Apple Bunuh Aplikasi Wikileaks  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Julian Assange. (news.com.au)

    Julian Assange. (news.com.au)

    TEMPO Interaktif, Perusahaan komputer dan perangkat lunak, Apple mencabut aplikasi tidak resmi Wikileaks dari toko online-nya, iTunes pada hari ini, Selasa (21/12). Aplikasi ini hanya berumur lima hari sejak pertama kali dijual di iTunes. 

    Aplikasi Wikileaks baru tersedia di iTunes pada 17 Desember 2010. Aplikasi ini memberi akses langsung dokumen yang dibocorkan oleh Wikileaks, para pengunna aplikasi terhubung dengan seluruh isi Wikileaks dan mendapat akses penuh di CableGate, kanal yang berisi kawat diplomatik pemerintah Amerika Serikat. 

    Developer aplikasi ini, Igor Barinov melalui akun twitter-nya @wikileaksapp mengatakan Apple telah menendang aplikasinya tanpa alasan yang jelas. Namun, sebelumnya dia mengatakan hasil penjualan aplikasi ini, seharga US$1,99 atau sekitar Rp18 ribu akan disumbangkan kepada Wikileaks. Sejak berada di iTunes, Igor mengklaim telah meraup US$1.000 atau sekitar Rp9 juta. 

    Igor mengaku mendapat pesan dari dari Apple, yang isinya datar: The status for the following app has changed to Removed From Sale. App Name: Wikileaks App. (Aplikasi yang Anda daftarkan kami cabut dari penjualan). Surat pemberitahuan ini dilansir di situs harian Inggris, Guardian pada hari ini.  

    Meski sudah ditendang, aplikasi ini masih bisa diunggah dari apptrackr.org. Dalam situs TechCruch banyak yang menyarankan agar aplikasi ini bisa diunggah lewat toko online android. Beberapa aplikasi Wikileaks bagi android telah tersedia, di antaranya Wikileaks V1.0.0 yang diciptakan Michael Healy dan Wikileaks Widget dari Jeff Kowalski yang semuanya memberi akses penuh bagi dokumen Wikileaks. 

    Adapun situs utama Wikileaks.org kini sudah bisa diakses lagi di Amerika Serikat. Namun beberapa perusahaan yang menjadi media donasi Wikileaks telah memutus hubungan. Perusahaan itu di antaranya, PayPal, Mastercard dan Visa. Adapun situs layanan internet Amazon yang menyediakan tempat penyimpanan data Wikileaks juga memutus kerjasama.

    Beberapa pengguna twitter kecewa dengan keputusan Apple. Mereka menyarakan para peretas pendukung Wikileaks menyerang situs Apple sebagai target berikutnya. Namun beberapa lagi menganggap ini adalah bentuk pembungkaman Wikileaks dan usaha untuk mengekstradisi pendiri Wikileaks, Julian Assange. 

    GUARDIAN | POERNOMO GR 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.