Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Atasi Kekurangan Dokter, Kemenkes Sediakan 2.500 Beasiswa Kedokteran

Reporter

Editor

Devy Ernis

image-gnews
Ilustrasi dokter. shutterstock.com
Ilustrasi dokter. shutterstock.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kesehatan menyediakan 2.500 beasiswa untuk dokter dan tenaga kesehatan dalam dan luar negeri. Upaya ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dokter, dokter spesialis, dan fellowship di Indonesia.

Saat ini, Indonesia masih mengalami kekurangan dokter spesialis yang berakibat pada antrian pasien yang panjang untuk mendapatkan penanganan. Akses terhadap dokter juga sulit, disebabkan oleh kurangnya angka produksi dan tidak meratanya distribusi dokter spesialis ke seluruh fasilitas layanan kesehatan di Indonesia.

Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril mengatakan masyarakat kesulitan untuk mendapatkan akses kepada dokter. Melalui beasiswa ini, pemerintah berharap untuk mempercepat produksi dokter dan dokter spesialis untuk mengatasi kekurangan dokter.

“Diperlukan sistem yang baru untuk meningkatkan jumlah produksi dan upaya pemerataan dokter di semua kabupaten/kota di Indonesia,” ujar Syahril di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis pada Rabu, 29 Maret 2023.

Sebagai upaya transformasi tersebut, mulai 6 Juli 2023 akan dilakukan simplifikasi izin pendidikan kedokteran dalam mencetak jumlah tenaga kesehatan yang cukup melalui konsep piloting collegium based di enam rumah sakit.

“Transformasi memang tidak mudah, butuh kerja keras, cerdas, sinergi, kolaborasi, termasuk keteguhan hati dalam memulai dan menjalankannya. Hilangkan ego sektoral, kita sama-sama berpikir luas, jangka panjang, untuk kepentingan masyarakat luas,” ungkap Syahril.

Kemenkes bersama dengan Lembaga Pendidikan Dana Pemerintah (LPDP) berupaya meningkatkan jumlah penerima beasiswa pendidikan dokter spesialis yang semula 300 menjadi 600 di tahun 2022. Pada 2023 menjadi 1.600, dan tahun 2024 akan disediakan sebanyak 2.500 beasiswa untuk dokter spesialis, sub-spesialis, termasuk fellowship lulusan luar negeri.

Upaya transformasi SDM kesehatan dilakukan dengan cara meningkatkan mutu tenaga kesehatan melalui pendidikan. Beberapa program beasiswa pendidikan yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan antara lain:

Beasiswa Dokter Spesialis-subspesialis/Dokter Gigi Spesialis
Kemenkes telah melaksanakan Program Bantuan Dokter Spesialis-subspesialis/Pendidikan Dokter Gigi Spesialis sejak tahun 2008 hingga saat ini. Jumlah peserta mencapai 9.527 orang dari seluruh provinsi di Indonesia, termasuk putra/putri di daerah Papua dan Papua Barat serta TNI dan POLRI. 

Peserta yang masih aktif di fakultas kedokteran maupun kedokteran gigi yang melaksanakan program ini hingga Januari 2022 sebanyak 2.144 orang. Angka tersebut terdiri dari 1.888 dokter spesialis, 229 dokter gigi spesialis, dan 29 dokter subspesialis. Peserta yang telah lulus sebanyak 7.004 orang, terdiri dari 6.596 dokter spesialis, 394 dokter gigi spesialis dan 14 dokter subspesialis.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis
Kemenkes memberikan beasiswa fellowship dokter spesialis untuk pemenuhan pelayanan kanker, jantung, stroke, uro-nefrologi (KJSU). Peserta fellowship dapat berasal dari latar belakang dokter spesialis PNS dan non-PNS yang akan ditempatkan di RS pemerintah yang membutuhkan jenis layanan fellowship (KJSU). 

Tahun ini dibuka 29 jenis fellowship, dengan target pemberian kepada sejumlah 170 orang. Peserta beasiswa fellowship ini akan mendapatkan biaya penyelenggaraan fellowship, biaya hidup dan biaya operasional, biaya buku atau referensi sesuai SBM tahun berjalan.

Beasiswa Calon Dokter dan Dokter Gigi
Kemenkes juga memberikan beasiswa afirmasi dokter atau dokter gigi yang diprioritaskan untuk daerah terpencil, perbatasan, kepulauan, daerah tertinggal, daerah bermasalah kesehatan dan daerah prioritas yang masih kekurangan dokter dan dokter gigi. 

Peserta berasal dari lulusan SMA/sederajat, mahasiswa sarjana kedokteran/kedokteran gigi dan mahasiwa profesi kedokteran/kedokteran gigi. 

Target pemberian beasiswa afirmasi dokter atau dokter gigi pada 2023 sejumlah 800 orang. Penerima beasiswa akan mendapatkan biaya pendidikan, biaya hidup dan biaya operasional, biaya buku atau referensi sesuai SBM tahun berjalan, dan biaya penelitian sesuai anggaran Kemenkes.

 

Beasiswa Pendidikan bagi SDM Kesehatan
Kemenkes memberikan bantuan beasiswa pendidikan kepada SDM Kesehatan untuk ditingkatkan kualifikasinya, khususnya bagi pegawai yang berstatus PNS. Bantuan beasiswa diberikan untuk semua jenjang pendidikan (D4, SI, Profesi, S2 dan S3). 

Pemberian bantuan beasiswa tingkat pusat diberikan kepada SDMK Kemenkes baik pusat maupun UPT. Untuk daerah saat ini, penerima beasiswa tugas belajar (tubel) Kemenkes sebanyak 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota di Indonesia, sedangkan untuk daerah prioritas dari 305 kabupaten/kota yang memiliki peserta beasiswa Kemenkes yaitu 215 kabupaten/kota dengan persebaran pendidikan peserta di 57 institusi pendidikan.

Beasiswa Program Afirmasi Pendidikan Tinggi Tenaga Kesehatan (Padinakes)
Padinakes adalah pemberian bantuan biaya pendidikan bagi putra/putri Indonesia, diutamakan dari DTPK dan DBK untuk memperoleh pendidikan tinggi di Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes dan melaksanakan pendayagunaan setelah menyelesaikan pendidikan.

Program Padinakes dimulai sejak tahun 2021. Rekrutmen terbuka untuk peserta lulusan SMA dan peserta mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan tahun terakhir di Poltekkes Kemenkes.

Pilihan Editor: Wisudawan Tertua ITS Lulus Usia 69 Tahun, Punya 10 Gelar Magister dan 2 Doktor

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Ahmad Bahar Buka Suara Soal Lomba Senyum Mirip Gibran di 2 Perguruan Tinggi

2 hari lalu

Tim penulis buku Ahmad Bahar memperlihatkan buku Gibran The Next President saat peluncuran di Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat, 14 Juni 2024. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Ahmad Bahar Buka Suara Soal Lomba Senyum Mirip Gibran di 2 Perguruan Tinggi

Penulis buku Gibran The Next President, Ahmad Bahar buka suara soal penyelenggaraan lomba senyum mirip wakil presiden terpilih, Gibran.


Hasil SNBT Diumumkan, Ilmu Kedokteran Raih Nilai Rata-rata Tertinggi di Unair

4 hari lalu

Kampus Universitas Airlangga Surabaya. ANTARA/HO-Humas Unair.
Hasil SNBT Diumumkan, Ilmu Kedokteran Raih Nilai Rata-rata Tertinggi di Unair

Tahun ini Unair menerima sebanyak 2.831 calon mahasiswa baru pada seleksi SNBT.


10 Beasiswa Kuliah ke Luar Negeri yang Masih Buka Pendaftaran hingga Juli 2024

5 hari lalu

Ilustrasi beasiswa. Eduspace
10 Beasiswa Kuliah ke Luar Negeri yang Masih Buka Pendaftaran hingga Juli 2024

Daftar beasiswa kuliah ke luar negeri yang masih membuka pengajuan untuk mahasiswa internasional.


Kementerian Kominfo Buka Program Beasiswa untuk S2, Ini Persyaratannya

9 hari lalu

Ilustrasi beasiswa. Freepik
Kementerian Kominfo Buka Program Beasiswa untuk S2, Ini Persyaratannya

Kementerian Kominfo membuka pendaftaran program beasiswa S2 kemitraan dalam negeri yang berlangsung hingga 8 Juli 2024.


Beasiswa Pendidikan Indonesia Dibuka hingga 30 Juni, Begini Cara Daftarnya

9 hari lalu

Ilustrasi beasiswa. Eduspace
Beasiswa Pendidikan Indonesia Dibuka hingga 30 Juni, Begini Cara Daftarnya

Kemendikbudristek membuka pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) hingga 30 Juni 2024 untuk mahasiswa D4/S1, S2, dan S3.


KRIS: Kapasitas Tempat Tidur Rumah Sakit hingga Sosialisasi Mencegah Kegaduhan

9 hari lalu

KRIS: Kapasitas Tempat Tidur Rumah Sakit hingga Sosialisasi Mencegah Kegaduhan

Iuran KRIS sedang dalam kajian dari Kementerian Keuangan, DJSN, BPJS Kesehatan, dan Kemenkes


Mahasiswa Asing Peminat UMS 2024 Capai 8.456 Orang, Wakil Rektor: Cukup Mengejutkan bagi Kami

10 hari lalu

Universitas Muhammadiyah Surakarta. Foto ums.ac.id
Mahasiswa Asing Peminat UMS 2024 Capai 8.456 Orang, Wakil Rektor: Cukup Mengejutkan bagi Kami

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi perguruan tinggi di Indonesia yang relatif banyak diminati mahasiswa asing dari berbagai negara


Tarif Iuran KRIS BPJS Kesehatan Ditetapkan Paling Lambat 1 Juli 2025, Wamenkes: Belum Ada Keputusan Final

10 hari lalu

Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 6 Juni 2024. Rapat tersebut membahas penjelasan pelaksanaan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) dalam Perpres 59 tahun 2024 tentang perubahan ketiga atas peraturan Presiden nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, dan membahas perkembangan penataan koordinasi benefit antara BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta dan pembiayaan inovatit demi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan JKN. TEMPO/M Taufan Rengganis
Tarif Iuran KRIS BPJS Kesehatan Ditetapkan Paling Lambat 1 Juli 2025, Wamenkes: Belum Ada Keputusan Final

Wamenkes Dante Saksono Harbuwono, menyebutkan besaran iuran untuk sistem KRIS BPJS Kesehatan akan ditetapkan paling lambat 1 Juli 2025.


Wamenkes: 1.503 Rumah Sakit Siap Terapkan KRIS BPJS Kesehatan

11 hari lalu

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 23 Mei 2022. Rapat tersebut membahas kondisi terkini kasus Hepatitis akut dan langkah-langkah penanganannya, membahas persiapan transisi pandemi menuju endemic termasuk penanganan emerging desease, dan membahas penjelasan persiapan pelaksanaan vaksinasi di Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) dan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Tahun 2022. TEMPO/M Taufan Rengganis
Wamenkes: 1.503 Rumah Sakit Siap Terapkan KRIS BPJS Kesehatan

Wamenkes mengatakan, per 20 Mei 2024 sebanyak 1.053 rumah sakit di Indonesia telah siap untuk menerapkan sistem KRIS dalam layanan BPJS Kesehatan.


Profil Dokter Padmosantjojo, Ahli Bedah Saraf yang Berhasil Memisahkan Kembar Siam

11 hari lalu

Ilustrasi bayi berkepala dua/kembar siam. ANTARA
Profil Dokter Padmosantjojo, Ahli Bedah Saraf yang Berhasil Memisahkan Kembar Siam

Padmosantjojo adalah dokter bedah saraf yang pertama kali berhasil pisahkan kembar siam di Indonesia.