Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Izinkan Starlink Padahal Sudah Punya Satelit Indonesia Raya, Kominfo: Dua-duanya Kita Berdayakan

image-gnews
Satelit Starlink (kiri) dan Satria-1.
Satelit Starlink (kiri) dan Satria-1.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menegaskan bahwa izin yang diberikan kepada layanan Starlink tidak akan mengganggu infrastruktur layanan internet yang sudah tersedia lebih dulu di Indonesia. Keterangan ini disampaikan setelah ramai respons dari banyak pihak yang mengklaim kalau Starlink akan mengganggu keberadaan layanan satelit Satria-1 (Satelit Indonesia Raya).

Satria-1 merupakan satelit multifungsi yang dirancang khusus untuk koneksi internet dalam negeri. Satelit ini telah ditempatkan di orbitnya di ketinggian 36 ribu kilometer di atas Bumi pada Juni 2023 lalu. Berbeda dari Starlink yang mengorbit rendah (low earth orbit), Satria-1 disebutkan memiliki orbit geostasioner. 

"Jadi itu kan dua teknologi yang berbeda," kata Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo, Usman Kansong, saat dihubungi pada Selasa, 28 Mei 2024.

Menurut Usman, Satria-1 mampu menjangkau lebih banyak wilayah dengan satu satelit dibandingkan Starlink. Jarak orbit satelit Starlink dari permukaan Bumi yang maksimum 1200 kilometer juga disebutkannya membuat kebutuhan akan pengadaan infrastrukturnya lebih banyak dibandingkan Satria-1. 

"Kalau Starlink ini jangkauannya kan terbatas dan lebih kecil dibanding Satria-1," katanya, "Jadi kalau ingin menjangkau semua kawasan, diperkirakan harus ada ratusan atau bahkan ribuan satelit Starlink mengorbit di atas langit Indonesia."

Membandingkan ketahanan infrastrukturnya, Usman menyebut kalau Starlink hanya mampu bertahan di luar angkasa beberapa tahun saja. Bahkan cenderung lebih pendek dibanding usia Satria-1 yang bisa diperpanjang hingga 25 tahun.

"Jadi Satria-1 itu bisa berada di orbitnya lebih lama. Starlink harus diganti ke satelit yang baru. Jadi ini termasuk perbandingannya," ujar Usman.

Satelit Internet SATRIA-1. Kominfo.go.id

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing, Usman menambahkan, kedua teknologi satelit itu diharapnya lebih mampu meningkatkan jumlah keterjangkauan jaringan dan layanan publik.  "Dua-duanya kita berdayakan, baik itu Starlink maupun Satria-1."

Data Center Starlink di Indonesia

Adapun keamanan data pengguna Starlink, menurutnya, dijamin lewat hadirnya Network Operation Center. Nantinya seluruh pemantauan arus lalu lintas jaringan akan dimonitor lewat satu server yang berada di Indonesia tersebut.

"Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (PDB) juga sudah ditetapkan, dan tentunya Starlink harus mematuhi kebijakan ini juga," kata dia.

Dihubungi terpisah, Direktur Jenderal Telekomunikasi Kominfo, Aju Widya Sari, membenarkan NOC untuk Starlink sudah tersedia di Indonesia. Lokasinya berada di Cikarang Barat dan Karawang sebagai gedung data centernya.

"Sudah ada karena sebagai bagian dari persyaratan perizinan sebelum beroperasi," katanya, "Jadi harus sudah lulus uji operasi dan kelayakan dulu, baru bisa dipakai di Indonesia."

Pilihan Editor: Inovasi Smart-jemuran Habiskan Uang Siswi dari Kupang Sebesar Rp 10 Juta tapi ...

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


SAFEnet akan Gugat Menkominfo dan Kepala BSSN jika Tak Bertanggung Jawab atas Polemik PDN

1 jam lalu

Ilustrasi peretasan situs dan data. (Shutterstock)
SAFEnet akan Gugat Menkominfo dan Kepala BSSN jika Tak Bertanggung Jawab atas Polemik PDN

SAFEnet berencana menggugat Menkominfo dan Kepala BSSN dalam kaitan peretasan PDN


Bungkam Protes, Pemerintah Bangladesh Terapkan Jam Malam dan Kerahkan Militer

1 jam lalu

Pengunjuk rasa anti-kuota berbaris saat  terlibat dalam bentrokan dengan Liga Chhatra Bangladesh, sayap mahasiswa dari partai berkuasa Liga Awami Bangladesh, di Universitas Dhaka, di Dhaka, Bangladesh, 16 Juli 2024. REUTERS/ Mohammad Ponir Hossain
Bungkam Protes, Pemerintah Bangladesh Terapkan Jam Malam dan Kerahkan Militer

Pemerintah Bangladesh pada Jumat memberlakukan jam malam nasional serta mengerahkan pasukan militer saat jumlah korban tewas di tengah aksi protes


Sistem Layanan Maskapai Penerbangan Indonesia AirAsia dan Citilink Terdampak Gangguan IT Global

20 jam lalu

Penumpang mengantri di konter Delta Airlines setelah pemadaman IT Global, di Bandara Internasional Haneda di Tokyo, Jepang 19 Juli 2024. REUTERS/Kim Kyung-Hoon
Sistem Layanan Maskapai Penerbangan Indonesia AirAsia dan Citilink Terdampak Gangguan IT Global

Sejumlah maskapai penerbangan di Indonesia terkena dampak pemadaman internet global yang terjadi pada hari ini Jumat 19 Juli 2024. Hal ini berdampak pada sistem layanan maskapai penerbangan Indonesia AirAsia dan Citilink.


Pemadaman Internet Global, AP II Pastikan Sistem IT di 20 Bandara Berjalan Normal

20 jam lalu

Penumpang AirAsia menunggu untuk check-in secara manual di Terminal 2 Bandara Internasional Kuala Lumpur, setelah pemadaman sistem IT Global, di Sepang, Malaysia, 19 Juli 2024. REUTERS/Hasnoor Hussain
Pemadaman Internet Global, AP II Pastikan Sistem IT di 20 Bandara Berjalan Normal

PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II memastikan sistem IT di di 20 bandara tidak berdampak terhadap pemadaman internet global.


Kasus Korupsi BTS 4G, Eks Pejabat Pembuat Komitmen Kominfo Dituntut 7 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar

1 hari lalu

Jaksa Penuntut Umum (JPU ) membacakan tuntutan terhadap tiga terdakwa kasus korupsi proyek pembangunan base transciever station (BTS) 4G pada Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis, 18 Juli 2024. Tempo/Yohanes Maharso
Kasus Korupsi BTS 4G, Eks Pejabat Pembuat Komitmen Kominfo Dituntut 7 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar

Jaksa menuntut eks pejabat pembuat komitmen Kementerian Kominfo dengan hukuman 7 tahun penjara dalam kasus korupsi BTS 4G.


Bekas Anak Buah Johnny G. Plate Dituntut 4 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi BTS 4G

1 hari lalu

Jaksa Penuntut Umum (JPU ) membacakan tuntutan terhadap tiga terdakwa kasus korupsi proyek pembangunan base transciever station (BTS) 4G pada Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis, 18 Juli 2024. Tempo/Yohanes Maharso
Bekas Anak Buah Johnny G. Plate Dituntut 4 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi BTS 4G

Jaksa menuntut Tenaga Ahli Menteri Kominfo, Walbertus Natalius Wisang dengan hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta dalam kasus korupsi BTS 4G.


Korupsi Bakti Kominfo, Feriandi Mirza Dituntut 6 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

1 hari lalu

Kepala Divisi Lastmile/Backhaul BAKTI Kominfo, Muhammad Feriandi Mirza (tengah) memakai rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin, 11 September 2023. Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BAKTI Kominfo Elvano Hatorangan, Kepala Divisi Lastmile/Backhaul BAKTI Kominfo Muhammad Feriandi Mirza, dan Direktur Utama PT Sansaine Exindo Jemmy Sutjiawan sebagai tersangka baru dalam penyidikan kasus dugaan korupsi penyediaan menara BTS 4G dan program Bakti Kominfo di lingkungan Kemenkominfo. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
Korupsi Bakti Kominfo, Feriandi Mirza Dituntut 6 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Jaksa menuntut mantan Kepala Divisi Lastmile dan Backhaul Bakti Kominfo, Feriandi Mirza, 6 tahun penjara


Wisata Pantai Teluk Mata Ikan Batam Tercemar Proyek Pembangunan PDN Kominfo

3 hari lalu

Lumpur bekas cut and fill proyek PDN Kominfo mencemari Pantai Teluk Mata Ikan, di Nongsa Batam, Selasa, 16 Juli 2024. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Wisata Pantai Teluk Mata Ikan Batam Tercemar Proyek Pembangunan PDN Kominfo

Pelaku pariwisata destinasi Pantai Teluk Mata Ikan, Nongsa, Kota Batam mengeluhkan dampak lingkungan dari pembangunan proyek Kominfo


Kominfo Klaim Perubahan Kedua UU ITE Jamin Kebebasan Masyarakat Berpendapat di Ruang Digital

4 hari lalu

Diskusi publik implementasi UU ITE di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis 11 Juli 2024. Foto: Istimewa
Kominfo Klaim Perubahan Kedua UU ITE Jamin Kebebasan Masyarakat Berpendapat di Ruang Digital

emerintah mengklaim perubahan kedua UU ITE kini menjamin kebebasan masyarakat untuk berpendapat di ruang digital.


Inilah 7 Bahaya Password WiFi Diretas

5 hari lalu

Ilustrasi wifi di ponsel. Shutterstock
Inilah 7 Bahaya Password WiFi Diretas

Password WiFi yang dibobol menjadi pintu masuk peretas mencuri data-data pengguna jaringan, termasuk data penting.