Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Atasi Learning Loss, Kemendikbud Rilis Buku Panduan Literasi

Reporter

Editor

Devy Ernis

image-gnews
Iwan Syahril, Dirjen PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikbudristek, menjelaskan urgensi buku panduan yang diluncurkan untuk mengatasi learning loss.
Iwan Syahril, Dirjen PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikbudristek, menjelaskan urgensi buku panduan yang diluncurkan untuk mengatasi learning loss.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Yayasan Guru Belajar, dan UNICEF meluncurkan buku panduan Praktik Pembelajaran Literasi Kelas Awal untuk Guru.

Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikbudristek Iwan Syahril menjelaskan buku panduan ini bertujuan untuk membekali guru dalam membantu murid pulih dari learning loss.

Learning loss atau kondisi hilangnya pengetahuan dan keterampilan murid diperparah oleh pandemi Covid-19. Hal tersebut dapat dilihat dari rendahnya kemampuan literasi dan numerasi.

“Hasil asesmen Kemendikbudristek tahun 2021 yang diikuti oleh 6,5 juta peserta didik, satu dari dua peserta didik belum mencapai kemampuan minimum literasi, dua dari tiga peserta didik belum mencapai peserta kemampuan minimum numerasi,” ungkap Iwan dalam peluncuran buku secara daring pada Selasa, 21 Maret lalu.

Kondisi learning loss dengan angka tinggi berada di wilayah Papua dan Papua Barat, di mana penelitian UNICEF menemukan bahwa 30 – 70 persen siswa kelas 3 di kabupaten tertentu tidak bisa membaca.

Merespons hal tersebut, buku panduan ini secara khusus disusun untuk guru-guru di daerah terpencil. Buku panduan ini juga dirancang agar dapat digunakan secara mandiri oleh guru, termasuk dalam menentukan strategi yang sesuai dengan kebutuhan murid.

“Dukungan serta gotong royong dari seluruh ekosistem akan mempercepat langkah-langkah pemulihan. Sekali lagi berterima kasih pada dukungan dan kerjasama dari UNICEF Indonesia, Yayasan Guru Belajar, guru-guru dan semua sekolah di provinsi Papua dan Papua Barat serta seluruh ekosistem masyarakat yang mendukung,” tutur Iwan.

Ketua Yayasan Guru Belajar Bukik Setiawan berharap buku panduan ini sekaligus menghapus miskonsepsi literasi yaitu murid hanya diarahkan untuk menyelesaikan tugas membaca dan menulis tanpa diberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berpikir.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Pembelajaran literasi seharusnya melampaui pembelajaran membaca dan menulis saja. Namun juga melibatkan pembelajaran berpikir kritis dan kreatif dalam mengolah informasi dan pengetahuan, serta mengembangkan kemampuan komunikasi yang efektif,” terang Bukik.

Bukik menjelaskan buku panduan ini memiliki lima ciri esensial. Pertama, mempunyai tujuan mendasar dan terintegrasi, sehingga guru memiliki waktu untuk mempelajari, mencoba, dan melakukan perbaikan.

Kedua, mengajar pada tingkat yang tepat, karena sudah lengkap dengan penilaian awal pembelajaran dalam bentuk sederhana. Hal ini akan membantu guru memahami perkembangan literasi murid mereka.

Ketiga, pembelajaran berbasis kompetensi, bukan hanya pengetahuan. Keempat, adanya penerapan pembelajaran berdiferensiasi sederhana. Kelima, pembelajaran kontekstual, sehingga aktivitas murid nantinya tidak hanya di dalam kelas namun juga di rumah dan masyarakat.

“Selain itu ada ciri praktisnya. Praktis, mudah, dan sistematis. Praktis karena bisa langsung digunakan oleh guru. Mudah, karena tidak membutuhkan pelatihan khusus untuk menggunakannya. Sistematis karena akan menuntun guru mengaitkan asesmen awal pembelajaran, tujuan pembelajaran, dan pilihan strategi diferensiasi,” jelas Bukik.

Menurutnya, buku panduan ini bukan hanya merupakan terobosan pendidikan Indonesia, namun juga global. Oleh karena itu, Bukik mengajak semua pihak yang peduli pada masa depan anak Indonesia untuk menyebarluaskan buku panduan ini, yang dapat diunduh melalui guru.kemdikbud.go.id.

Pilihan Editor: Respons Kampus Soal Unggahan BEM UI yang Bikin Meme Puan Maharani Berbadan Tikus

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Rapat dengan DPR, Nadiem Minta Tambah Anggaran Rp 25 Triliun untuk 2025

2 jam lalu

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2024. Rapat tersebut membahas kebijakan pengelolaan anggaran pendidikan bagi PTN (Badan Hukum, BLU, dan Satker), dan pembahasan implementasi KIP Kuliah dan Uang Kuliah Tunggal (UKT). TEMPO/M Taufan Rengganis
Rapat dengan DPR, Nadiem Minta Tambah Anggaran Rp 25 Triliun untuk 2025

Dalam rapat tersebut, Mendikbudristek Nadiem Makarim beserta jajarannya meminta tambahan anggaran triliunan rupiah untuk tahun 2025.


Kemendikbud: 93 Persen Peserta Pilih S1 pada Pilihan Pertama UTBK SNBT 2024

7 jam lalu

Suasana berlangsungnya Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) pada gelombang ke-2 di Universitas Negeri Jakarta, Polo Gadung, Jakarta Timur, Selasa, 14 Mei 2024. Total peseta UTBK UNJ ada sebanyak 30.364 orang yang dibagi menjadi 132 sesi dan per harinya dilakukan 2 sesi ujian, sebagai informasi UTBK UNJ gelombang ke-2 berlangsung pada 14-20 Mei 2024. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Kemendikbud: 93 Persen Peserta Pilih S1 pada Pilihan Pertama UTBK SNBT 2024

Pengumuman bisa diakses di laman SNBT dan 41 link perguruan tinggi negeri mirror lainnya.


Halangi Pemandangan ke Gunung Fuji, Apartemen 10 Lantai Jepang Dihancurkan

9 jam lalu

Gunung Fuji Jepang (Pixabay)
Halangi Pemandangan ke Gunung Fuji, Apartemen 10 Lantai Jepang Dihancurkan

Apartemen 10 lantai yang hampir selesai di ibu kota Jepang dihancurkan karena halangi pemandangan ke Gunung Fuji


Sepak Terjang Grup SEVENTEEN Kian Mengkilap

1 hari lalu

SEVENTEEN di Golden Disc Awards ke-38 di Jakarta pada Sabtu, 6 Januari 2024. Foto: X/@pledis_17
Sepak Terjang Grup SEVENTEEN Kian Mengkilap

Sejak debut, SEVENTEEN telah mengukir berbagai prestasi. Lagu-lagu mereka seperti Home, Left & Right, dan Fear meraih popularitas internasional.


Jadi Duta Persahabatan UNESCO, SEVENTEEN Diminta Suarakan Soal Palestina

1 hari lalu

Grup idola K-pop SEVENTEEN. Foto: X/@pledis_17jp
Jadi Duta Persahabatan UNESCO, SEVENTEEN Diminta Suarakan Soal Palestina

Tidak sedikit penggemar yang meminta SEVENTEEN untuk ikut menyuarakan isu tentang krisis kemanusiaan yang sedang terjadi di Palestina.


SEVENTEEN Jadi Duta Persahabatan untuk Pemuda UNESCO, Perdana Bagi Grup K-Pop

2 hari lalu

SEVENTEEN. Dok. Weverse
SEVENTEEN Jadi Duta Persahabatan untuk Pemuda UNESCO, Perdana Bagi Grup K-Pop

SEVENTEEN akan segera dinobatkan sebagai grup K-pop pertama untuk Goodwill Ambassador for Youth (Duta Persahabatan untuk Pemuda) oleh UNESCO.


5 Fakta Muhibah Budaya Jalur Rempah

2 hari lalu

Laskar Rempah dari Muhibah Budaya Jalur Rempah (MBJR) 2024 resmi berlayar bersama KRI Dewaruci dari Dermaga Kolinlamil, Jakarta, Jumat, 7 Juni 2024.  (Instagram/@jalurrempah)
5 Fakta Muhibah Budaya Jalur Rempah

Program Muhibah Budaya Jalur Rempah telah digagas pemerintah Indonesia sejak tahun 2020, tujuannya diakui sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO.


Di Depan DPR, Budi Arie Sebut Ada Kajian Unesco Soal Pembentukan Dewan Media Sosial

2 hari lalu

Menkominfo RI Budi Arie Setiadi dalam Forum Ministrial Roundtable WSIS 2024 di Gedung CICG, Jenewa, Swiss, pada Selasa (28/05/2024). Foto: Kominfo/Meda
Di Depan DPR, Budi Arie Sebut Ada Kajian Unesco Soal Pembentukan Dewan Media Sosial

Menteri Komunikasi dan Informatika atau Menkominfo Budi Arie Setiadi menjelaskan soal pembentukan Dewan Media Sosial saat rapat dengan DPR kemarin.


ANRI Ajukan 5 Arsip Warisan Dokumenter ke UNESCO, Ada Kartini hingga Tari Khas Mangkunegaran

2 hari lalu

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala ANRI, Imam Gunarto (dua dari kiri) memberi penjelasan dalam konferensi pers pelaksanaan Konferensi ke-28 SouthEast Asia-Pacific Audio Visual Archive Association (SEAPAVAA) 2024 di Hotel The Sunan Solo, Jawa Tengah, Senin, 10 Juni 2024. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE.
ANRI Ajukan 5 Arsip Warisan Dokumenter ke UNESCO, Ada Kartini hingga Tari Khas Mangkunegaran

Arsip Nasional Republik Indonesia atau ANRI tahun ini mengajukan lima warisan dokumenter atau documentary heritage kepada UNESCO.


Jadi Warisan Dunia Selama 14 Tahun, Angklung Masih Sulit Menyebar di Sekolah

3 hari lalu

Tim Muhibah Angklung dalam konser Pre-Journey Concert 2024 The World Is Ours di Mayang Sunda, Bandung, Jawa Barat, 9 Juni 2024. Tim Muhibah Angklung akan melakukan konser misi budaya ke Maroko, Portugal, Sapnyol, Uni Emirat Arab, dan Saudi Arabia pada bulan Juli nanti. TEMPO/Prima Mulia
Jadi Warisan Dunia Selama 14 Tahun, Angklung Masih Sulit Menyebar di Sekolah

Ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda dunia oleh UNESCO, Angklung dinilai masih sulit menyebar di sekolah untuk dimainkan kalangan pelajar.