Pendaftaran UTBK 2019 Kembali Dibuka, Ini Saran Ketua LTMPT

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelaksanaan SBMPTN dengan metode ujian tulis berbasis komputer di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Selasa, 8 Mei 2018. Tempo/Irsyan

    Pelaksanaan SBMPTN dengan metode ujian tulis berbasis komputer di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Selasa, 8 Mei 2018. Tempo/Irsyan

    TEMPO.CO, Bandung - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) akan membuka lagi pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Senin, 4 Maret 2019. Panitia berharap peserta tidak usah risau. “Harapan saya tidak semua peserta langsung daftar jam 8 pagi,” kata Ketua LTMPT Ravik Karsidi kepada Tempo, Ahad, 3 Maret 2019.

    Baca: Uji Sistem UTBK, Panitia Ajak Peserta Ikut Simulasi 9 Maret
    Baca: 3 Masalah Ini Penyebab Pendaftaran UTBK 2019 Ditutup Sementara
    Baca: ITB Siap Tampung 21.960 Peserta UTBK 2019

    Menurut Ravik, saat pembukaan pendaftaran 1 Maret lalu peserta UTBK berebut mencari tempat ujian. Pada hari kedua terjadi lonjakan yang tidak diperkirakan panitia. Akhirnya server kewalahan dan panitia menutup sementara pendaftaran pada akhir pekan.

    Saat pembukaan lagi pendaftaran UTBK Senin 4 Maret, Ravik menjanjikan semua pendaftar akan kebagian lokasi ujian. Lagi pula, menurutnya, waktu pendaftaran UTBK berlangsung panjang dari 1 Maret hingga 1 April. “Semua kebagian lah karena kami siapkan 73 pusat layanan tes,” ujarnya.

    Lokasi ujian tersebar di 73 perguruan tinggi negeri se-Indonesia. Institut Teknologi Bandung, misalnya, bakal menampung 21.960 peserta UTBK. Menurut Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB Bermawi Priyatna, minat peserta ingin tes di kampus tujuannya tergolong besar. “Memang ada sugesti kalau mau lolos masuk ITB tempat ujiannya di ITB,” ujarnya.

    Ravik mengatakan, LTMPT memperkirakan ada 1,8 juta peserta tes UTBK. Pendaftar yang tidak kebagian kursi di suatu perguruan tinggi negeri akan ditanya sistem untuk pilihan lokasi lain. “Soal pilihan lokasi ujian di sistem tidak otomatis,” kata Ravik.

    Agar tidak saling berebut daftar, ia juga meminta orang tua bersabar dan tidak ikut mendaftarkan anaknya secara online.

    Sebenarnya, kata Ravik, panitia sudah membuat pembagian waktu pendaftaran. Lulusan 2017 dan 2018 diberi kesempatan awal. Periode berikutnya pendaftaran untuk siswa lulusan 2019.

    “Anak-anak yang sekarang masih kelas III dan baru menghadapi Ujian Nasional dan sekolah mestinya konsen di ujian itu saja dulu,” ujar Ravik. Namun sistem pendaftaran tidak bisa menolak siswa lulusan 2019 mendaftar sekarang.

    Simak artikel lainnya tentang UTBK di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.