Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Chatbot AI Akan Masuk ke WhatsApp, Begini Uji yang sedang Berjalan

image-gnews
Uji terbatas chatbot Meta AI di versi terbaru aplikasi WhatsApp. Foto : Gsmarena
Uji terbatas chatbot Meta AI di versi terbaru aplikasi WhatsApp. Foto : Gsmarena
Iklan

TEMPO.CO, JakartaChatbot AI perlahan tapi pasti merasuk ke setiap aplikasi yang kita gunakan. Terkini, teknologi kecerdasan buatan itu merambah juga WhatsApp

Meta saat ini sedang menguji penambahan chatbot Meta AI ke layanan perpesanan miliknya. Uji berjalan dalam versi WhatsApp mutakhir baik yang di iOS maupun Android. 

Saat ini, uji hanya tersedia bagi yang memiliki Bahasa Inggris sebagai bahasa WhatsApp mereka. Ini pun tidak setiap mereka yang eligible bisa melihat chatbot Meta AI dalam WhatsApp-nya. 

Sejauh ini, uji sudah berjalan di beberapa negara termasuk India. Tapi, sekali lagi, terbatas di sebagian pengguna saja. Ke depan, ketentuan itu mungkin saja berubah. 

Untuk sebagian pengguna, dalam uji tersebut, Meta AI terintegrasi ke dalam kolom pencarian (search bar). Sementara untuk yang lain ada juga sebuah ikon baru Meta AI di kanan atas bersama antara lain tombol kamera. 

Cara kerjanya sama seperti chatbot di aplikasi-aplikasi lain, yang memungkinkan Anda bertanya kepadanya. Jika Anda tap search bar di WhatsApp yang dimampukan dengan Meta AI, Anda akan mendapatkan beberapa saran yang dibangkitkan secara acak tentang apa yang bisa ditanyakan. Tapi, tentu, Anda bebas bertanya apapun. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Akan menarik untuk melihat apakah WhatsApp dapat maju satu langkah lebih jauh dan mengintegrasikan chatbot ke dalam chat, seperti Skype, dengan mempertimbangkan bagaimana itu bisa terenkripsi end-to-end. Untuk saat ini, belum sampai sejauh itu. Implementasi terbatas kepada search bar.

GSM ARENA

Pilihan Editor: Dosen Malaysia Vs Guru Besar Unas, Gugatan Buat Autopilot Tesla, dan Fitur HyperOS di Top 3 Tekno Berita Terkini

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Top 3 Tekno: Chip AI Samsung, Cuaca Jabodetabek , Idul Adha

6 jam lalu

Samsung mulai melakukan pengiriman chip 3nm pertama menggunakan teknologi GAA Gate All Around di jalur V1 (khusus EUV) di Kampus Hwaseong pada Senin, 25 Juli 2022. (Samsung)
Top 3 Tekno: Chip AI Samsung, Cuaca Jabodetabek , Idul Adha

Top 3 Tekno pada Senin pagi ini, 17 Juni 2024, dimulai dari artikel berisi kemajuan teknologi pemrosesan transistor Samsung untuknya berpacu di era AI


Apple Terinspirasi Samsung? Ini 10 Fitur Baru di iOS 18 Mirip One UI 6.1

6 jam lalu

iOS 18 (Phone Arena)
Apple Terinspirasi Samsung? Ini 10 Fitur Baru di iOS 18 Mirip One UI 6.1

Sejumlah fitur baru di iOS 18 yang diperkenalkan Apple dalam WWDC 2024 lalu ternyata mirip dengan fitur yang ada One UI.


Samsung Perkenalkan Fabrikasi 2nm, 4nm, dan 1.4nm untuk Mengarungi Era AI

1 hari lalu

Smartphone Samsung Galaxy S24 Ultra yang disebut sebagai ponsel AI pertama Samsung dipamerkan di Jakarta, pada Kamis 1 Februari 2024. TEMPO/Alif Ilham Fajriadi
Samsung Perkenalkan Fabrikasi 2nm, 4nm, dan 1.4nm untuk Mengarungi Era AI

Samsung mencatat bahwa produksi massal node proses terbaru akan dimulai pada 2027. Apa keunggulannya?


Paus Fransiskus ingatkan Risiko Penggunaan AI terhadap Martabat Manusia

1 hari lalu

Paus Fransiskus mengadakan audiensi umum mingguan, di aula Paulus VI di Vatikan, 3 Januari 2024. Media Vatikan/Handout via REUTERS/File Foto
Paus Fransiskus ingatkan Risiko Penggunaan AI terhadap Martabat Manusia

Paus Fransiskus menggunakan kesempatan sebagai paus pertama yang berpidato di KTT G7 untuk memperingatkan dunia akan risiko AI terhadap martabat manusia.


WhatsApp Kembangkan Fitur Baru, Bisa Panggilan Video 32 Kontak dan Berbagi Layar Mirip Zoom

2 hari lalu

WhatsApp mengembangkan fitur baru, yaitu bisa video call 32 kontak dan berbagi layar mirip Zoom. (GSM Arena/WhatsApp)
WhatsApp Kembangkan Fitur Baru, Bisa Panggilan Video 32 Kontak dan Berbagi Layar Mirip Zoom

Fitur ini disebut akan meluncur ke seluruh pengguna WhatsApp pada akhir Juni 2024.


China Manfaatkan Kecerdasan Buatan untuk Mengawasi Ujian Nasional Gaokao

2 hari lalu

Ilustrasi kecerdasan buatan atau AI. Dok. Shutterstock
China Manfaatkan Kecerdasan Buatan untuk Mengawasi Ujian Nasional Gaokao

Sejumlah provinsi di China telah mulai menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk memantau ujian masuk perguruan tinggi nasional, atau gaokao.


Apple Ikut-ikutan Bikin AI di iOS 18, Apa Istimewanya?

2 hari lalu

Ilustrasi ponsel lipat Apple. Foto : Gsmarena
Apple Ikut-ikutan Bikin AI di iOS 18, Apa Istimewanya?

Apple resmi memperkenalkan UI terbaru mereka, iOS 18, fitur termutakhir berbasis kecerdasan buatan AI. Apa istimewanya?


Apple Umumkan Peningkatan Fitur AI saat WWDC 2024, Ini Jenis iPhone yang Bisa Menikmatinya

3 hari lalu

Gambaran artistik iPhone 16 dan tombol Capture. Gsmarena.com
Apple Umumkan Peningkatan Fitur AI saat WWDC 2024, Ini Jenis iPhone yang Bisa Menikmatinya

Apple menyatakan semua iPhone dengan iOS 17 akan mendapatkan pembaruan, namun hanya jenis tertentu yang bisa menikmati peningkatan fitur AI.


Pembaruan iOS dan iPadOS 18: Pengguna Kini Dapat Mengontrol Perangkat dengan Mata

4 hari lalu

iOS 18 (Phone Arena)
Pembaruan iOS dan iPadOS 18: Pengguna Kini Dapat Mengontrol Perangkat dengan Mata

Pengguna iPhone 12 atau lebih baru yang menjalankan iOS 18 dapat mengaktifkan Eye Tracking.


Kelompok Pekerjaan Ini Paling Diminati Orang Indonesia yang Bekerja di Luar Negeri

4 hari lalu

Ilustrasi rapat di kantor. Foto: Freepik.com/pressfoto
Kelompok Pekerjaan Ini Paling Diminati Orang Indonesia yang Bekerja di Luar Negeri

Dalam survei JobStreet, ditemukan bahwa 81 persen Indonesia di bidang digital, data science, dan AI berminat bekerja di luar negeri.