Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Daftar 58 Ilmuwan Indonesia Masuk Top 2% Ilmuwan Paling Berpengaruh di Dunia

Reporter

image-gnews
Seorang teknisi laboratorium mempersiapkan media tumbuh virus di Eijkman Institute, Jakarta, Indonesia 31 Agustus 2016.  REUTERS/Darren Whiteside
Seorang teknisi laboratorium mempersiapkan media tumbuh virus di Eijkman Institute, Jakarta, Indonesia 31 Agustus 2016. REUTERS/Darren Whiteside
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 58 ilmuwan dari Indonesia yang berasal dari berbagai lembaga riset dan perguruan tinggi masuk dalam daftar 2% ilmuwan yang paling berpengaruh di dunia. Pemeringkatan Top 2% World Ranking Scientists  ini dipublikasikan Stanford University dan Elsevier BV.

Pemeringkatan Top 2% World Ranking Scientists  ini secara tahunan diperbarui oleh Elsevier BV dan Stanford University. Yang terbaru, data ini diperbarui pada 20 Oktober 2021. Dalam pembaruan kali ini, terdapat 58 ilmuwan asal Indonesia yang masuk daftar  2% ilmuwan paling berpengaruh di dunia.

Jumlah ini mengalami kenaikan dibanding tahun lalu yang hanya berjumlah 40 ilmuwan. Kendati demikian, Indonesia masih jauh tertinggal bila disbanding Malaysia, yang tahun 2020 lalu saja mampu memasukkan 388 ilmuwan dalam top 2% ilmuwan dunia yang paling berpengaruh.

Ini pun bila diteliti berdasarkan nama, ada beberapa nama yang bukan orang Indonesia. Mereka sepertinya ilmuwan asing yang bekerja di lembaga internasional yang berada di Indonesia. Adapula ilmuwan asal Indonesia yang bekerja di luar negeri yang masuk dalam pemeringkatan ini.    

Bila dibandingkan dengan beberapa negara lain di Asia, Indonesia sangat jauh tertinggal, seperti Jepang dengan 4.483 nama, India dengan 9.104 nama, dan China dengan 12.948 nama.

Pemeringkatan ini dilakukan oleh tiga peneliti asal Stanford University. Ketiganya adalah Prof John Ioannidis, Jeroen Baas, dan Kevin Boyack. Hasil pemeringkatan ini disampaikan lewat publikasi ilmiah berjudul Data for Updated Science-Wide Author Databases of Standardized Citation Indicators.

Peringkat didasarkan pada c-score yang merupakan jumlah sitasi publikasi yang tidak termasuk sitasi oleh diri sendiri (nonself-citation).

Mengapa daftar 2% ilmuwan dunia yang dirilis Standford University ini bisa disebut juga sebagai daftar ilmuwan paling berpengaruh di duni?

Karena pemeringkatan menunjukkan 2% ilmuwan yang nama-namanya paling banyak dikutip dalam jurnal-jurnal ilmiah di dunia. Pemeringkatan ini secara rinci menampilkan 159.648 ilmuwan yang karyanya paling sering dikutip oleh para peneliti lain di seluruh dunia. Atas dasar itu, menjadikan mereka sebagai ilmuwan aling berpengaruh di dunia.

Lalu, siapa saja ilmuwan Indonesia paling berpengaruh yang termasuk dalam pembaruan kali ini? Dilansir dari laman berita.upi.edu, berikut 58 ilmuwan Indonesia tersebut:

Rank Indonesia

Rank Dunia

Peneliti

Institusi

1

33120

Rohman, Abdul

Universitas Gadjah Mada

2

42924

Firman, Tommy

Institut Teknologi Bandung

3

44212

Kuswandi, Bambang

Universitas Jember

4

51022

Ismadji, Suryadi

Widya Mandala Surabaya Catholic University

5

59512

Murdiyarso, Daniel

Center for International Forestry Research, West Java

6

64645

Larson, Anne

Center for International Forestry Research, West Java

7

65272

Silitonga, A. S.

Politeknik Negeri Medan

8

83641

Iskandar, Ferry

Institut Teknologi Bandung

9

84179

Fatimah, Is

Universitas Islam Indonesia

10

86196

Hawley, William A.

UNICEF Indonesia

11

89170

Nandiyanto, Asep Bayu Dani

Universitas Pendidikan Indonesia

12

95139

Putra, Nandy

Universitas Indonesia

13

96033

Susanto, Heru

Universitas Diponegoro

14

97844

Sumboja, Afriyanti

Institut Teknologi Bandung

15

102933

Fulazzaky, Mohamad Ali

Universitas Djuanda

16

105270

Suhartanto, Dwi

Politeknik Negeri Bandung

17

106519

Herawan, T.

Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo

18

114134

Harapan, Harapan

Universitas Syiah Kuala

19

119831

Berawi, Mohammed Ali

Universitas Indonesia

20

120099

Marfai, M. A.

Universitas Gadjah Mada

21

126660

Wenten, I. G.

Institut Teknologi Bandung

22

131315

Sugiharto, S.

Universitas Diponegoro

23

141586

Pranata, Raymond

Universitas Pelita Harapan

24

144638

Hadinegoro, Sri Rezeki

Universitas Indonesia

25

148067

Pambudi, Nugroho Agung

Universitas Sebelas Maret

26

150763

Syafiuddin, Achmad

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

27

152414

Muntohar, Agus Setyo

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

28

154140

Saleh, Rosari

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Universitas Indonesia

29

154503

Pangestuti, Ratih

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

30

154745

Widodo, A.

Universitas Diponegoro

31

157322

Indarto, Antonius

Institut Teknologi Bandung

32

158617

Maryudi, Ahmad

Universitas Gadjah Mada

33

164999

Elyazar, Iqbal R.F.

Oxford University Clinical Research Unit

34

166014

Suwarno, Suwarno

Institut Teknologi Bandung

35

169950

Muchlisin, Z. A.

Universitas Syiah Kuala

36

170638

Rachmawati, Heni

Institut Teknologi Bandung

37

170763

Christwardana, Marcelinus

Institut Teknologi Indonesia

38

172497

Abral, Hairul

Universitas Andalas

39

173554

Jayanegara, Anuraga

IPB University

40

174804

Holmgren, Peter

Center for International Forestry Research, West Java

41

177753

Pawitan, Jeanne Adiwinata

Universitas Indonesia

42

180682

Sasmono, R. Tedjo

Eijkman Institute for Molecular Biology

43

182591

Sarno, Riyanarto

Institut Teknologi Sepuluh Nopember

44

182882

Ambarita, H.

Universitas Sumatera Utara

45

182885

Sutikno, Tole

Universitas Ahmad Dahlan

46

185360

Ulhaq, Zulvikar Syambani

State Islamic University of Malang

47

186069

Dahono, Pekik Argo

Institut Teknologi Bandung

48

186223

Kosen, Soewarta

Independent Consultant

49

188408

Katili, Irwan

Universitas Indonesia

50

189577

Yasin, Moh

Universitas Airlangga

51

189643

Aldila, Dipo

Universitas Indonesia

52

189716

Munir, Achmad

Institut Teknologi Bandung

53

189770

Hidayat, Taufiq

Institut Teknologi Bandung

54

189772

Achmad, Muhammad Harun

Hasanuddin University

55

189943

Nurdin, Muhammad

Universitas Halu Oleo

56

189989

Suyanto, Suyanto

Telkom University

57

190050

Surya, Batara

Bosowa University

58

190052

Nasution, Mahyuddin K.M.

Universitas Sumatera Utara

NAUFAL RIDHWAN ALY

Baca juga: Alasan Ilmuwan Indonesia Lebih Memilih Berkarier di Luar Negeri

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Masa Tunggu Kerja Lulusannya Dinilai Terbaik, Rektor Unissula Semarang: Rajin Bersedekah

7 jam lalu

Ilustrasi lowongan pekerjaan. ANTARA/R. Rekotomo
Masa Tunggu Kerja Lulusannya Dinilai Terbaik, Rektor Unissula Semarang: Rajin Bersedekah

Rektor Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang membeberkan kunci yang memudahkan lulusan perguruan tinggi untuk mendapatkan pekerjaan.


ITB Kebagian Jatah KIP-K Merdeka untuk 787 Mahasiswa Baru

17 jam lalu

Institut Teknologi Bandung. Foto : ITB
ITB Kebagian Jatah KIP-K Merdeka untuk 787 Mahasiswa Baru

Dalam proses seleksi penerima KIP-K, pihak kampus ITB melakukan verifikasi terhadap mahasiswa baru lalu diverifikasi ulang Kemendikbudristek


Penulis Buku Gibran The Next President: Saya Bukan Orang Politik, Menjadi Pendukung Siapa, Dibayar Siapa

1 hari lalu

Penulis buku Ahmad Bahar meluncurkan bukunya yang berjudul Gibran The Next President di Kota Solo, Jawa Tengah, pada, Jumat (14/6).
Penulis Buku Gibran The Next President: Saya Bukan Orang Politik, Menjadi Pendukung Siapa, Dibayar Siapa

Penulis buku Ahmad Bahar meluncurkan buku berjudul Gibran The Next President. Ia mengaku bukan simpatisan maupun dibayar siapapun dalam membuatnya.


Minta Porsi Anggaran Pendidikan Ditambah, Kemendikbudristek: Supaya Bisa Bantu Biaya Operasional Perguruan Tinggi

1 hari lalu

Ilustrasi perguruan tinggi. shutterstock.com
Minta Porsi Anggaran Pendidikan Ditambah, Kemendikbudristek: Supaya Bisa Bantu Biaya Operasional Perguruan Tinggi

Kemendikbudristek sedang melakukan diskusi dengan sejumlah pemangku kepentingan membahas tata kelola 20 persen anggaran pendidikan.


Selain Buku Gibran The Next President, Ini Judul Buku Lain Ahmad Bahar yang Bahas Soal Anak Jokowi

1 hari lalu

Tim penulis buku Ahmad Bahar memperlihatkan buku Gibran The Next President saat peluncuran di Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat, 14 Juni 2024. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Selain Buku Gibran The Next President, Ini Judul Buku Lain Ahmad Bahar yang Bahas Soal Anak Jokowi

Penulis Ahmad Bahar meluncurkan buku Gibran The Next President di Solo, Jumat, 14 Juni 2024. Sebelumnya, ia pernah menulis soal Gibran juga.


Puluhan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual ITB Gelar Pameran Karya Ilustrasi Buku Anak

1 hari lalu

Pengunjung pameran ilustrasi buku anak dan portofolio grafis mahasiswa Desain Komunikasi Visual ITB, 13-15 Juni 2024. (Dok. Panitia).
Puluhan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual ITB Gelar Pameran Karya Ilustrasi Buku Anak

Pada pameran karya kali ini panitia mengangkat tema sesuai lima nilai yang menggambarkan proses pembuatan ilustrasi buku anak dan pesannya.


ITB Bakal Menolak Peserta Seleksi Mandiri yang Sudah Lolos SNBT 2024

1 hari lalu

Ilustrasi kampus ITB. Instagram
ITB Bakal Menolak Peserta Seleksi Mandiri yang Sudah Lolos SNBT 2024

ITB akan menolak peserta Seleksi Mandiri dari siswa yang telah lolos SNBT 2024. ITB tak ingin ada calon mahasiswa yang kehilangan kesempatan ke PTN.


Mengenang Demam Citayam Fashion Week 2 Tahun Lalu

1 hari lalu

Gaya remaja di kawasan Dukuh Atas, Sudirman, Jakarta, Ahad, 17 Juli 2022. Fenomena Citayam Fashion Week oleh remaja SCBD (Sudirman, Citayam. Bojonggede, Depok) yang viral di Media Sosial merupakan istilah bagi para remaja yang berpenampilan modis dan nongkrong di kawasan Dukuh Atas, Sudirman, Jakarta. TEMPO/M Taufan Rengganis
Mengenang Demam Citayam Fashion Week 2 Tahun Lalu

Pada 2022, Citayam Fashion Week yang mengusung konsep nyaris sama layaknya Harajuku di Jepang. Ini kilas balik kehebohannya.


Cara Registrasi Ulang Calon Mahasiswa Baru UGM Jalur SNBT, Ini Berkas yang Perlu Disiapkan

2 hari lalu

Ilustrasi Universitas Gadjah Mada (UGM). Shutterstock
Cara Registrasi Ulang Calon Mahasiswa Baru UGM Jalur SNBT, Ini Berkas yang Perlu Disiapkan

Apa saja berkas yang perlu disiapkan untuk registrasi ulang di UGM?


Keluarga Mahasiswa ITB Minta Pemerintah Cabut Izin Usaha Sawit di Boven Digoel Papua

2 hari lalu

Perwakilan masyarakat suku Awyu Papua dan suku Moi menggelar doa dan ritual adat di depan Gedung Mahkamah Agung, Jakarta Pusat, 27 Mei 2024. Mereka menuntut Mahkamah Agung menjatuhkan putusan hukum dan membatalkan izin perusahaan sawit untuk melindungi hutan adat di Papua. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Keluarga Mahasiswa ITB Minta Pemerintah Cabut Izin Usaha Sawit di Boven Digoel Papua

Keluarga Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (KM ITB) menolak kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat Indonesia dan dapat menimbulkan kerusakan lingkungan hidup.