Intel dan NBA Bikin Tayangan 3D NBA All-Star 2016

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Intel CEO Brian Krzanich. istimewa

    Intel CEO Brian Krzanich. istimewa

    TEMPO.CO, Toronto - Intel Corporation bersama National Basketball Association (NBA) menjalin kemitraan dalam ajang NBA All-Star 2016 dengan menghadirkan tayangan 3-D untuk para penonton televisi dan media digital sehingga mereka bisa menonton dengan lebih menakjubkan ketika para pemain top NBA bertanding di  Toronto, Kanada, 12 – 14 Februari 2016.

    “Sebut saja ini adalah digitalisasi olahraga. Ketika digitalisasi digunakan dalam dunia olahraga, benar-benar merupakan sebuah perubahan besar. Hal ini berarti bahwa segala sesuatu yang kita lakukan dalam olahraga dapat ditangkap sebagai bagian dari data,” kata CEO Intel Brian Krzanich, Jumat 12 Februari 2016.

    “Sebuah data yang belum pernah kita dapatkan sebelumnya. Detail terkecil dari sebuah pertandingan, dari sudut siku seorang atlet pada lemparan bebas sampai ke sudut vertikal ketika terjadi slam dunk, kini dapat diukur dan disiarkan secara real time,” tambahnya.

    NBA dan stasiun televisi Turner Sports akan memanfaatkan terobosan video format freeD sehingga memungkinkan penggemar untuk menyaksikan tayangan ulang dan cuplikan dengan pandangan 360 derajat dari seluruh sudut.

    Tayangan ulang video akan memungkinkan penonton serasa terbang melihat aksi-aksi pemain dari hampir setiap sudut yang memungkinkan, memberikan pemandangan yang tak tertandingi ke dalam pertandingan.

    Platform video format freeD menyatukan video yang diambil oleh 28 kamera ultrahigh-definition yang diposisikan di sekitar arena ke dalam satu tayangan yang mulus hampir tanpa cela. Tayangan ulang freeD akan tersedia untuk penggemar yang menonton langsung baik di saluran TNT maupun media digital seperti di NBA.com, Aplikasi NBA dan media sosial.

    "Inovasi teknologi sekarang memainkan peranan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam mengubah pengalaman orang di dunia olahraga, mulai dari atlet dan pelatih, sampai ke bidang penyiaran dan para penggemar. Dengan menawarkan pandangan yang berganti-ganti dari hampir semua sudut, format video freeD yang dioptimalkan dengan teknologi Intel memungkinkan orang untuk menikmati ajang NBA All-Star yang belum pernah terjadi sebelumnya," jelas Brian.

    ERWIN Z


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.