Sebangsa, Media Sosial Berbasis Layanan Publik

Reporter

Editor

Erwin prima

Media Sosial

TEMPO.CO, Jakarta - Aplikasi buatan Indonesia, Sebangsa, memperkenalkan konsep media sosial berbasis layanan publik. Sebangsa diharapkan mampu memanfaatkan aspek sosial menjadi solusi yang bermanfaat. (Baca: Orang Indonesia Senang Berbagi Pengalaman Kuliner)

"Kami ingin mengemas perilaku orang Indonesia yang senang dengan media sosial, agar lebih terstruktur," ujar Chief Executive Officer dan Principal Founder Sebangsa, Enda Nasution, di Jakarta, 11 November 2014.

Menurut Enda, kebanyakan media sosial masih mengutamakan fungsi sosialnya saja. Dia melanjutkan, informasi atau berita umumnya berasal dari akun milik instansi atau dari portal berita. Lewat Sebangsa, pengguna diharapkan lebih aktif berbagi informasi beserta solusinya.

Fitur unggulannya adalah 911 yang berfungsi untuk melaporkan kondisi darurat. Pengguna dapat melaporkan kondisi darurat yang dapat disesuaikan dengan kategori yang tersedia, antara lain kecelakaan, perampokan, dan orang hilang. Bahkan ada juga kategori gaib untuk melaporkan peristiwa kesurupan.

Informasi tersebut akan muncul di linimasa. Selanjutnya, pengguna dapat memilih penanganan sesuai dengan tempat terjadinya peristiwa. Nomor telepon kantor pihak berwajib juga akan muncul secara otomatis. Pengguna juga dapat memilih laporan melalui sistem yang terkoneksi ke pihak berwajib.

Di fitur ini juga terdapat menu unggulan Pesan Panik yang berfungsi untuk mengirimkan informasi kondisi darurat dengan cara merekam suara. "Sebab dalam kondisi panik, umumnya orang meminta pertolongan dengan berteriak," kata Enda. 

Selanjutnya, yang juga diunggulkan adalah fitur 1800 untuk menyuarakan keluhan konsumen. Seperti pada 911, keluhan juga akan muncul di linimasa. Pada fitur ini terdapat juga daftar merek yang disesuaikan dengan keluhan.

Adapun untuk mencegah adanya informasi palsu, ada administrator yang bertugas memantau posting-an pengguna. Jika ada konten yang tidak relevan, maka pengguna tidak dapat menggunakan Sebangsa untuk waktu tertentu. Pengguna lain juga dapat melaporkan langsung ke administrator. "Kalau sudah berulang kali, akan kami blokir," kata dia.

Sebangsa pertama kali diluncurkan sejak September lalu di platform iOS. Sedangkan untuk Android baru diluncurkan sebulan kemudian. Aplikasi ini bakal meluncur untuk Windows Phone dan BlackBerry di akhir 2014. Saat ini jumlah pengguna aktifnya sudah mencapai ribuan.

Dalam memacu profit, sejauh ini Sebangsa belum berencana menampilkan iklan mobile. "Sejauh ini belum, namun kerja sama dengan mitra adalah hal yang penting," kata Adi P. Widjonarko, yang juga pendiri Sebangsa, di tempat yang sama. Dia mencontohkan, kerja sama kemungkinan dilakukan dengan perusahaan telekomunikasi.  Simak berita tekno lainnya di sini.

SATWIKA MOVEMENTI

Berita lain
Terlalu Cepat, Kumbang Macan Berburu tanpa Melihat  
Difabel Diajak Ikut Kompetisi Teknologi Informasi
Lenovo Muszik A319, Ponsel untuk Penggila Musik
Pengguna Facebook Messenger Tembus 500 Juta
Gara-gara Cinta, Otak Kurang Merespons Ancaman  






Elon Musk Menyebut Penangguhan Akun Twitter Donald Trump adalah Kesalahan Besar

2 hari lalu

Elon Musk Menyebut Penangguhan Akun Twitter Donald Trump adalah Kesalahan Besar

Elon Musk mengatakan Twitter memperbaiki kesalahan besar dalam menangguhkan akun Donald Trump. Trump tidak akan menggunakan Twitter lagi.


Pengadilan di Beijing Vonis Kris Wu 13 Tahun Penjara karena Memperdaya dan Memperkosa 3 Wanita

2 hari lalu

Pengadilan di Beijing Vonis Kris Wu 13 Tahun Penjara karena Memperdaya dan Memperkosa 3 Wanita

Salah satu korban Kris Wu, Du Meizhu yang melakukan Gerakan #MeToo mengungkapkan kelegaannya setelah mendengar vonis dijatuhkan.


Meta Pecat Puluhan Karyawan yang Membajak Akun Facebook dan Instagram Pengguna

3 hari lalu

Meta Pecat Puluhan Karyawan yang Membajak Akun Facebook dan Instagram Pengguna

Orang dalam yang dipecat Meta salah satunya justru yang bekerja pada bagian keamanan.


15 Ucapan Hari Guru Nasional 2022

3 hari lalu

15 Ucapan Hari Guru Nasional 2022

Sebagai bentuk untuk memeriahkan Hari Guru Nasional 2022, Anda dapat memberikan ucapan untuk guru Anda.


Faktor Psikologis Mengapa Orang Cenderung Mudah Marah dan Mudah Tersinggung

4 hari lalu

Faktor Psikologis Mengapa Orang Cenderung Mudah Marah dan Mudah Tersinggung

Faktor psikologis penyebab umum perasaan lekas marah dan mudah tersinggung antara lain ada trauma masa lalu, tekanan batin, kecemasan, dan autisme.


Duta Piala Dunia 2022 Ghanim Al Muftah, Memilih Jalan dengan Tangan Menolak Kursi Roda

5 hari lalu

Duta Piala Dunia 2022 Ghanim Al Muftah, Memilih Jalan dengan Tangan Menolak Kursi Roda

Ghanim Al Muftah mencuri perhatian saat pembukaan Piala Dunia 2022 Qatar. Ia menolak gunakan kursi roda, memilih jalan dengan tangannya.


Pemilu Malaysia, Polisi Memperingatkan Soal Ketegangan Etnis di Media Sosial

6 hari lalu

Pemilu Malaysia, Polisi Memperingatkan Soal Ketegangan Etnis di Media Sosial

Peringatan polisi muncul ketika narasi berbasis ras mendominasi obrolan politik di media sosial selama dan setelah pemilu Malaysia.


Inilah 4 Keunggulan Mastodon Dibanding Twitter

6 hari lalu

Inilah 4 Keunggulan Mastodon Dibanding Twitter

Mastodon diklaim lebih baik daripada Twitter. Karena selain bebas iklan, Mastadon terdesentralisasi dan open source.


Mengenal Mastodon, Media Sosial Tandingan Twitter yang Berbasis Open Source

8 hari lalu

Mengenal Mastodon, Media Sosial Tandingan Twitter yang Berbasis Open Source

Berbeda dari Facebook, Twitter, Reddit, dan Instagram, Mastodon platform terdesentralisasi, open source, dan bebas iklan.


5 Cara Mengobati Mental Anak Korban Perundungan

8 hari lalu

5 Cara Mengobati Mental Anak Korban Perundungan

Perundungan berlanjut menjadi bullying dimana penyiksaan yang disengaja dengan cara fisik, verbal, atau psikologis. Menghadapi bullying dapat merusak kepercayaan diri anak, lakukan hal berikut untuk kembali membangun mental mereka.