Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Mirip IISMA, Kemenag Buka Beasiswa MOSMA untuk Mahasiswa PT Keagamaan

Reporter

Editor

Devy Ernis

image-gnews
Ilustrasi asrama mahasiswa. Sumber: Shutterstock/english.alarabiya.net
Ilustrasi asrama mahasiswa. Sumber: Shutterstock/english.alarabiya.net
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) membuka beasiswa bagi mahasiswa perguruan tinggi keagamaan (PTK) untuk kuliah satu semester di luar negeri. Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama M. Ali Ramdhani mengatakan, seleksi penerimaan beasiswa dibuka pada pertengahan Juni 2023.

Saat ini, pihaknya tengah menyosialisasikan program. “Pendaftaran seleksi program ini dibuka pada 15-26 Juni 2023. Peserta yang memenuhi syarat dan berminat bisa mendaftar melalui laman beasiswa.kemenag.go.id,” terang Ali Ramdhani dilansir dari situs Kementerian Agama pada Rabu, 14 Juni 2023.

Ali menjelaskan program beasiswa yang digulirkan bertajuk Mora Overseas Student Mobility Awards (MOSMA). Program ini berupa perkuliahan maksimal satu semester (durasi maksimal enam bulan) di kampus luar negeri yang dapat dikonversi ke dalam SKS (satuan kredit semester) di kampus asal. Adapun Kementerian Pendidikan juga memiliki Indonesian International Student Mobility Awards atau IISMA dengan model yang sama.

Kemenag, kata Ali, merencanakan dua skema penempatan perguruan tinggi. Pertama, mahasiswa akan memilih perguruan tinggi tujuan sesuai pilihan mereka sendiri. Kedua, mahasiswa akan difasilitasi penugasannya pada universitas yang ditetapkan oleh Kementerian Agama.

“Program ini diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman mahasiswa melalui studi di luar negeri,” paparnya.

Program ini, kata Dani, dibuka bagi mahasiswa sarjana, magister, dan doktoral. Ada 42 perguruan tinggi yang bisa menjadi pilihan seperti di wilayah ASEAN, Australia, Amerika, dan Eropa.

Ali menjamin peserta program ini akan mendapat 20 angka kredit yang dapat ditransfer ke perguruan tinggi asal di Indonesia. Selain itu, mahasiswa juga dapat submit artikel jurnal bereputasi Internasional, khususnya bagi mahasiswa magister dan doktoral.

“Kami berharap program ini dapat meningkatkan jaringan internasional melalui pertemuan mahasiswa lokal dan internasional, dosen dan masyarakat,” sebutnya.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama Ahmad Zainul Hamdi mengatakan seleksi administrasi akan berlangsung pada 27-29 Juni 2023. Hasil seleksi administrasi ini akan diumumkan pada 30 Juni 2023.

Peserta yang telah lulus seleksi administrasi dapat mengikuti tahap wawancara yang dilaksanakan pada 3-5 Juli 2023. Hasil seleksi wawancara diumumkan pada 7 Juli 2023.

“Peserta yang dinyatakan lulus seleksi, harus mengikuti pembekalan soft-skills pada 7 Agustus 2023. Untuk pelaksanaan programnya, akan dimulai pada rentang antara September dan Desember 2023,” papar Inung, panggilan akrabnya.

Adapun dana beasiswa yang diberikan antara lain berupa biaya transportasi ke luar negeri pergi dan pulang, biaya SPP, biaya hidup bulanan, biaya kedatangan (settlement allowance), visa, dan asuransi.

Berikut persyaratan pendaftaran seleksi program MOSMA 2023:

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang menetap di Indonesia dan tidak memiliki status kewarganegaraan ganda.

2. Terdaftar sebagai Mahasiswa Aktif jenjang S1, S2 atau S3 pada perguruan tinggi keagamaan di bawah binaan Kementerian Agama.

3. Mahasiswa sarjana di semester 4 atau 6 pada berusia maksimal 23 tahun, mahasiswa magister di semester 2 berusia maksimal 25 tahun, dan mahasiswa doktoral di semester 4 berusia maksimal 35 tahun pada Juli di tahun program berlangsung.

4. Tidak pernah mengambil cuti semester selama studi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

5. Tidak pernah berpartisipasi dalam kegiatan mobilitas internasional secara fisik.

6. Memiliki IPK 3.5+ (dari 4.0) dibuktikan dengan transkrip nilai akademik terakhir.

7. Memiliki kemahiran bahasa Inggris yang memadai dengan skor minimum: Syarat TOEFL ITP – 500, IELTS – 5.5 untuk ASEAN TOEFL ITP -475, IELTS - 5.0 TOAFL 550 (Untuk bidang Islamic Studies).

8. Diusulkan oleh Ketua Program Studi dan mendapat rekomendasi dari dekan atau Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis).

9. Memiliki sertifikat kompetensi bahasa asing (bagi pendaftar rumpun ilmu umum atau ilmu agama) dengan masa berlaku maksimal 2 (dua) tahun sejak diterbitkan dengan ketentuan skor sebagai berikut: TOEFL ITP® 500 / IELTS™ 5,5 atau Sertifikat Kompetensi Bahasa Arab Pusat Bahasa PTKIN/PTN 550.

10. Menandatangani Surat Pernyataan Komitmen dan Integritas di atas materai Rp10.000 (format terlampir) yang memuat pernyataan antara lain:
a. Tidak pernah melanggar aturan, norma, dan/atau hukum yang berlaku di Indonesia;
b. Tidak sedang mendaftar, akan menerima, atau menerima beasiswa dari sumber lain yang berpotensi double funding selama mengikuti Program MORA Overseas Student Mobility Awards(MOSMA);
c. Berkomitmen mengikuti rangkaian kegiatan dan mengikuti tata tertib dan peraturan Program MORA Overseas Student Mobility Awards (MOSMA).

11. Menandatangani surat pernyataan diri bebas narkoba dan zat adiktif lainnya.

12. Menandatangani surat pernyataan diri perihal kekerasan seksual.

 Perguruan tinggi pada program MOSMA 2023:

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Jumlah Jemaah Haji Meninggal Bertambah Lebih dari 1.000: Apa Saja Sebabnya?

1 hari lalu

Peziarah Muslim disiram air saat cuaca sangat panas, pada hari pertama ritual lempar jamrah, saat ibadah haji tahunan, di Mina, Arab Saudi, 16 Juni 2024. Arab Saudi mengeluarkan peringatan waspada terhadap cuaca panas ekstrem yang dapat mengakibatkan heat stroke bagi para jemaah haji. REUTERS/Saleh Salem
Jumlah Jemaah Haji Meninggal Bertambah Lebih dari 1.000: Apa Saja Sebabnya?

Mayoritas korban adalah jemaah haji tidak terdaftar yang melaksanakan ibadah haji di tengah cuaca ekstrem yang sangat panas di Arab Saudi.


Sejumlah Alasan Timwas DPR Desak Pembentukan Pansus Haji

1 hari lalu

Jemaah haji melakukan tawaf ifadah mengelilingi Ka'bah di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, Kamis, 20 Juni 2024. Jemaah haji melakukan tawaf ifadah yang menjadi rukun haji usai melakukan wukuf di Arafah dan lempar jamrah di Jamarat. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Sejumlah Alasan Timwas DPR Desak Pembentukan Pansus Haji

Misalmnya, terdapat jemaah haji yang tak memperoleh fasilitas bus, ataupun tenda saat melasanakan wukuf di Arafah maupun saat mabit di Mina.


Banyak Jemaah Haji Terlantar, Timwas Curiga Ada Jual Beli Kuota Haji

1 hari lalu

Sejumlah jemaah haji indonesia terlantar di dekat terminal C Mispalah, Mekah,  (27/11). Terminal ini disegel pemerintah arab saudi karena dianggap mengganggu lalulintas. TEMPO/Deffan Purnama
Banyak Jemaah Haji Terlantar, Timwas Curiga Ada Jual Beli Kuota Haji

Sebanyak 8.400 kuota haji reguler berkurang karena dialihkan ke jemaah haji khusus.


Jadwal Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2

1 hari lalu

Jadwal Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2

Pendaftaran beasiswa LPDP tahap 2 dimulai sejak Rabu lalu. Pendaftaran berlangsung hingga Juli 2024.


LPDP Tahap II Sudah Dibuka, Apa Bedanya Beasiswa Reguler, PTUD dan Parsial?

2 hari lalu

LPDP. lpdp.kemenkeu.go.id
LPDP Tahap II Sudah Dibuka, Apa Bedanya Beasiswa Reguler, PTUD dan Parsial?

LPDP beasiswa umum terbagi menjadi tiga jenis, yakni reguler, perguruan tinggi utama dunia (PTUD), dan parsial. Perbedaannya bisa diketahui dari definisi, skema, dan sumber pendanaannya.


DPR Bakal Buat Pansus Haji 1445 H, Evaluasi Penyelenggaraan hingga Kuota

2 hari lalu

Sejumlah bus yang membawa jemaah haji Indonesia melintas menuju Mekah di Mina, Arab Saudi, Selasa, 18 Juni 2024. Jemaah Indonesia yang mengambil nafar awal mulai didorong dari Mina menuju hotel di Mekah hingga sebelum matahari terbenam pada 12 Zulhijah atau 18 Juni 2024, sementara yang mengambil nafar tsani akan meninggalkan Mina pada 13 Zulhijah atau 19 Juni 2024. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
DPR Bakal Buat Pansus Haji 1445 H, Evaluasi Penyelenggaraan hingga Kuota

Tim Pengawas DPR menemukan sejumlah kekurangan pada penyelenggaraan ibadah haji kali ini. Mereka akan membentuk pansus.


Soal Pembagian Kuota Haji Tambahan, Timwas DPR Nilai Kemenag Terindikasi Langgar Undang-Undang

3 hari lalu

Sejumlah bus yang membawa jemaah haji Indonesia melintas menuju Mekah di Mina, Arab Saudi, Selasa, 18 Juni 2024. Jemaah Indonesia yang mengambil nafar awal mulai didorong dari Mina menuju hotel di Mekah hingga sebelum matahari terbenam pada 12 Zulhijah atau 18 Juni 2024, sementara yang mengambil nafar tsani akan meninggalkan Mina pada 13 Zulhijah atau 19 Juni 2024. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Soal Pembagian Kuota Haji Tambahan, Timwas DPR Nilai Kemenag Terindikasi Langgar Undang-Undang

Kemenang diduga mengubah pembagian jatah kuota tambahan secara sepihak. Jatah jalur haji khusus lebih banyak dari ketentuan.


Ibadah Haji Ilegal Marak karena Campur Tangan Pegawai Kementerian Agama

3 hari lalu

Kementerian Agama tak kuasa membendung berhaji tanpa visa haji resmi yang terjadi setiap tahun.
Ibadah Haji Ilegal Marak karena Campur Tangan Pegawai Kementerian Agama

Berhaji tanpa visa haji resmi atau ibadah haji ilegal tetap marak terjadi setiap tahun. Diduga ada pegawai di Kementerian Agama yang ikut bermain.


Sederet Masalah Dialami Jemaah Haji Indonesia, dari Tenda Sesak hingga Makanan Basi

3 hari lalu

Ratusan umat muslim melakukan tawaf di kabah pada hari-hari terakhir ibadah haji di Masjidil Haram di kota suci Mekah, Arab Saudi 10 Juli 2022. Sekitar 2,6 juta umat muslim mengunjungi dua tempat paling suci di Mekkah dan Madinah untuk melaksanakan ibadah haji. REUTERS/Mohammed Salem
Sederet Masalah Dialami Jemaah Haji Indonesia, dari Tenda Sesak hingga Makanan Basi

Pelaksanaan haji 1445 Hijriah diwarnai berbagai permasalahan, mulai dari tenda sesak sampai makanan basi. Simak lengkapnya berikut ini.


Timwas Akan Evaluasi Kementerian Agama soal Polemik Pergantian Kuota Haji Reguler ke ONH Plus

3 hari lalu

Kuota haji Indonesia
Timwas Akan Evaluasi Kementerian Agama soal Polemik Pergantian Kuota Haji Reguler ke ONH Plus

Timwas Haji DPR meminta penjelasan resmi dari Kemenag mengenai dasar hukum pengalihan kuota haji.