Axis Gratiskan Roaming di Tanah Suci

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Dimas Aryo

    TEMPO/Dimas Aryo

    TEMPO Interaktif, Jakarta - PT Natrindo Telepon Seluler, perusahaan operator selular Axis menargetkan penambahan pelanggan dari para jamaah haji dan tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi. Mereka mengandalkan roaming internasional gratis untuk nomor Axis selama di Arab Saudi.

    Vice Presiden Sales and Distribution Axis Syakieb Sungkar mengatakan gratis roaming ini akan didapatkan pelanggan begitu sampai di Arab Saudi dan mendaftarkan diri untuk mendapat nomor lokal Arab Saudi. Mereka yang akan menelpon kerabatnya di tanah suci diminta menelpon ke nomor lokal tersebut (local roaming number).

    "Pelanggan tidak akan kena biaya roaming dan bahkan mendapat tambahan pulsa lima real setelah reload," ujar Syakieb dalam acara Halal bihalal dan launcing program haji di Restoran Kembang Goela, hari ini.

    Axis mengkalkulasi potensi jamaah haji dan tenaga kerja Indonesia tak kurang dari 300 ribu orang tiap tahunnya. Pada tahun lalu pengguna layanan Axis mencapai 35 ribu. "Target tahun ini pokoknya dobel digit," ujar Syakieb.

    Layanan ini diberikan Axis yang sebagian besar sahamnya dimiliki perusahaan telekomunikasi Saudi Telecom Company (STC). Untuk besaran tarif, Axis menawarkan layanan ke Arab Saudi Rp 1.500 per menit dan harga yang sama untuk SMS. Sedangkan untuk tarif paket data roaming Blackberry sebesar Rp 50 ribu per hari. Syakieb juga mengatakan tarif yang diberikan Axis merupakan tarif termurah diantara operator lainnya.

    Sebelumnya PT Hutchison CP (operator Tri) menerbitkan kartu perdana ibadah haji. Mereka menawarkan tarif ke tanah suci Rp 2100 per menit dan gratis roaming telepon dengan fitur local roaming number dan sms. Jika Axis bekerja sama dengan STC, Hutchison bekerja sama dengan mitra operator Mobily.

    ”Kami memahami bahwa para jamaah haji akan terpisah untuk waktu lama dan jarak yang sangat jauh dengan keluarga di Indonesia dan membutuhkan solusi komunikasi,” ujar Suresh Reddy, Chief Commercial Officer Tri.

    Dian Yuliastuti


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?