Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Hebat! Mahasiswa ITS Ciptakan Kamera IoT Awasi Penerapan Protokol Kesehatan

Reporter

image-gnews
Kamera Include berbasis internet of things karya mahasiswa ITS mampu mengawasi penerapan jaga jarak. Foto : Humas ITS
Kamera Include berbasis internet of things karya mahasiswa ITS mampu mengawasi penerapan jaga jarak. Foto : Humas ITS
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Meskipun imbauan menggunakan masker dan physical distancing telah digencarkan, namun masih ada saja yang melanggar. Muncullah ide di benak beberapa mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember atau ITS. Berujung pada inovasi menciptakan sebuah kamera berbasis Internet of Things. Kamera cerdas ini dapat memantau tingkat kepatuhan penerapan protokol kesehatan seperti jaga jarak dan pemakaian masker.

Musim pagebluk masih melanda. Pandemi COVID-19 tak kunjung usai. Bermacam imbauan telah disampaikan, guna menekan penyebaran virus yang berasal dari Wuhan, Cina ini. Misalnya menggunakan masker dan menjaga jarak fisik atau physical distancing. Semuanya dirangkum dalam protokol kesehatan atau disingkat prokes.

Meskipun imbauan menggunakan masker dan physical distancing telah digencarkan, namun masih ada saja yang melanggar. Muncullah ide di benak beberapa mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Berujung pada inovasi menciptakan sebuah kamera berbasis Internet of Things.

Mereka adalah Singgih Ardiansyah dari Departemen Teknik Komputer, Raul Ilma Rajasa dari Departemen Teknik Informatika, Arum Puspa Arianto dari Teknik Elektro Otomasi, serta Ilham Wahyu Eko Prasetyo mahasiswa Teknik Elektro. Keempat mahasiswa Angkatan 2020 tersebut menamai kamera bikinan mereka dengan nama Include, Intelligent Camera System for Physical Distancing.

Kamera cerdas ini dapat membantu berjalannya penerapan physical distancing atau jaga jarak sekaligus penggunaan masker. Include bekerja mendeteksi jarak antarorang sekaligus penerapan penggunaan masker. Model kamera yang dibuat pun dihubungkan dengan pengeras suara.

Mengutip laman resmi ITS, Singgih Ardiansyah menyebutkan bahwa kamera Include diintegrasikan dengan pengeras suara dalam suatu boks Include. Boks Include dihubungkan ke dalam sebuah server, kemudian data indikasi pelanggaran pun dapat diproses. Kami memanfaatkan library dari phyton untuk menganalisis adanya pelanggaran,” ujarnya.

Singgih lanjut memaparkan cara kerja kamera Include. Saat kamera Include mendeteksi manusia, maka servernya akan memproses. Lalu, server akan mengembalikan data berupa ada atau tidaknya indikasi pelanggaran prokes yang terjadi. Ketika kamera mendeteksi adanya dua orang atau lebih berdekatan dalam jarak kurang dari satu meter, saatnya pengeras suara bekerja. Begitu pula jika ada pelanggaran penggunaan masker.

“Pengeras suara dari boks akan mengingatkan pelanggar untuk mematuhi prokes,” kata Singgih.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Tim INO-G ini juga membuat aplikasi tambahan yang terhubung dengan boks Include. Aplikasi itu bernama Include app yang hanya bisa dijangkau oleh petugas di lapangan. Apabila ada pelanggaran prokes selama lebih dari satu menit, maka sistem akan mengabari petugas melalui pemberitahuan pada Include app. “Petugas akan secara langsung mengingatkan pelanggar,” imbuh Singgih.

Koordinasi antara boks Include dengan petugas yang memantau aplikasi membuat Singgih yakin dengan efektivitas kamera Include ini. Ia percaya, 99 persen orang akan mematuhi prokes setelah diberi peringatan. Baik melalui pengeras suara dari boks Include, ataupun peringatan langsung dari petugas.

Uji lapangan pun telah dilakukan, guna membuktikan efektivitasnya. Tim memilih salah satu minimarket yang terletak di Purbalingga. Dari hasilnya, mereka yakin itu berhasil. “Kami yakin jika implementasinya benar, terutama di daerah-daerah antrean di minimarket yang rawan pelanggaran, itu akan sangat membantu,” kata Singgih melanjutkan.

Inovasi ini pun mereka bawa ke perlombaan. Berbuah manis, tim INO-G berada di posisi juara III pada ajang Sebelas Maret International IoT Challenge 2021.

Singgih berharap, ciptaan mahasiswa ITS Include ini dapat diimplementasikan secara menyeluruh di Indonesia. Minimal di tempat antrean minimarket seluruh Indonesia. “Dengan begitu, Include bisa menjadi solusi akan setiap pelanggaran prokes yang ada. Khususnya physical distancing dan penggunaan masker,” ujarnya.

ANNISA FEBIOLA

Baca juga: Mata Elang Tim Mahasiswa ITS Gagas Sistem Tilang yang Lebih Cerdas

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Dua Prodi Vokasi ITS Masuk Daftar Tiga Prodi Paling Diminati di SNBT 2024

8 hari lalu

Arsip foto gerbang pintu masuk kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. ANTARA/HO-Humas ITS.
Dua Prodi Vokasi ITS Masuk Daftar Tiga Prodi Paling Diminati di SNBT 2024

ITS berhasil mempertahankan posisi sebagai peraih rerata nilai UTBK tertinggi keempat nasional


Segudang Inovasi Antasena Falcon, Mobil Bertenaga Hidrogen Buatan Mahasiswa ITS

11 hari lalu

Prototipe mobil hemat energi generasi ke-9, Antasena Falcon, buatan mahasiwa ITS (Dok. ITS)
Segudang Inovasi Antasena Falcon, Mobil Bertenaga Hidrogen Buatan Mahasiswa ITS

Mahasiswa ITS kembali memperbaharui Antasena, mobil hemat energi, menjelang ajang SEM 2024. Desainnya kian ringan dan efisien.


Cara Startup Milik Mahasiswa ITS Menyulap Tumbuhan Mikroalga jadi Pembersih Udara

11 hari lalu

Mahasiswa ITS ciptakan Air Purifier berbasis Bioteknologi Mikroalga (Dok. ITS)
Cara Startup Milik Mahasiswa ITS Menyulap Tumbuhan Mikroalga jadi Pembersih Udara

Aither, startup besutan mahasiswa ITS, mengembangkan alat pembersih udara berbasis mikroalga, tumbuhan air penyerap CO2.


Begini Wujud Proyek REIDI di ITS, Living Laboratory Termegah di Indonesia

14 hari lalu

Tampilan denah Renewable Energy Integration Demonstrator of Indonesia (REIDI) di ITS (Dok. Humas ITS)
Begini Wujud Proyek REIDI di ITS, Living Laboratory Termegah di Indonesia

Pengembangan REIDI, proyek kongsi ITS dan Universitas Teknologi Nanyang, tengah berjalan. Diklaim sebagai living laboratory terbesar di Indonesia.


Ketahui Lebih Dekat Apa Itu Internet of Things dan Cara Kerjanya

20 hari lalu

Internet of Things (IoT). shutterstock.com
Ketahui Lebih Dekat Apa Itu Internet of Things dan Cara Kerjanya

Internet of Things, atau IoT, adalah jaringan perangkat yang saling terkait yang menghubungkan dan bertukar data dengan perangkat IoT lain dan cloud.


UKT ITS Tetap, Tapi IPI Naik Hampir Dua Kali Lipat

22 hari lalu

Arsip foto gerbang pintu masuk kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. ANTARA/HO-Humas ITS.
UKT ITS Tetap, Tapi IPI Naik Hampir Dua Kali Lipat

ITS menetapkan penambahan kelompok UKT menjadi 9 kelompok untuk jalur regular atau di luar jalur Mandiri.


ITS Buka Seleksi Mandiri Mahasiswa, Ada Tes Khusus untuk 3 Prodi Desain

22 hari lalu

Gedung Graha Sepuluh Nopember, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), yang menjadi pusat kegiatan mahasiswa dan dosen, di Surabaya, Jawa Timur, 2007. [TEMPO/ Sunudyantoro; SD20070712037] KOMUNIKA ONLINE
ITS Buka Seleksi Mandiri Mahasiswa, Ada Tes Khusus untuk 3 Prodi Desain

ITS menyediakan dua skema jalur seleksi mandiri mahasiswa baru 2024. Beberapa prodi menetapkan persyaratan tambahan.


ITS Buka Program Studi Rekayasa Keselamatan Proses

23 hari lalu

Arsip foto gerbang pintu masuk kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. ANTARA/HO-Humas ITS.
ITS Buka Program Studi Rekayasa Keselamatan Proses

ITS membuka program studi S1 Rekayasa Keselamatan Proses. Diklaim sebagai prodi pertama dan satu-satunya di Indonesia.


COVID-19 Masih Ada, Kemenkes Minta Tingkatkan Prokes dan PHBS

24 hari lalu

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. TEMPO/Subekti
COVID-19 Masih Ada, Kemenkes Minta Tingkatkan Prokes dan PHBS

Masyarakat kembali diminta menerapkan protokol kesehatan dan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) dalam merespons potensi peningkatan kasus COVID-19.


Wujud Jemuran Pintar Buatan Siswi SMK Kupang yang Viral, Datang dari Modal Rp 10 Juta

25 hari lalu

Siswi SMK Negeri 4 Kupang, Nusa Tenggara Timur, Maria Cyntia Casandra Temaluru, ciptakan produk teknologi inovasi berupa jemuran pintar berbasis Internet of Things (IoT). Jemuran pintar ini merupakan proyek keenam dia selama menjadi pelajar di SMK Negeri 4 Kupang. (Dok. Istimewa)
Wujud Jemuran Pintar Buatan Siswi SMK Kupang yang Viral, Datang dari Modal Rp 10 Juta

Jemuran pintar buatan Siswi SMK Kupang yang viral bukan proyek secepat kilat. Teknologi itu digarap bertahap dari modal Rp 10 juta.