5 Bencana Alam Besar di Indonesia yang Terjadi saat Akhir Tahun

Reporter

Editor

Nurhadi

Tangkapan video Erupsi Gunung Merapi, Jumat malam, 16 Juli 2021. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

TEMPO.CO, Jakarta - Terletak di tiga irisan lempeng tektonik, yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Pasifik, Indonesia kerap kali mengalami sejumlah bencana alam, seperti gempa bumi, gunung meletus, hingga tsunami.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pada 2021 terjadi sebanyak 24 bencana gempa bumi dan 1 erupsi gunung api. Secara keseluruhan, bencana pada 2021 terjadi sebanyak 5.402 kejadian dengan angka kematian hingga 728 jiwa.

Apabila dilihat dari bulan, beberapa bencana alam terjadi pada trimester keempat atau akhir tahun. Terdapat 173 kasus pada Oktober, 365 kasus pada November, dan 249 kasus pada Desember 2021.

Selain itu, beberapa bencana dengan skala besar juga sering terjadi pada akhir tahun, seperti gempa dan likuifaksi di Donggala pada 28 September 2018 serta tsunami Aceh pada 26 Desember 2004 silam.

5 Bencana Besar di Indonesia pada Akhir Tahun

1. Letusan Gunung Merapi (November 2010)

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mencatat bahwa Gunung Merapi di Jawa Tengah dan Yogyakarta telah meletus lebih dari 80 kali sejak 1600-an. Erupsi terbesar terjadi pada 1930 dengan awan panas yang menjalar hingga 20 kilometer wilayah ke arah barat.

Sementara itu, erupsi terbaru terjadi pada akhir 2010, tepatnya 5 November 2010. Akibat erupsi ini, debu vulkanik menutupi sejumlah wilayah di Yogyakarta dan beberapa daerah di Jawa Barat. BNPB mencatat terdapat 275 korban meninggal akibat bencana ini. 

2. Gempa dan Tsunami Aceh (Desember 2004)

Bencana ini terjadi pada 26 Desember 2004 dan berulang kali dipertimbangkan sebagai salah satu bencana terbesar di Indonesia sepanjang sejarah. Beberapa sumber menyebut bahwa kala itu kekuatan gempa berkisar magnitudo 9,1-9,3 dengan tinggi tsunami mencapai 30 meter.

World Bank menyebut bahwa bencana ini setidaknya juga berdampak pada negara-negara tetangga, seperti Thailand, Malaysia, hingga India. Korban meninggal di Indonesia diprediksi mencapai 169.000 jiwa, sedangkan secara keseluruhan di berbagai negara, terdapat 230.000 korban jiwa. 

3. Gempa dan Tsunami Flores (Desember 1992)

Sebelum di Aceh, gempa dan tsunami dengan skala besar juga pernah menimpa Flores pada 12 Desember 1992. Kala itu, gempa diperkirakan berkekuatan magnitudo 6,8 yang menyebabkan tsunami setinggi 30 meter. BNPB mencatat bahwa peristiwa ini setidaknya menewaskan lebih dari 3.000 jiwa, 500 orang hilang, 447 orang luka-luka, dan 5.000 warga terpaksa mengungsi. 

4. Gempa, Tsunami, dan Likuifaksi di Donggala (September 2018)

Bencana alam di Donggala terjadi pada 28 September 2018. BMKG memprediksi gempa kala itu mencapai 7,4 Skala Richter di kedalaman 10 kilometer. Adapun tsunami setinggi 6 meter turut menyapu sejumlah rumah warga di pesisir. Selain itu, likuifikasi atau kondisi tanah larut juga terjadi dan menewaskan hingga 2.045 orang.

5. Gempa Cianjur (November (2022)

Bencana akhir tahun terbaru adalah gempa Cianjur di Jawa Barat pada 21 November 2022 dengan magnitudo 5,6. Sampai saat ini, Pemerintah Kabupaten Cianjur menyampaikan bahwa gempa telah memakan korban jiwa hingga 334 orang dan 8 orang lain masih dalam status pencarian.

ACHMAD HANIF IMADUDDIN

Baca juga: Benarkah Banyak Bencana Alam di Indonesia Terjadi saat Akhir Tahun?






Jarang, Gempa M3,7 Guncang Berau Kalimantan Timur Dini Hari

1 hari lalu

Jarang, Gempa M3,7 Guncang Berau Kalimantan Timur Dini Hari

Gempa darat tersebut berada di kedalaman 14 kilometer.


Ingatkan Lagi, BPJS Kesehatan Tak Menanggung 21 Jenis Pelayanan Kesehatan

1 hari lalu

Ingatkan Lagi, BPJS Kesehatan Tak Menanggung 21 Jenis Pelayanan Kesehatan

Ternyata tak semua penyakit ditanggung BPJS kesehatan, apa sajakah 21 layanan kesehatan yang tak ditanggung itu? Bagaimana regulasinya?


Gunung Anak Krakatau Erupsi Ketiga Kalinya, PVMBG: Sinar Api Setinggi 350 Meter

2 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Erupsi Ketiga Kalinya, PVMBG: Sinar Api Setinggi 350 Meter

Gunung Anak Krakatau erupsi ketiga kalinya pada Selasa, 24 Januari 2023.


Gempa di Laut M4,7 Guncang Pesisir Barat Lampung, Terasa Kuat

2 hari lalu

Gempa di Laut M4,7 Guncang Pesisir Barat Lampung, Terasa Kuat

Meski gempa berada di laut, namun terasa cukup kuat.


Walhi Sebut 1.839 Bencana di Jawa Sepanjang 2022 Sebagai Bencana Ekologis

2 hari lalu

Walhi Sebut 1.839 Bencana di Jawa Sepanjang 2022 Sebagai Bencana Ekologis

Walhi menilai tingginya angka kejadian bencana di Pulau Jawa bukan hanya disebabkan faktor alam.


Walhi: Bencana di Jawa karena Salah Urus Tata Ruang

2 hari lalu

Walhi: Bencana di Jawa karena Salah Urus Tata Ruang

Jawa menjadi pulau yang menyumbang jumlah bencana terbanyak dibandingkan wilayah lain di Indonesia.


Gempa Cianjur Getarkan Jakarta Dini Hari Akibat Aktivitas Sesar Cugenang

3 hari lalu

Gempa Cianjur Getarkan Jakarta Dini Hari Akibat Aktivitas Sesar Cugenang

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Cugenang.


BMKG: Sulawesi Utara Diguncang Gempa Tektonik M5,3

3 hari lalu

BMKG: Sulawesi Utara Diguncang Gempa Tektonik M5,3

BMKG menyebut gempa tektonik M5,3 yang mengguncang Sulawesi Utara akibat deformasi batuan dalam lempeng Laut Maluku


BMKG Rekam 109 Gempa Susulan di Selatan Melonguane Sulawesi Utara

5 hari lalu

BMKG Rekam 109 Gempa Susulan di Selatan Melonguane Sulawesi Utara

Kekuatan maksimum gempa susulan yang dicatat BMKG Stasiun Geofisika adalah magnitudo 5,4, sementara magnitudo minimum 2,99.


Gempa Susulan dari Laut Maluku Tembus 100, Siang Ini Magnitudo 5,0

5 hari lalu

Gempa Susulan dari Laut Maluku Tembus 100, Siang Ini Magnitudo 5,0

Rangkaian gempa susulan dari gempa M7,1 di Laut Maluku yang terjadi pada Rabu, 18 Januari 2023, lalu masih terus berlangsung.