Perang Lawan COVID-19, Pindad Bikin Ventilator dan Meriam Ini

Produk militer Medium Tank buatan PT Pindad dipamerkan dalam acara Indo Defence 2018 Expo & Forum di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Jumat, 9 November 2018. Pameran ini juga akan menampilkan 30 paviliun perwakilan negara, yang menjadikan Indo Defence sebagai pameran terbesar di Asia Tenggara dan masuk kalendar event dunia. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Bandung - PT Pindad (Persero) membantu perang melawan pandemi COVID-19 di Indonesia. Pabrik senjata nasional itu memperkenalkan sejumlah produk yang baru dikembangkannya mulai dari disinfektan dan meriamnya sampai ventilator darurat.

Khusus terhadap dua jenis ventilator, Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose mengatakan sudah mengajukan proses uji coba kelaikan alat ke Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK). Dia mengatakan itu saat menerima kunjungan Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, Senin 20 April 2020.

Berdasarkan keterangan tertulis yang dibagikan Pindad pada hari yang sama, kedua ventilator itu adalah Ventilator Resutitator Manual atau Pindad VRM dan Ventilator Covent-20. Masing-masing dikembangkan menggandeng tim dari Rumah Sakit Umum Pindad dan Universitas Indonesia. 

Ventilator yang pertama diklaim punya desain dan cara pengoperasian sederhana. Bahan bakunya lokal, banyak tersedia di pasaran, dan bisa memenuhi kriteria minimum medis seperti tidal volume, frekuensi pernapasan, dan lainnya.

Adapun ventilator kedua dirancang sebagai ventilator darurat dan bisa ditransportasikan atau mobile dengan siklus waktu dan volume konstan. Ventilator ini dirancang khusus untuk pasien dewasa dengan dua mode ventilasi: CPAP atau Oksigen terapi dan CMV atau pasien gagal napas.

“Pindad siap memproduksi secara massal ventilator jenis VRM dan Covent-20 ini,” kata Abraham.

Selain dua ventilator tersebut, Pindad juga memperkenalkan inovasi lainnya untuk menghadapi pandemi corona. Di antaranya adalah Disinfectan Fog Cannon, Mobile Sterilization Chamber COVID-19, dan cairan desinfektan produk anak perusahaan PT Pindad Enjiniring Indonesia (PT PEI), serta produk APD (Alat Pelindung Diri) helm face shield dan kacamata.

Disinfectan Fog Cannon merupakan meriam atau mesin penembak cairan desinfektan yang bisa dipasang pada kendaraan bermotor dengan jangkauan semburan hingga 10 meter. Pindad menyediakan dalam 3 ukuran dan sudah digunakan oleh Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung saat melakukan sterilisasi di sejumlah lokasi di Kota Bandung.

Bilik disinfeksi alias mobile sterilizer chamber buatan PT Pindad Enjiniring Indonesia.

Ketiganya adalah ukuran besar dengan volume tangki 1.000 liter, diameter 900 mm, dengan penggerak motor bensin. Lalu ukuran sedang dengan volume tangki 1.000 liter, diameter 700 mm, dan penggerak elektrik. Serta ukuran kecil dengan volume tangki 200  liter, diameter 450 mm, penggerak elektrik.

Mobile Sterilization Chamber COVID-19 merupakan ruang sterilisasi dengan menyemprotkan uap disinfektan ke seluruh tubuh. Pindad mengklaimnya tidak menggunakan bahan berbahaya, non alkohol, toxic free, dan PH Netral. Penggunaan bahan desinfektan yang digunakan juga diklaim aman.

“Alat ini diciptakan karena kekhwatiran WHO Indonesia terkait bahan karsiogenik, chamber ini mengggunakan disinfektan yang ramah lingkungan,” dikutip dari rilis.






Asal-usul Hari Kusta Sedunia dan Mengenali Tema Peringatan Tahun 2023

1 jam lalu

Asal-usul Hari Kusta Sedunia dan Mengenali Tema Peringatan Tahun 2023

Hari Kusta Sedunia diperingati setiap tahun pada Minggu terakhir Januari. Hari Minggu tahun ini pada 29 Januari 2023.


Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

3 jam lalu

Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

Tahun Baru Imlek adalah hari libur terpenting tahun ini di Cina.


Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

3 jam lalu

Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

Kementerian Kesehatan akan melakukan upaya sosialisasi vaksinasi Covid-19 untuk balita kepada masyarakat.


Gotong Royong Mewujudkan Kabupaten dan Kota Sehat

7 jam lalu

Gotong Royong Mewujudkan Kabupaten dan Kota Sehat

Kementerian Dalam Negeri RI berharapan pengesahan Rancangan Peraturan Presiden (Raperpres) Kabupaten Kota Sehat bisa dirampungkan pada tahun ini


Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

20 jam lalu

Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

Jepang tak lagi mewajibkan pemakaian masker di dalam ruangan. Covid-19 disamakan dengan sakit flu biasa.


Inilah Kuota Haji Indonesia dalam 7 Tahun Terakhir

1 hari lalu

Inilah Kuota Haji Indonesia dalam 7 Tahun Terakhir

Sebelum pandemi Covid-19, tepatnya pada 2019, Indonesia mendapatkan kuota haji sebesar 231.000 jemaah.


Terkini Bisnis: Diskon 45 Persen Holland Bakery, Susunan Baru Direksi PT Pindad

1 hari lalu

Terkini Bisnis: Diskon 45 Persen Holland Bakery, Susunan Baru Direksi PT Pindad

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Jumat kemarin, 27 Januari 2023 dimulai dari Holland Bakery Indonesia memberikan diskon 45 persen.


Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Masa Transisi Menuju Endemi, Heru Budi Tetapkan 4 Kegiatan

1 hari lalu

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Masa Transisi Menuju Endemi, Heru Budi Tetapkan 4 Kegiatan

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono resmi mencabut aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).


Pakar Ingatkan Campak Lebih Menular dari COVID-19

1 hari lalu

Pakar Ingatkan Campak Lebih Menular dari COVID-19

Pakar kesehatan mengatakan penyakit campak lebih menular dari COVID-19 dengan daya tular pada 12 hingga 13 orang di sekitar pasien.


CDC Temukan Kasus Stroke Pada Lansia Penerima Vaksin Booster Pfizer

1 hari lalu

CDC Temukan Kasus Stroke Pada Lansia Penerima Vaksin Booster Pfizer

Dalam temuannya, CDC menyatakan lansia penerima vaksin booster Covid-19 Pfizer kedua kalinya berpotensi terkena stroke.