Tabung BP Tangkap Pipa yang Bocor di Teluk Meksiko

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pekerja perusahaan Wild Well Control berusaha membersihkan tumpahan minyak dari anjungan minyak lepas Deepwater Horizon di Teluk Meksiko (4/5). AP/Bill Haber

    Sejumlah pekerja perusahaan Wild Well Control berusaha membersihkan tumpahan minyak dari anjungan minyak lepas Deepwater Horizon di Teluk Meksiko (4/5). AP/Bill Haber

    TEMPO Interaktif, Louisiana - Perusahaan raksasa energi BP mengaku berhasil mengelola sebagian tumpahan minyak di Teluk Meksiko melalui alat tabung. Mereka optimistis tumpahan minyak yang berlangsung selama 24 hari bakal dapat dihentikan.

    Ceceran minyak dari sumur yang bocor menyebabkan bencana ekologi dan ekonomi di sepanjang pesisir selatan Amerika Serikat. Presiden Barrack Obama meminta BP, Transocean dan Haliburton bertanggungjawab. Dua perusahaan terakhir adalah yang
    menyewakan, memiliki dan bekerja di anjungan lepas pantai Deepwater Horizon.

    Pekan lalu tabung diturunkan ke dasar Teluk Meksiko sedalam sekitar 1.500 meter. Dengan dipandu robot bawah air, tabung itu berhasil memasukkan pipa yang bocor dan menangkap beberapa minyak dan gas. Dengan pipa lain berdiameter 53 cm, minyak itu
    disalurkan ke kapal yang ada di permukaan.

    "Alat ini bekerja seperti yang direncanakan dan kami perlahan-lahan meningkatkan laju penyaluran minyak sampai ke permukaan," kata Wakil Presiden Eksekutif Senior BP Wells Kent kepada wartawan di Houston. Jadi, tambahnya, sekarang kami memiliki minyak dan gas yang datang ke kapal.

    Memang tidak semua minyak terperangkap, namun.Wells mengatakan terlalu dini mengatakan banyak minyak yang bocor.  Para ilmuwan yang menganilisis aliran minyak yang terekam dalam video di bawah air mengatakan, tumpahan minyak mungkin mendekati 70.000 barrel per hari.

    "Ini adalah langkah yang baik untuk ke depan," kata Satish Nagarajaiah, Guru Besar Teknik Sipil dan Mekanik di Rice University di Houston. Menurut dia, tidak mungkin alat tabung itu menyedot hingga lebih dari 15-20 persen minyak yang bocor.

    Pemerintah Amerika Serikat sendiri ragu dengan alat ini. "Teknik ini bukan solusi untuk mengatasi masalah dan belum jelas bagaimana mungkin berhasil," kata Menteri Keamanan Dalam Negeri Janet Napolitano yang bersama Menteri Dalam Negeri Ken Salazar
    mengeluarkan pernyataan bersama.

    REUTERS | UNTUNG WIDYANTO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.