Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Siap-siap PPDB Online 2024-2025 Segera Dimulai, Begini Caranya

image-gnews
Orang tua murid berkonsultasi terkait pendaftaran online Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2022 di Posko Pelayanan PPDB Jakarta Selatan, SMA Negeri 70 Bulungan, Jakarta, Senin, 21 Juni 2021.  TEMPO/Hilman Fathurrahman W
Orang tua murid berkonsultasi terkait pendaftaran online Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2022 di Posko Pelayanan PPDB Jakarta Selatan, SMA Negeri 70 Bulungan, Jakarta, Senin, 21 Juni 2021. TEMPO/Hilman Fathurrahman W
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Penerimaan Siswa Baru (PSB) yang dilakukan secara online, umumnya untuk jenjang SMP, SMA, dan SMK. Proses pendaftaran, seleksi, dan pengumuman bisa dilakukan atau di akses melalui situs PPDB Online kota kabupaten masing-masing wilayah.

Masa Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) online tahun ajaran 2023-2024, berlangsung bulan Juni hingga Juli 2023. 

Pendaftaran dibuka untuk peserta didik dari SD, SMP, hingga SMA/SMK. Terdapat beberapa jalur yang dapat diikuti oleh peserta PPDB 2023-2024. Jalur yang dibuka selama masa PPDB yakni jalur zonasi, afirmasi, prestasi, dan akademik. Kemudian, juga ada jalur prestasi non akademik dan perpindahan orang tua atau wali murid bagi sekolah-sekolah negeri. Setiap jalur tersebut, sudah ditentukan persentase murid yang akan diterima.

Pengisian formulir pendaftaran bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja sesuai jadwal pelaksanaan. Namun Calon siswa baru mungkin harus tetap datang ke sekolah apabila ada hal yang diperlukan.

Jalur PPDB Ada beberapa jalur pendaftaran yang dapat dipilih siswa untuk mendaftar ke SMP dan SMA/SMK pada tahun 2024 ini, diantaranya:

1. Jalur zonasi, jalur ini diprioritaskan bagi siswa yang berdomisili dekat dengan sekolah pilihan. Kuota zonasi mencapai minimal 80% dari total daya tampung.

2. Jalur afirmasi, jalur khusus bagi siswa dari keluarga kurang mampu, berkebutuhan khusus, dan prestasi. Kuota afirmasi 15% dari keseluruhan daya tampung sekolah.

3. Jalur perpindahan tugas orang tua, jalur ini diperuntukkan bagi siswa yang orang tuanya mendapatkan mutasi kerja sehingga harus pindah domisili.

4. Jalur prestasi, jalur ini diberikan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik di bidang olahraga, seni, dan lainnya.

Syarat PPDB Beberapa syarat umum dalam pendaftaran PPDB SMP dan SMA/SMK diantaranya:

1. Memiliki ijazah SD (bagi pendaftar PPDB SMP) atau SMP/MTs (bagi pendaftar PPDB SMA/SMK) atau sederajat

2. Memiliki Kartu Keluarga domisili sesuai dengan ketentuan zonasi masing-masing sekolah

3. Mengisi formulir pendaftaran secara daring maupun luring yang dikeluarkan Dinas Pendidikan

4. Melampirkan dokumen syarat tambahan sesuai dengan jalur pendaftaran

5. Membayar biaya pendaftaran sesuai ketentuan

Tata Cara Pendaftaran PPDB Online secara Umum:

1. Bukalah situs PPDB Online kota / kabupaten tujuan anda

2. Klik dan pilih salah satu jenjang pendidikan (SMP / SMA / SMK) atau bisa klik pada salah satu jalur penerimaannya (jalur zonasi / jalur prestasi / jalur afirmasi /  perpindahan tuas orang tua / jalur lainnya yang tersedia)

3. Klik menu Daftar

4. Isilah formulir Pra Pendaftaran Online (khusus untuk calon siswa baru lulusan tahun sebelumnya atau lulusan luar kota/kabupaten atau lulusan Sekolah Luar Negeri atau lulusan 5. Program Paket A/B atau ikuti petunjuk yang diberikan)

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

6. Isilah formulir Pendaftaran Online dan pilih Loket Sekolah pilihan anda

7. Cetak tanda bukti pendaftaran online

8. Melakukan Verifikasi Pendaftaran 

9. Melihat pengumuman kelulusan

Jadwal PPDB Berikut adalah jadwal umum PPDB SMP dan SMA/SMK tahun 2024 yang telah ditetapkan Dinas Pendidikan:

1. Pendaftaran Online: 10-20 Juni 2024

2. Pengumuman Hasil Seleksi: 22 Juni 2024

3. Daftar Ulang: 23-30 Juni 2024

4. Pengisian Formulir Data Siswa Baru: 1-10 Juli 2024

5. Pengumuman Siswa Diterima: 12 Juli 2024

Zonasi PPDB merupakan kebijakan penerimaan siswa baru berdasarkan domisili tempat tinggal terdekat dari sekolah. Hal ini untuk memberikan kemudahan bagi siswa yang bertempat tinggal dekat dengan sekolah sesuai dengan kuota yang ditentukan. 

Zonasi dibagi menjadi 3, yaitu:

1. Zona 1, jarak <1 Km dari sekolah.

2. Zona 2, jarak 1-5 Km dari sekolah.

3. Zona 3, jarak 5-10 Km dari sekolah.

https://ppdbjatim.net/informasi/jadwal/

https://ppdb.jakarta.go.id/#/ 

Pilihan editor: Disdik Ingatkan Sekolah Tak Main PPDB Jalur Belakang

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kemendikbud Sebut Calon Mahasiswa Baru Jalur SNBT 2024 Dikenakan Tarif UKT 2023

1 hari lalu

Surat dari Dirjen Diktiristek Abdul Haris yang ditujukan kepada Rektor PTN dan PTNBH terkait pencabutan rekomendasi tarif Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI) pada 75 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) serta PTN Berbadan Hukum (PTNBH) tahun akademik 2024/2025. (ANTARA/HO-Kemendikbudristek)
Kemendikbud Sebut Calon Mahasiswa Baru Jalur SNBT 2024 Dikenakan Tarif UKT 2023

Dirjen Dikti sebut mahasiswa baru 2024 dikenakan tarif UKT 2023.


KPK Pernah Sarankan Prodi Sekolah Kedinasan yang Sama Dengan PTN Dihapus

1 hari lalu

KPK menyebutkan sekolah-sekolah kedinasan di bawah kementerian tidak menetapkan standar biaya pendidikan yang dikeluarkan oleh Kemendikbudristek.
KPK Pernah Sarankan Prodi Sekolah Kedinasan yang Sama Dengan PTN Dihapus

Saran KPK tidak diterima kementerian dan lembaga di luar Kemendikbudrisrek dan Kemenag.


Anggaran PTKL Lebih Besar Ketimbang PTN, Pengamat Minta Pemerintah Turun Tangan

1 hari lalu

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2024. Rapat tersebut membahas kebijakan pengelolaan anggaran pendidikan bagi PTN (Badan Hukum, BLU, dan Satker), dan pembahasan implementasi KIP Kuliah dan Uang Kuliah Tunggal (UKT). TEMPO/M Taufan Rengganis
Anggaran PTKL Lebih Besar Ketimbang PTN, Pengamat Minta Pemerintah Turun Tangan

Ketimpangan anggaran antara PTKL dan PTN menunjukkan kekalahan politik anggaran dari Kemendikbud.


3 Keluhan PPDB Jakarta dari Para Orang Tua

3 hari lalu

Posko Pelayanan PPDB Tahun 2024 Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan di SMA Negeri 70 Jakarta, pada Senin, 10 Juni 2024. Tempo/Aisyah Aisyah Amira Wakang.
3 Keluhan PPDB Jakarta dari Para Orang Tua

Berikut beberapa keluhan yang dialami para orang tua saat mengikuti rangkaian PPDB Jakarta.


Alasan Nadiem Minta Anggaran Kemendikbud Tambah Rp 25 Triliun

3 hari lalu

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2024. Rapat tersebut membahas kebijakan pengelolaan anggaran pendidikan bagi PTN (Badan Hukum, BLU, dan Satker), dan pembahasan implementasi KIP Kuliah dan Uang Kuliah Tunggal (UKT). TEMPO/M Taufan Rengganis
Alasan Nadiem Minta Anggaran Kemendikbud Tambah Rp 25 Triliun

Nadiem menyampaikan usulan penambahan anggaran itu dalam rapat dengan Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan.


Rapat dengan DPR, Nadiem Minta Tambah Anggaran Rp 25 Triliun untuk 2025

4 hari lalu

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2024. Rapat tersebut membahas kebijakan pengelolaan anggaran pendidikan bagi PTN (Badan Hukum, BLU, dan Satker), dan pembahasan implementasi KIP Kuliah dan Uang Kuliah Tunggal (UKT). TEMPO/M Taufan Rengganis
Rapat dengan DPR, Nadiem Minta Tambah Anggaran Rp 25 Triliun untuk 2025

Dalam rapat tersebut, Mendikbudristek Nadiem Makarim beserta jajarannya meminta tambahan anggaran triliunan rupiah untuk tahun 2025.


Kemendikbud: 93 Persen Peserta Pilih S1 pada Pilihan Pertama UTBK SNBT 2024

4 hari lalu

Suasana berlangsungnya Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) pada gelombang ke-2 di Universitas Negeri Jakarta, Polo Gadung, Jakarta Timur, Selasa, 14 Mei 2024. Total peseta UTBK UNJ ada sebanyak 30.364 orang yang dibagi menjadi 132 sesi dan per harinya dilakukan 2 sesi ujian, sebagai informasi UTBK UNJ gelombang ke-2 berlangsung pada 14-20 Mei 2024. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Kemendikbud: 93 Persen Peserta Pilih S1 pada Pilihan Pertama UTBK SNBT 2024

Pengumuman bisa diakses di laman SNBT dan 41 link perguruan tinggi negeri mirror lainnya.


Viral Gurauan Siswa SMP Singgung Palestina, Berujung Minta Maaf dan Wajib Lapor

4 hari lalu

Petugas mengamati suasana SMP 216 Jakarta Pusat, Senin, 16 Maret 2020. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta  menginstruksikan seluruh sekolah untuk meliburkan siswa dari Taman Kanak-kanak, SD, SMP, dan SMA selama 14 hari guna mengatisipasi penyebaran virus corona COVID-19. ANTARA
Viral Gurauan Siswa SMP Singgung Palestina, Berujung Minta Maaf dan Wajib Lapor

Banyak warganet yang menyayangkan perilaku lima siswa SMP itu, karena dinilai tidak memiliki empati terhadap masyarakat Palestina.


PPDB Jabar Telah Dibuka: Mengupas Jalur Afirmasi

12 hari lalu

Ilustrasi Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) secara online. TEMPO/Eko Siswono Toyudho
PPDB Jabar Telah Dibuka: Mengupas Jalur Afirmasi

PPDB jalur afirmasi bagi siswa penerima program penanganan keluarga tidak mampu dari Pemerintah Pusat atau Daerah, seperti penerima KIP.


Tidak Naikkan UKT, Unpad: Biaya Operasional Dipenuhi dari Tiga Sumber Pendapatan

13 hari lalu

Universitas Padjajaran atau Unpad. unpad.ac.id
Tidak Naikkan UKT, Unpad: Biaya Operasional Dipenuhi dari Tiga Sumber Pendapatan

Untuk menutupi biaya operasional, Unpad menargetkan pendapatan dari APBN, Pendapatan pendidikan, dan Pendapatan kerjasama dari hasil usaha.