Fujifilm Perkenalkan X-T30, Ini Spesifikasi dan Harganya

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fujifilm X-T30 (fujifilm.com)

    Fujifilm X-T30 (fujifilm.com)

    TEMPO.CO, JakartaFujifilm memperkenalkan kamera mirrorless baru seri X, yaitu X-T30 di Indonesia. Kamera ini menjanjikan bodi lebih ringan dan lensa beresolusi 26,1MP.

    Baca juga: Kamera Mirrorless Fujifilm GFX 50R Resmi Meluncur di Indonesia

    Dalam keterangan pers yang diterima Antara, di Jakarta, Kamis, 14 Februari 2019, salah satu andalan dari X-T30 adalah bodi yang makin enteng dan ringkas dengan bobot 383 gram untuk meningkatkan stabilitas saat  dipegang.

    Fujifilm mengganti selector button dengan focus lever untuk menyediakan ruang pegangan tambahan di bodi belakang.

    Fujifilm juga merancang monitor LCD di kamera ini lebih tipis, yaitu 1,3 milimeter dan menawarkan respons layar sentuh yang lebih baik.

    X-T30 memiliki ISO terendah 160, yang sebelumnya hanya tersedia sebagai ISO tambahan, sekarang sudah ada saat memotret RAW. Kamera tersebut menggunakan mesin X-Processor 4 serta peningkatan algoritma AF untuk mempertinggi akurasi dalam deteksi wajah atau mata.

    Fujifilm memperkenalkan fungsi face select untuk memberikan prioritas fokus otomatis pada wajah yang dipilih ketika beberapa wajah telah terdeteksi dalam bingkai.

    Selain itu, mereka juga meningkatkan kinerja mode  advanced SR auto dan auto focus sehingga kamera secara otomatis memilih pengaturan yang optimal dari 58 preset.

    X-T30 dapat merekam video 4K (resolusi 3810 x 2160) dan 6K (6240 x 3510). Kamera ini juga mendukung format DCI (17:9) untuk memberi tampilan sinematis pada video.

    Di Indonesia, Fujifilm X-T30 dijual di kisaran harga Rp13.000.000 dan tersedia mulai akhir Maret 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.