Remaja Indonesia Lebih Suka Akses Internet Lewat ponsel  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Subekti

    TEMPO/Subekti

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Sebuah survei menarik dilakukan Opera dengan melibatkan 300 ribu orang. Salah satu kesimpulannya, mayoritas pengguna Opera Mini berusia 18-27 tahun lebih banyak menjelajah dunia maya melalui ponsel ketimbang komputer desktop atau laptop.

    Di Nigeria, Afrika Selatan, dan Indonesia, lebih dari 90 persen pengguna yang disebut dengan Generasi Y itu mengakses internet lewat ponsel mereka.

    Menariknya, negara dengan jumlah pemilik ponsel pintar cukup banyak ternyata anak mudanya justru lebih sering berselancar di dunia maya dengan menggunakan komputer desktop atau laptop.

    Ini menunjukkan bahwa anggapan adanya hubungan positif antara jumlah pengguna ponsel pintar dengan tingginya akses internet melalui ponsel ternyata tak terbukti. Kenyataan justru sebaliknya.

    Hasil survei yang tak kalah menarik adalah selain sebagai alat untuk mengakses inetrnet atau berselancar di dunia maya, ponsel juga digunakan sebagai sarana mengajak seseorang untuk berkencan. Caranya melalui SMS.

    Dalam laporan itu remaja di Jerman, Cina, dan Vietnam menduduki peringkat tertinggi untuk urusan ini. Remaja di Indonesia juga ternyata melakukan hal serupa. Prosentasenya mencapai 70 persen.

    Sedangkan remaja di Amerika Serikat lebih suka mengajak kencan seseorang secara langsung ketimbang melalui SMS. Ini ditunjukkan dengan angka prosentasnya yang hanya 44 persen.

    Yang unik, meski tak suka mengajak kencan lewat SMS, remaja Amerika Serikat sebagian besar menggunakan ponselnya untuk berbagi foto. Angkanya mencengangkan, mencapai 90 persen.

    Remaja di Indonesia, Nigeria, Ukraina, dan Vietnam memiliki teman di dunia maya yang tak pernah mereka temui di dunia nyata. Ha ini bertolak belakang dengan remaja di Jerman, Amerika Serikat, dan Inggris.

    "Saya punya teman dari seluruh dunia karena saya menjadi bagian forum dengan minat yang sama, meksipun saya jarang berkomunikasi di forum itu karena lebih banyak membaca RSS Feed," ujar Danny, seorang remaja berusia 18 tahun asal Indonesia.

    Hasil survei juga menunjukkan pengguna Opera Mini di Indonesia suka bertemu dengan teman online di kehidupan nyatanya. Dan pengguna Opera Mini di Indonesia meningkat 90,1 persen dibandingkan Oktober tahun lalu.

    Pengguna biasanya melihat 656 halaman per bulannya dengan konsumsi data rata-rata 9 kb per halaman. Berdasar jumlah halaman yang dilihat meningkat 92,6 persen sejak Oktober tahun lalu.

    Pengguna Opera Mini di Indonesia juga paling sering mengakses Facebook, Google, Detik, Youtube, Yahoo, Twitter, Waptrick, Getjar, Wikipedia, dan Kaskus.

    Sedangkan secara keseluruhan, pengguna Opera Mini mencapai 76,3 juta orang meningkat lebih dari 92 persen dari Oktober tahun lalu. Mereka melihat 41,6 miliar halaman pada Oktober ini, atau bertambah 142 persen dari waktu yang sama tahun lalu.

    DIAN YULIASTUTI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.