Meteor Lyrids Sulit Dilihat dari Bandung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Bandung - Hujan meteor Lyrids yang mulai turun Jumat dinihari tadi, tak terlihat di Bandung karena langit mendung. Para astronom di Observatorium Bosscha pun tak bisa melihatnya.

    Menurut koordinator pelayanan publik Observatorium Bosscha, Evan Irawan Akbar, langit di kawasan Lembang malam tadi mendung disertai hujan. "Kami enggak bisa lihat (meteor), mungkin juga se-Bandung," katanya, Jumat (16/4).

    Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional di Bandung pun tak melakukan pemantauan karena langit mendung sejak Kamis malam kemarin. Adapun prakiraan cuaca yang diperoleh dari BMKG Bandung menyebutkan, setiap hari cuaca berpotensi hujan dengan awan banyak.

    "Biasanya siang menjelang sore, tapi kami tak tahu waktu persisnya," kata Ani, staf BMKG Bandung. Peluang hujan dan langit mendung bisa berlangsung hingga malam atau sampai pagi.

    Hujan meteor akan terjadi selama 10 hari, dari Jumat dini hari tadi ini hingga 26 April mendatang. Fenomena akan terlihat jelas oleh penduduk bumi di belahan utara. Masa puncak hujan meteor, akan terjadi 21–22 April, saat itu, diperkirakan ada 10-20 meteor yang muncul setiap jam.

    ANWAR SISWADI
     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?