Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

TNI AU dan Kementerian PUPR Kerja Sama Atasi Kekeringan di Pulau Jawa dengan Modifikasi Cuaca

image-gnews
Jajaran TNI AU saat melakukan kegiatan penerbangan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di Lanud Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa 4 Juni 2024. ANTARA/HO-Pemkot Bandung
Jajaran TNI AU saat melakukan kegiatan penerbangan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di Lanud Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa 4 Juni 2024. ANTARA/HO-Pemkot Bandung
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - TNI Angkatan Udara atau TNI AU melalui Pangkalan Udara (Lanud) Adi Soemarmo, Jawa Tengah, berkolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk melakukan modifikasi cuaca dalam upaya menangani kekeringan di Pulau Jawa. Berdasarkan siaran pers yang dikutip dari ANTARA pada Senin, operasi modifikasi cuaca ini telah dimulai pada Sabtu, 6 Juni 2024 dan menargetkan wilayah Malang, Solo, dan Bandung.

Operasi Modifikasi Cuaca
Operasi tersebut menggunakan pesawat Casa-212 dengan nomor registrasi A-2105, yang diawaki oleh Kapten Pnb Faizal, untuk menyebarkan garam dari udara. Penyebaran garam dilakukan di beberapa titik strategis untuk meningkatkan curah hujan. Dengan meningkatnya curah hujan, diharapkan debit air waduk di berbagai wilayah Pulau Jawa akan bertambah, sehingga masalah kekeringan dapat diatasi.

Peran Kementerian PUPR

Kementerian PUPR berperan dalam memastikan bahwa penyebaran garam oleh TNI AU dilakukan di titik-titik yang tepat. TNI AU dan Kementerian PUPR berkomitmen untuk melanjutkan operasi ini hingga 10 Juni 2024. Lanud Adi Soemarmo berharap operasi ini dapat mencapai target peningkatan debit air waduk, sehingga kebutuhan air untuk pertanian, industri, dan masyarakat dapat terpenuhi.

Arahan Menko Polhukam

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) RI Hadi Tjahjanto telah mengingatkan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono tentang pentingnya mengantisipasi kekeringan di beberapa wilayah, termasuk Pulau Jawa. "Pulau Jawa dan Nusa Tenggara Timur diperkirakan akan mengalami kemarau hingga September, diikuti oleh La Nina. La Nina belum selesai, sehingga AU harus segera menyiapkan alutsista untuk modifikasi cuaca," ujar Hadi setelah menghadiri upacara serah terima jabatan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat, 5 April 2024.

Alutsista dan Teknologi Modifikasi Cuaca

Menko Polhukam menjelaskan bahwa pesawat TNI AU telah dimodifikasi dengan alat pengatur cuaca untuk melaksanakan tugas ini. Langkah ini diambil untuk menghindari kekeringan ekstrem yang dapat menyebabkan kebakaran hutan di beberapa wilayah kering. Selain mengatasi kemarau panjang, teknologi modifikasi cuaca ini juga mampu menekan curah hujan yang terlalu tinggi, sehingga dapat meminimalisir bencana alam akibat kondisi cuaca ekstrem.

Harapan dan Dampak

Menko Polhukam berharap upaya ini dapat segera memberikan dampak positif dalam meminimalisir risiko bencana alam yang disebabkan oleh kondisi cuaca ekstrem. Diharapkan pula bahwa teknologi modifikasi cuaca yang diterapkan akan efektif dalam redistribusi hujan ke daerah-daerah yang terdampak kekeringan.

Upaya Lanjutan

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

BNPB juga turut serta dalam operasi modifikasi cuaca dengan menyebarkan 24 ton natrium klorida sejak dimulainya operasi TMC di Sumatera Barat. Pemerintah Indonesia telah memaparkan efektivitas modifikasi cuaca dalam mengatasi kekeringan kepada pihak Tunisia.

Kekeringan di Indonesia

Peneliti Ahli Utama Klimatologi dan Perubahan Iklim di Pusat Riset Iklim dan Atmosfer Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Erma Yulihastin, menyatakan bahwa kajian perubahan iklim Indonesia 2021-2050 oleh BRIN menunjukkan peningkatan signifikan hujan dan kekeringan ekstrem di beberapa wilayah. Hal ini terutama berdampak pada bagian tengah dan selatan Sumatra.

Dampak Kekeringan Ekstrem

Erma menjelaskan bahwa wilayah Kalimantan tengah, timur, dan selatan, termasuk Ibu Kota Negara (IKN), juga akan terdampak oleh kekeringan ekstrem di masa mendatang. Sebaliknya, bagian barat Kalimantan diproyeksikan akan mengalami peningkatan jumlah hari basah. Di Pulau Jawa, sebagian besar wilayah diprediksi menghadapi suhu maksimum yang lebih tinggi, sedangkan Jawa Timur bagian pantura diperkirakan akan mengalami suhu minimum yang lebih rendah.

Pola Hujan Diurnal

Menurut Erma, kajian pola hujan diurnal sangat penting untuk memahami pola cuaca ekstrem yang muncul akibat pemanasan global. Di Indonesia, pola hujan diurnal mengikuti pola umum hujan di daratan yang dipengaruhi oleh angin darat-laut dan gelombang gravitasi. Akibatnya, hujan biasanya terjadi di sore hari di darat dan pagi hari di laut.

Namun, ada variasi fase hujan diurnal, terutama di wilayah utara Jawa bagian barat, termasuk DKI Jakarta, di mana hujan maksimum sering terjadi pada dini hari dengan intensitas tinggi. Hal ini telah terbukti menjadi penyebab banjir besar di Jakarta pada tahun 2007, 2013, 2014, dan 2020.

MICHELLE GABRIELA  | ANWAR SISWADI | ANTARA

Pilihan Editor: Hadapi Kekeringan Lanud Adi Soemarmo Lakukan Modifikasi Cuaca

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


BRIN Olah Kelapa Tak Layak Jual Jadi Bioavtur, Pabriknya Dibangun di Banyuasin

2 hari lalu

Ilustrasi minyak kelapa untuk  Bioavtur. antaranews.com
BRIN Olah Kelapa Tak Layak Jual Jadi Bioavtur, Pabriknya Dibangun di Banyuasin

BRIN menggandeng perusahaan asal Jepang untuk pemanfaatan minyak kelapa menjadi bahan bakar pesawat ramah lingkungan atau bioavtur.


Pembangunan Bandara IKN Molor gara-gara Hujan, Menhub: Perlu Modifikasi Cuaca

2 hari lalu

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait kelaikan jalan bus pariwisata di kawasan wisata Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Minggu, 9 Juni 2024. ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak
Pembangunan Bandara IKN Molor gara-gara Hujan, Menhub: Perlu Modifikasi Cuaca

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pembangunan Bandara IKN molor gara-gara hujan. Akan dilakukan modifikasi cuaca.


Apa itu Kereta Otonom yang Akan Tiba di IKN Akhir Juli 2024?

5 hari lalu

Kereta otonom tanpa rel (autonomous rail transit/ART buatan Cina. (X@crrc)
Apa itu Kereta Otonom yang Akan Tiba di IKN Akhir Juli 2024?

Kereta otonom yang dikabarkan tiba di IKN akhir Juli ini dilengkapi sensor dan radar pada seluruh sudutnya sehingga pengoperasian bisa tanpa awak.


Hasil Riset BRIN Kerek Produksi Minyak Kayu Putih di Papua

5 hari lalu

Ilustrasi daun kayu putih. Pixabay.com/abeldomi
Hasil Riset BRIN Kerek Produksi Minyak Kayu Putih di Papua

BRIN sebut produktivitas dari industri minyak kayu putih perlu ditingkatkan dengan metode ilmiah supaya mutu genetik yang dihasilkan menjadi unggul.


BRIN dan Petani Papua Garap Hilirisasi Kayu Putih, Awal Panen 5 Hektare Kini 49 Hektare

5 hari lalu

Hasil produksi minyak kayu putih di Kampung Rimba Jaya, Distrik Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor, Papua. Dok: BRIN
BRIN dan Petani Papua Garap Hilirisasi Kayu Putih, Awal Panen 5 Hektare Kini 49 Hektare

BRIN ikut mengembangkan industri hilirisasi kayu putih di Biak Numfor, Papua. Industri ini diklaim memberikan manfaat ekonomi.


Alasan BRIN Sebut Kebun Raya Itera Cocok jadi Percontohan untuk Kampus dan IKN

6 hari lalu

Wakil Kepala BRIN, Amarulla Octavian, mengunjungi Kebun Raya Institut Teknologi Sumatera (Itera), Kamis, 11 Juli 2024. Kebun Raya Itera digadang-gadang sebagai leading sector bagi perguruan tinggi di indonesia serta pendukung pendirian Kebun Raya Nasional di IKN. (Humas Itera)
Alasan BRIN Sebut Kebun Raya Itera Cocok jadi Percontohan untuk Kampus dan IKN

Kebun Raya Itera baru berusia dua tahun, namun pengembangan dan pengelolaannya dinilai sudah lebih dari cukup.


Sebulan hanya 8 Hari Cuaca Cerah di IKN, Menhub Instruksikan Peningkatan Modifikasi Cuaca untuk Genjot Pembangunan Bandara

8 hari lalu

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Presiden Joko Widodo meninjau lokasi pembangunan Bandara VVIP IKN di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu, 1 November 2023. Bandara VVIP IKN berjarak 23 kilometer dari titik 0 IKN dan 120 kilometer dari Balikpapan. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Sebulan hanya 8 Hari Cuaca Cerah di IKN, Menhub Instruksikan Peningkatan Modifikasi Cuaca untuk Genjot Pembangunan Bandara

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menginstruksikan peningkatan modifikasi cuaca dalam beberapa bulan ke depan di IKN.


Kerja Hingga Dini Hari, Satgas Pastikan Air Bersih Mengalir di IKN Sebelum HUT Kemerdekaan RI

8 hari lalu

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers usai meninjau lokasi Upacara HUT ke-79 RI di IKN, Kalimantan Timur, Rabu 5 Juni 2024. ANTARA/Dokumentasi Pribadi
Kerja Hingga Dini Hari, Satgas Pastikan Air Bersih Mengalir di IKN Sebelum HUT Kemerdekaan RI

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai melakukan commissioning atau uji coba air bersih di Ibu Kota Nusantara (IKN), Rabu malam, 10 Juli 2024.


Cerita Peneliti BRIN ke Dasar Laut Selat Malaka Menumpang OceanXplorer

9 hari lalu

Ilustrasi - Kapal riset OceanXplorer menurunkan kapal selam untuk meneliti perairan. (ANTARA/HO-OceanX)
Cerita Peneliti BRIN ke Dasar Laut Selat Malaka Menumpang OceanXplorer

Peneliti mikroba dari BRIN ini menanti 12 tahun untuk bergabung dalam ekspedisi kapal riset Amerika OceanXplorer di Indonesia.


Menkopolhukam Sebut Pemerintah Masih Berupaya Pulihkan 7 Layanan Publik dari 6 Instansi Pascaperetasan

10 hari lalu

Menko Polhukam Hadi Tjahjanto bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers usai penandatanganan berita acara serah terima dan penetapan status penggunaan aset properti di Jakarta, Jumat, 5 Juli 2024. Aset ini akan diserahkan kepada Mahkamah Konstitusi, Kementerian Pertahanan, Kementerian Keuangan, Kementerian Agama, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Badan Intelijen Negara (BIN), badan Pengawasan Pemilu, BPS, dan Ombudsman. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Menkopolhukam Sebut Pemerintah Masih Berupaya Pulihkan 7 Layanan Publik dari 6 Instansi Pascaperetasan

Menkopolhukam Hadi Tjahjanto menyebut pascaperetasan Pusat Data Nasional Sementara, pemerintah telah memulihkan 30 layanan publik daring.