Minggu, 22 Juli 2018

Kisah Robert Ward Mencari Meteor Michigan di Tanah Bersalju

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pecahan batu meteor yang meledak di langit Michigan, Amerika Serikat, dua pekan lalu. (AP Photo)

    Pecahan batu meteor yang meledak di langit Michigan, Amerika Serikat, dua pekan lalu. (AP Photo)

    TEMPO.CO, Michigan - Meteor yang meledak di langit Michigan, Amerika Serikat, Selasa, 16 Januari 2018, ditemukan Robert Ward. Dia ilmuwan independen astronomi, yang menemukan bongkahan batu meteorit tersebut, dua hari setelahnya.

    "Dua hari lalu, benda ini berada jauh dari bumi. Sekarang saya menggenggamnya. Rasa bahagia saya tidak terkira," kata dia, seperti dilansir laman Newsweek, Jumat, 19 Januari 2018.

    Dalam mencari bongkahan tersebut, Ward dan tim menggunakan basis seismik. Selain itu, mereka juga mewawancarai saksi di sekitar lokasi jatuhnya meteor. "Data kami cukup lengkap," kata Ward.

    Baca: Ledakan Keras di Michigan Saat Meteor Memasuki Atmosfer

    Ward dan tim pun harus mencarinya di tanah bersalju selama 15 menit. Dan akhirnya, mereka mendapatkan bongkahan meteorit yang dicarinya. Mulanya dia ragu akan batu hitam tersebut. Tapi, setelah diamati lebih lanjut, memang batu tersebut adalah meteorit.

    Ward dikenal sebagai pemburu meteor. Dia, bahkan, pernah beberapa kali ditangkap di negara-negara Timur Tengah karena diduga menjadi mata-mata. Selain itu, dia juga hampir diculik Fuerzas Armadas Revolucionarias de Colombia (FARC), tentara rakyat Kolombia. Dia berencana masih akan mencari pecahan lain, pekan depan.

    Robert Ward, sedang menunjukkan pecahan batu meteorit yang meledak di langit Michigan, Amerika Serikat. (azcentral.com)

    Baca Meteor Jatuh di Michigan Kagetkan Warga, Simak Videonya

    Sebelumnya, meteor berdiameter dua meter jatuh di Oberlin College di Ohio, Amerika Serikat, 20.08 waktu setempat, Selasa, 16 Januari 2018. Pejabat Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengkonfirmasi bahwa kamera meteor NASA merekam kejadian tersebut. Gambar itu menunjukkan bola putih mungil melintas sampai kilatan cahaya terang terlihat.

    Pada waktu yang sama, survei geologi Amerika Serikat melaporkan sebuah Meteorit M 2.0 jatuh di lokasi sekitar 5 mil sebelah barat New Haven, Connecticut, Amerika Serikat. Pimpinan kantor lingkungan meterorid NASA Bill Cooke di Alabama merasa terkejut mendengarnya. "Ini pasti sebuah meteorid," kata Cooke, seperti dilansir laman Detroit News pada, Selasa, 16 Januari 2018.

    Kejadian tersebut adalah peristiwa besar yang secara astronomis merupakan pemandangan langka bagi Michigan. Hal itu sontak ramai dibicarakan di media sosial yang mengaitkannya dengan UFO. Cooke memperkirakan meteorid yang jatuh itu berdiameter sekitar satu atau dua meter, dengan berat lebih dari satu ton dan menempuh jarak hingga 40 ribu sampai 50 ribu mil (60-85 ribu kilometer) ke bumi.

    "Di Michigan mereka jarang melihat kejadian itu," kata Cooke. Beda dengan di tempat lain di planet ini. "Mungkin terjadi beberapa kali di setiap bulannya."

    Pecahan meteorit yang meledak di langit Michigan, Amerika Serikat, dua pekan lalu, ditemukan. (AP Photo)

    Baca: Meteor Seberat 2 Ton Itu Menembus Langit Michigan, Lalu...

    Simak artikel menarik lainnya tentang meteor dan sepak terjang Robert Ward hanya di kanal Tekno Tempo.co.

    NEWSWEEK | DETROIT NEWS | AMERICAN METEOR SOCIETY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bulan Juli Ada Hari Es Krim Nasional di Amerika Serikat

    Tanggal 15 Juli adalah Hari Es Krim Nasional di Amerika Serikat. Ronald Reagan menetapkan bulan Juli sebagai hari minuman yang disukai tua muda itu.