Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Cara Cek Ijazah Palsu atau Asli, Bisa Cek di Sini

image-gnews
Petugas kepolisian memperlihatkan sejumlah ijasah lulusan universitas yang dipalsukan di Polrestabes, Makassar. TEMPO/Fahmi Ali
Petugas kepolisian memperlihatkan sejumlah ijasah lulusan universitas yang dipalsukan di Polrestabes, Makassar. TEMPO/Fahmi Ali
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Dalam era informasi dan teknologi yang semakin maju, penting bagi kita untuk dapat memastikan keaslian dan validitas ijazah yang dimiliki, ijazah palsu atau asli. Mengetahui bahwa ijazah yang kita miliki adalah asli dan sah memiliki peranan penting dalam berbagai hal, termasuk saat mencari pekerjaan atau melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

Ada tiga cara yang dapat kita lakukan untuk mengecek keaslian ijazah, berikut adalah caranya.

Berdasarkan ciri fisik

Untuk memastikan keaslian sebuah ijazah, terdapat beberapa ciri fisik yang dapat diperhatikan. Berikut adalah beberapa ciri fisik ijazah asli yang perlu diketahui:

  • Jenis kertas: Ijazah asli menggunakan jenis kertas khusus yang memiliki tekstur tebal dan berbeda dari kertas biasa. Jenis kertas ini hanya diproduksi oleh Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri) yang merupakan lembaga resmi.

  • Hologram permanen: Ijazah asli dilengkapi dengan hologram permanen yang telah menyatu dengan kertas ijazah. Hologram ini biasanya berisi logo institusi pendidikan atau lambang resmi yang tidak dapat dilepas atau diganti dengan mudah.

  • Nomor seri: Setiap ijazah asli memiliki nomor seri khusus yang dikeluarkan oleh institusi pendidikan yang bersangkutan. Nomor seri ini unik dan tidak bisa diterbitkan oleh pihak lain. Anda dapat memverifikasi nomor seri dengan pihak institusi pendidikan untuk memastikan keaslian ijazah.

Dengan memperhatikan ciri-ciri fisik tersebut, kita dapat melakukan pengecekan sederhana terhadap keaslian sebuah ijazah.

Menggunakan SIVIL

Selain dengan melihat secara fisik, untuk menjamin keaslian ijazah Anda, pastikan nomor ijazah Anda dapat diverifikasi melalui SIVIL (Sistem Verifikasi Ijazah Elektronik). Untuk melakukan pengecekan, ikuti langkah-langkah berikut ini.

  • Kunjungi situs resmi https://ijazah.kemdikbud.go.id/

  • Pada halaman tersebut, isi dengan benar nama perguruan tinggi, nomor ijazah, dan kode keamanan yang terdapat pada ijazah Anda.

  • Setelah itu, klik tombol verifikasi.

  • Jika nomor ijazah Anda terdaftar dalam sistem, maka akan muncul informasi yang mengonfirmasi keaslian ijazah tersebut.
Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pastikan Anda mengisi dengan benar informasi mengenai perguruan tinggi, nomor ijazah, dan angka pengaman pada proses verifikasi. Jika ternyata nomor ijazah Anda tidak terdaftar dalam sistem, disarankan untuk menghubungi perguruan tinggi yang menerbitkan ijazah tersebut guna memastikan bahwa data Anda telah dilaporkan melalui PD-DIKTI (Pusat Data dan Informasi Pendidikan Tinggi).

Namun, jika nomor ijazah tidak terdaftar, akan muncul notifikasi "Data Tidak Ditemukan". Penting untuk diketahui bahwa situs ini tidak menampilkan seluruh informasi yang terdapat pada ijazah, hal ini dilakukan untuk menjaga kerahasiaan dan melindungi data pribadi pemilik ijazah.

Melalui situs Kemendikbud

Selain menggunakan SIVIL, Anda juga dapat memeriksa keaslian ijazah melalui situs Data Kemdikbud. Namun, perlu diingat bahwa situs ini hanya dapat digunakan untuk memeriksa ijazah tingkat pendidikan dasar dan menengah (SD, SMP, SMA), tidak termasuk ijazah dari perguruan tinggi.

Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan pengecekan ijazah melalui situs Data Kemdikbud:

  • Buka browser pada perangkat Anda, seperti ponsel atau komputer.

  • Kunjungi situs https://nisn.data.kemdikbud.go.id/ di browser Anda.

  • Setelah halaman terbuka, masukkan data NISN (Nomor Induk Siswa Nasional), nama ibu kandung, dan kode captcha. Pastikan semua data diisi dengan lengkap dan benar.

  • Klik tombol "Cari Data" dan tunggu beberapa saat. Selanjutnya, akan muncul informasi dari NISN yang terdaftar.

Mengecek keaslian ijazah bukan hanya sekedar rutinitas, melainkan juga bentuk kehati-hatian dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan dan profesional. Dengan memastikan keaslian ijazah, Anda dapat menjaga integritas dan menjunjung tinggi standar kualifikasi yang diperlukan dalam karier.

Pilihan Editor: Ada Jual Beli Ijazah di Kampus, Kemendikbud Tutup Sejumlah Perguruan Tinggi

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kemendikbud Sebut Calon Mahasiswa Baru Jalur SNBT 2024 Dikenakan Tarif UKT 2023

2 hari lalu

Surat dari Dirjen Diktiristek Abdul Haris yang ditujukan kepada Rektor PTN dan PTNBH terkait pencabutan rekomendasi tarif Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI) pada 75 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) serta PTN Berbadan Hukum (PTNBH) tahun akademik 2024/2025. (ANTARA/HO-Kemendikbudristek)
Kemendikbud Sebut Calon Mahasiswa Baru Jalur SNBT 2024 Dikenakan Tarif UKT 2023

Dirjen Dikti sebut mahasiswa baru 2024 dikenakan tarif UKT 2023.


KPK Pernah Sarankan Prodi Sekolah Kedinasan yang Sama Dengan PTN Dihapus

2 hari lalu

KPK menyebutkan sekolah-sekolah kedinasan di bawah kementerian tidak menetapkan standar biaya pendidikan yang dikeluarkan oleh Kemendikbudristek.
KPK Pernah Sarankan Prodi Sekolah Kedinasan yang Sama Dengan PTN Dihapus

Saran KPK tidak diterima kementerian dan lembaga di luar Kemendikbudrisrek dan Kemenag.


Anggaran PTKL Lebih Besar Ketimbang PTN, Pengamat Minta Pemerintah Turun Tangan

2 hari lalu

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2024. Rapat tersebut membahas kebijakan pengelolaan anggaran pendidikan bagi PTN (Badan Hukum, BLU, dan Satker), dan pembahasan implementasi KIP Kuliah dan Uang Kuliah Tunggal (UKT). TEMPO/M Taufan Rengganis
Anggaran PTKL Lebih Besar Ketimbang PTN, Pengamat Minta Pemerintah Turun Tangan

Ketimpangan anggaran antara PTKL dan PTN menunjukkan kekalahan politik anggaran dari Kemendikbud.


Alasan Nadiem Minta Anggaran Kemendikbud Tambah Rp 25 Triliun

5 hari lalu

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2024. Rapat tersebut membahas kebijakan pengelolaan anggaran pendidikan bagi PTN (Badan Hukum, BLU, dan Satker), dan pembahasan implementasi KIP Kuliah dan Uang Kuliah Tunggal (UKT). TEMPO/M Taufan Rengganis
Alasan Nadiem Minta Anggaran Kemendikbud Tambah Rp 25 Triliun

Nadiem menyampaikan usulan penambahan anggaran itu dalam rapat dengan Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan.


Rapat dengan DPR, Nadiem Minta Tambah Anggaran Rp 25 Triliun untuk 2025

5 hari lalu

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2024. Rapat tersebut membahas kebijakan pengelolaan anggaran pendidikan bagi PTN (Badan Hukum, BLU, dan Satker), dan pembahasan implementasi KIP Kuliah dan Uang Kuliah Tunggal (UKT). TEMPO/M Taufan Rengganis
Rapat dengan DPR, Nadiem Minta Tambah Anggaran Rp 25 Triliun untuk 2025

Dalam rapat tersebut, Mendikbudristek Nadiem Makarim beserta jajarannya meminta tambahan anggaran triliunan rupiah untuk tahun 2025.


Kemendikbud: 93 Persen Peserta Pilih S1 pada Pilihan Pertama UTBK SNBT 2024

6 hari lalu

Suasana berlangsungnya Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) pada gelombang ke-2 di Universitas Negeri Jakarta, Polo Gadung, Jakarta Timur, Selasa, 14 Mei 2024. Total peseta UTBK UNJ ada sebanyak 30.364 orang yang dibagi menjadi 132 sesi dan per harinya dilakukan 2 sesi ujian, sebagai informasi UTBK UNJ gelombang ke-2 berlangsung pada 14-20 Mei 2024. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Kemendikbud: 93 Persen Peserta Pilih S1 pada Pilihan Pertama UTBK SNBT 2024

Pengumuman bisa diakses di laman SNBT dan 41 link perguruan tinggi negeri mirror lainnya.


Tidak Naikkan UKT, Unpad: Biaya Operasional Dipenuhi dari Tiga Sumber Pendapatan

14 hari lalu

Universitas Padjajaran atau Unpad. unpad.ac.id
Tidak Naikkan UKT, Unpad: Biaya Operasional Dipenuhi dari Tiga Sumber Pendapatan

Untuk menutupi biaya operasional, Unpad menargetkan pendapatan dari APBN, Pendapatan pendidikan, dan Pendapatan kerjasama dari hasil usaha.


Kemendikbud Tegaskan Kenaikan IPI juga Dibatalkan Tahun ini

15 hari lalu

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Prof. Drs. H. Ganefri, M.Pd., Ph.D.; Dirjen Diktiristek, Prof. rer nat Abdul Haris; Plt. Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan UI, Prof. Dr. Ir. Dedi Priadi, DEA. ANTARA/HO: Humas UI
Kemendikbud Tegaskan Kenaikan IPI juga Dibatalkan Tahun ini

Kemendikbudrisrek lantas meminta 75 PTN dan PTN BH untuk mengajukan kembali tarif UKT dan IPI di 2024.


Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Dilaporkan ke Bareskrim, Dituduh Palsukan Ijazah

15 hari lalu

Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Sipil (FKMS), Sutikno, menunjukkan tanda terima pengaduan masyarakat mengenai laporan dugaan ijazah palsu Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko di Bareskrim Polri, Senin, 3 Juni 2024. FOTO: TEMPO/Alpin Pulungan
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Dilaporkan ke Bareskrim, Dituduh Palsukan Ijazah

Sejumlah orang melaporkan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko ke Bareskrim Polri atas tuduhan pemalsuan ijazah dalam pencalonan di Pilkada 2020


ITB Akan Tindaklanjuti Pembatalan Kenaikan UKT

15 hari lalu

Rektor ITB Prof Reini Wirahadikusumah, Ph.D. (ANTARA/HODok Humas ITB)
ITB Akan Tindaklanjuti Pembatalan Kenaikan UKT

ITB telah menerima surat resmi dari Kemendikbudristek terkait dengan pembatalan kenaikan UKT.