan peningkatan aktivitas yang signifikan
Jumlah Gunung Api 47, antara lain Agung - Bali, Gede - Jawa Barat, Dieng - Jawa Tengah,, Slamet - Jawa Tengah, Tambora - Nusa Tenggara Barat, Egon - Nusa Tenggara Timur, Gamkonora - Maluku Utara


Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Punya Deposit Puluhan Juta Kubik Pasir Erupsi Semeru, Lumajang Tawarkan untuk Proyek IKN

3 hari lalu

Punya Deposit Puluhan Juta Kubik Pasir Erupsi Semeru, Lumajang Tawarkan untuk Proyek IKN

Perusahaan Daerah (PD) Semeru menawarkan pasir Semeru kepada PT Adhi Karya sebagai pihak yang menggarap proyek Ibu Kota Nusantara (IKN).


Gunung Anak Krakatau Erupsi Ketiga Kalinya, PVMBG: Sinar Api Setinggi 350 Meter

11 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Erupsi Ketiga Kalinya, PVMBG: Sinar Api Setinggi 350 Meter

Gunung Anak Krakatau erupsi ketiga kalinya pada Selasa, 24 Januari 2023.


Mau ke Lereng Gunung Merapi Akhir Pekan ini? Cek Situasinya Dulu Sepekan Terakhir

15 hari lalu

Mau ke Lereng Gunung Merapi Akhir Pekan ini? Cek Situasinya Dulu Sepekan Terakhir

Masyarakat dan wisatawan ke Gunung Merapi tetap diminta waspada dan mematuhi berbagai rekomendasi jarak aman.


Erupsi Gunung Semeru, Penerbangan di Bandara Lombok Tetap Normal

21 hari lalu

Erupsi Gunung Semeru, Penerbangan di Bandara Lombok Tetap Normal

Aktivitas penerbangan dari Bandara Lombok menuju Surabaya maupun penerbangan domestik serta Internasional tetap normal.


40 Pendaki Naik Gunung Marapi Sebelum Erupsi, BKSDA Sumbar Paksa Turun

27 hari lalu

40 Pendaki Naik Gunung Marapi Sebelum Erupsi, BKSDA Sumbar Paksa Turun

Ada 40 orang pendaki yang terdaftar naik ke Gunung Marapi sebelum letusan terjadi


Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Pertama di Bulan Desember Ini

36 hari lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Pertama di Bulan Desember Ini

Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas. Gunung Kerinci tambah gempa tremor.


Banjir Lahar dan Hujan Deras di Lereng Gunung Merapi, Jangan Mendaki Dulu

50 hari lalu

Banjir Lahar dan Hujan Deras di Lereng Gunung Merapi, Jangan Mendaki Dulu

Agus meminta masyarakat menjaga jarak aman dari segala aktivitas Gunung Merapi dan memperhatikan sejumlah rekomendasi.


Hari-hari Terakhir Soe Hok Gie di Puncak Gunung Semeru, Tak Sempat Rayakan Ulang Tahun ke -27

50 hari lalu

Hari-hari Terakhir Soe Hok Gie di Puncak Gunung Semeru, Tak Sempat Rayakan Ulang Tahun ke -27

Pada 16 Desember 1969, aktivis Indonesia Soe Hok Gie meninggal saat mendaki Gunung Semeru. Tepat sehari sebelum ia rayakan hari jadinya ke-27.


Kisah Lumajang yang Sudah Berdiri Sejak Era Kerajaan Majapahit

51 hari lalu

Kisah Lumajang yang Sudah Berdiri Sejak Era Kerajaan Majapahit

Pada zaman kerajaan Majapahit, Lumajang menjadi daerah otonom yang bernama Lamajang Tigang Juru. Kabupaten ini berdiri sejak 767 tahun lampau.


Status Gunung Semeru Turun Jadi Siaga

57 hari lalu

Status Gunung Semeru Turun Jadi Siaga

Tingkat aktivitas Gunung Semeru ini akan ditinjau kembali jika terdapat kemunculan gempa-gempa vulkanik dan deformasi.