Kisah Shabrina, Rela Lepas SBMPTN 2022 Demi Raih Prodi Kedokteran

Reporter

Editor

Devy Ernis

Seorang peserta ujian memeluk orang tuanya sebelum mengikuti UTBK-SBMPTN 2021 di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Senin, 12 April 2021. Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dilaksanakan dalam 2 gelombang yang pertama 12 April - 18 April 2021, dan yang kedua 26 April - 4 Mei 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Shabrina, siswa Madrasah Aliyah Amanatul Ummah Pacet, Mojokerto, Jawa Timur merupakan satu dari 192.810 orang yang dinyatakan lolos Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) 2022. Namun, perempuan berusia 20 tahun itu rela melepas statusnya di SBMPTN 2022 demi menggapai citanya masuk jurusan Kedokteran.

Sabrina dinyatakan lulus Ujian Tertulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK SBMPTN) 2022 pada program studi Teknik Industri Universitas Brawijaya (UB). Teknik Industri menjadi pilihan keduanya, sedangkan pilihan pertama adalah program studi Pendidikan Dokter UB.

“Saya memang ingin menjadi dokter. Orang tua juga mendukung saya untuk masuk jurusan Kedokteran. Jadi, saya masih mencoba untuk mengikuti seleksi mandiri di UGM ambil Fakultas Kedokteran,” ujar Shabrina kepada Tempo pada Jumat malam, 24 Juni 2022.

Shabrina mengaku kurang sreg dengan pilihan keduanya di UB. Maka itu dia memutuskan mendaftar jalur mandiri Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 15 Juni lalu. Pilihan pertamanya adalah program studi Kedokteran dan pilihan kedua adalah Kedokteran Hewan UGM.

Pada 30 Juni mendatang, dia akan mengikuti ujian mandiri. Hasilnya baru akan diumumkan pada 13 Juli 2022. Tak hanya mengikuti jalur mandiri UGM, dia juga berniat mendaftar jalur mandiri Universitas Indonesia yang pendaftarannya masih dibuka hingga Senin, 27 Juni 2022.

Sekalipun mengikuti seleksi jalur mandiri, Shabrina mengaku akan tetap melakukan daftar ulang SBMPTN 2022 di UB. Jadwal daftar ulang di UB dimulai pada Senin, 27 Juni hingga 8 Juli 2022. “Buat jaga-jaga,” ujarnya. Apabila tak lolos seleksi mandiri, mau tak mau Shabrina harus mengambil SBMPTN agar bisa kuliah.

Rela Gap Year Demi Masuk Kedokteran

Tekad Shabrina yang kuat untuk bisa masuk jurusan Kedokteran sudah muncul sejak tahun lalu. Dia sampai memutuskan tak kuliah pada tahun lalu demi mendapat jurusan Kedokteran. Pada 2021, Shabrina mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan SBMPTN dengan mengambil pilihan pertama program studi Kedokteran di Universitas Sebelah Maret (UNS). Namun, sayangnya tak satu pun pilihannya yang berhasil lolos. 

Gagal di SBMPTN dan SNMPTN, Shabrina lalu mencoba jalur mandiri di tahun yang sama di UGM dan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ). Dari dua seleksi mandiri yang dia ikuti, Shabrina hanya lolos pada pilihan kedua di jurusan Teknik Industri di UPNVJ. “Enggak diambil khawatir kuliahnya jadi tidak serius karena kurang sreg sama jurusannya. Akhirnya saya memutuskan untuk tidak kuliah dulu,” ujarnya.

Selama menunggu pendaftaran masuk perguruan tinggi negeri, Shabrina mengaku hari-harinya diisi dengan belajar. Dia juga mengikuti les atau bimbingan belajar. Shabrina juga mengikuti try out yang digelar secara online. 

Shabrina tahu untuk lolos SBMPTN, dirinya harus mengalahkan 800.852 peserta yang mendaftar SBMPTN 2022. Namun, keinginannya untuk menjadi dokter lebih kuat. Dia berharap perjuangannya bisa berhasil pada seleksi mandiri yang dia ikuti. “Sebenarnya sayang kalau dilepas, tapi memang saya ingin sekali menjadi dokter,” katanya.

Baca juga: Pendaftaran Jalur Mandiri Unpad, Ujian Bisa dari Rumah






Ini Kata Mahasiswa yang Dikunjungi Jokowi di BUMN Startup Day

1 hari lalu

Ini Kata Mahasiswa yang Dikunjungi Jokowi di BUMN Startup Day

Pertamina mengusung lima tim jebolan Pertamuda 2021 di ajang kegiatan BUMN Startup Day. Seluruhnya digawangi mahasiswa: Unair, UI, UGM, UB.


Prilly Latuconsina Jadi Dosen di UGM, Mengajar dan Belajar dalam Satu Waktu

1 hari lalu

Prilly Latuconsina Jadi Dosen di UGM, Mengajar dan Belajar dalam Satu Waktu

Prilly Latuconsina berbagi pengalaman sebagai selebriti atau tokoh melewati proses selebritikasi atau indikator-indikator untuk menjadi selebritas.


Dubes Norwegia: 100 Juta Dollar Sudah Diberikan untuk Hutan Indonesia

2 hari lalu

Dubes Norwegia: 100 Juta Dollar Sudah Diberikan untuk Hutan Indonesia

Pengelola dana iklim milik Pemerintah Norwegia sangat ingin berinvestasi dalam energi terbarukan di Indonesia, tapi ...


Program Kreativitas Mahasiswa 2022, UGM Loloskan Terbanyak dengan 117 Judul

3 hari lalu

Program Kreativitas Mahasiswa 2022, UGM Loloskan Terbanyak dengan 117 Judul

UGM memperoleh pendanaan dan insentif Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) terbanyak di antara perguruan tinggi di klaster 1 pada tahun ini.


Guru Besar UGM Samekto Wibowo Tewas Terseret Ombak, Bagaimana Cara Tetap Aman Main di Pantai?

3 hari lalu

Guru Besar UGM Samekto Wibowo Tewas Terseret Ombak, Bagaimana Cara Tetap Aman Main di Pantai?

Guru Besar UGM Samekto Wibowo tewas terseret ombak. Berikut sejumkah tips aman bermain di pantai, apa saja yang perlu diperhatikan?


UGM Beri Penghormatan Terakhir Guru Besar Kedokteran yang Tewas Terseret Ombak

5 hari lalu

UGM Beri Penghormatan Terakhir Guru Besar Kedokteran yang Tewas Terseret Ombak

Rektor UGM Ova Emilia memimpin upacara penghormatan terakhir untuk Samekto. Mengenang sebagai pribadi yang ramah, disiplin, dan sabar.


Terseret Ombak Pantai di Gunungkidul, Guru Besar UGM Meninggal

6 hari lalu

Terseret Ombak Pantai di Gunungkidul, Guru Besar UGM Meninggal

Guru Besar Fakultas UGM Samekto Wibowo, 78, meninggal dunia usai terseret dan tenggelam di Pantai Pulang Sawal, Kabupaten Gunungkidul,


Mulai Pekan Depan Prilly Latuconsina Menjadi Dosen Tamu UGM, Apa Mata Kuliahnya?

6 hari lalu

Mulai Pekan Depan Prilly Latuconsina Menjadi Dosen Tamu UGM, Apa Mata Kuliahnya?

Prilly Latuconsina akan mengajar sebagai dosen tamu di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) UGM mulai pekan depan. Berhenti dari dunia hiburan?


7 Tahun Pendekar Hukum Adnan Buyung Nasution Berpulang, Kisah Mendirikan LBH dan YLBHI

7 hari lalu

7 Tahun Pendekar Hukum Adnan Buyung Nasution Berpulang, Kisah Mendirikan LBH dan YLBHI

Adnan Buyung Nasution sudah 7 tahun berpulang. Pemikiran pendiri LBH dan YLBHI, advokat sekaligus aktivis HAM ini terus bergaung hingga saat ini.


Prilly Latuconsina Mendaftar Praktisi Mengajar, Kampus Terpilih: UGM

7 hari lalu

Prilly Latuconsina Mendaftar Praktisi Mengajar, Kampus Terpilih: UGM

Prilly Latuconsina akan mengajar apa? Kapan mata kuliah akan diberikannya? Simak penjelasan dari UGM berikut ini.