Terbang Bersama Matahari

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Duebendorf -Berpetualang dengan pesawat terbang mungkin dianggap sebagai suatu aktivitas yang tidak ramah lingkungan karena tingginya emisi karbon dari bahan bakar yang digunakan. Namun, tidak demikian dengan perjalanan yang akan dilakukan oleh Bertrand Piccard, seorang petualang asal Swiss. Piccard berencana mengelilingi dunia dengan terbang menggunakan pesawat bertenaga surya.
    Prototipe pesawat bertenaga surya yang akan digunakan Piccard dipamerkan di Duebendorf, Swiss, Jumat pekan lalu. Prototipe HB-SIA itu memiliki rentang sayap 61 meter, sama dengan pesawat jumbo jet, tapi bobotnya cuma seberat sebuah mobil keluarga.
    Baling-baling pesawat itu memperoleh tenaga dari empat motor listrik dan didesain untuk terbang siang maupun malam hari karena dilengkapi baterai berkapasitas tinggi yang dapat menyimpan kelebihan energi dari 24 ribu sel panel suryanya. "Kemarin ini hanya mimpi," kata Piccard dalam jumpa pers di lapangan terbang Duebendorf, dekat Zurich. "Hari ini pesawatnya sudah ada. Besok, ini akan menjadi duta besar energi terbarukan."
    Piccard optimistis pesawat ini akan menunjukkan potensi sumber energi alternatif yang saat ini dibutuhkan dunia. "Jika pesawat ini mampu terbang siang dan malam tanpa bahan bakar fosil, hanya digerakkan oleh energi surya, tidak akan ada orang yang datang dan mengklaim bahwa hal ini mustahil dilakukan untuk kendaraan bermotor, sistem penyejuk dan pemanas serta komputer," Piccard menambahkan.
    Prototipe tersebut adalah hasil kerja keras 50 insinyur dan teknisi Solar Impulse. Pesawat itu mengkombinasikan fitur aerodinamik inovatif, material ringan baru yang cukup kuat menahan tekanan di ketinggian dan teknologi surya.
    Uji coba terbang prototipe pesawat energi surya ini akan dilakukan akhir tahun ini dan dilanjutkan dengan penerbangan malam pertama pada 2010 di atas Swiss. Para pilot akan menghabiskan 36 jam dalam kokpit pesawat dalam penerbangan perdana untuk mengetes kemampuan terbang sepanjang malamnya.
    Bila penerbangan itu sukses, Piccard akan membuat pesawat tenaga surya yang lebih besar dan bisa mengangkut dia dan pilot Solar Impulse, Andre Borschberg, terbang mengelilingi dunia. Mereka berencana terbang mengikuti jalur yang pernah ditempuh Piccard untuk berkeliling dunia tanpa henti dengan balon udara panasnya Orbiter 3, satu dekade lalu.
    Pesawat baru itu, HB-SIB, akan terbang melintasi Samudra Atlantik dan Amerika Serikat dan diproyeksikan mulai berlangsung pada 2012. Penerbangan mengelilingi dunia akan dilakukan dalam lima tahap, yang masing-masing berlangsung selama beberapa hari. Piccard dan Borschberg akan bergantian tidur selama 15 menit setiap dua sampai empat jam serta memakai teknik istirahat seperti auto-hypnosis dan meditasi untuk mencegah kelelahan.
    "Melalui proyek ini, kami akan memproklamasikan bahwa penggabungan semangat pionir dan visi politik dapat mengubah masyarakat dan mengakhiri ketergantungan terhadap bahan bakar fosil," kata Piccard.
    TJANDRA DEWI | REUTERS


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.