Top 3 Tekno Berita Hari Ini: UGM Nomor Satu dan Fosil Beo Raksasa Kanibal

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan mahasiswa Universitas Gadjah Mada berunjuk rasa menentang berlakunya parkir berbayar di kawasan kampus UGM Yogyakarta, Jumat (28/8). Hal ini dinilai sebagai gaya komersialisasi pendidikan. Foto: TEMPO/Ari Wibowo

    Ratusan mahasiswa Universitas Gadjah Mada berunjuk rasa menentang berlakunya parkir berbayar di kawasan kampus UGM Yogyakarta, Jumat (28/8). Hal ini dinilai sebagai gaya komersialisasi pendidikan. Foto: TEMPO/Ari Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno berita hari ini dimulai dari topik tentang peringkat kampus di Indonesia. Universitas Gadjah Mada (UGM) menempati posisi pertama peringkat universitas paling populer di Indonesia 2019 versi UniRank, salah satu lembaga pemeringkat universitas, yang sebelumnya bernama 4ICU.

    Selain itu, tips teknologi menghapus cache aplikasi pesan WhatsApp yang makan banyak memori. Juga, ahli paleontologi Trevor Worthy di Flinders University di Adelaide, Australia Selatan, menemukan fosil burung raksasa kanibal. Fosil burung beo raksasa itu berusia 19 juta tahun dan dijuluki dengan squawkzilla.

    Berikut tiga berita terpopuler di kanal Tekno:

    1. UGM Pimpin Peringkat PT di Indonesia, IPB dan ITB di Luar 5 Besar
    Universitas Gadjah Mada (UGM) menempati posisi pertama peringkat universitas paling populer di Indonesia 2019 versi UniRank, salah satu lembaga pemeringkat universitas, yang sebelumnya bernama 4ICU.

    Dalam laman 4icu.org, posisi 5 besar perguruan terpopuler di Indonesia 2019 setelah UGM adalah Universitas Negeri Yogyakarta, diikuti Universitas Indonesia, Universitas Brawijaya, dan Universitas Pendidikan Indonesia.

    Perguruan papan atas Indonesia lainnya, Universitas Airlangga, Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Institut Teknologi Bandung (ITB) masing-masing berada di posisi ke-7, ke-8, dan ke-11.

    2. Tips Teknologi: Hapus Cache WhatsApp Saat Memori Ponsel Habis

    Tips teknologi kali ini Tempomembahas cara menghapus cache aplikasi pesan WhatsApp yang makan banyak memori. Setiap hari jutaan pengguna bertukar pesan di WhatsApp dalam bentuk teks, video, rekaman suara, GIF, stiker, lokasi, dokumen, dan lainnya. File tersebut seringkali mengambil banyak ruang di smartphone.

    Laman Indiatoday, baru-baru ini melaporkan bahwa jika Anda sering menggunakan WhatsApp dan secara aktif terlibat dalam sejumlah grup, aplikasi ini juga dapat menyebabkan file dan dokumen media WhatsApp menghabiskan memori ponsel Anda.  

    Untungnya, WhatsApp menawarkan kepada Anda teknik mudah yang digunakan untuk menghapus file media dan pesan tidak hanya dari memori aplikasi, tapi juga dari memori ponsel. Ini dapat membantu Anda mengosongkan banyak ruang pada ponsel cerdas Anda, khususnya, jika Anda kehabisan memori ponsel.

    3. Ilmuwan Temukan Fosil Beo Raksasa Kanibal, Usia 19 Juta Tahun

    Ahli paleontologi Trevor Worthy di Flinders University di Adelaide, Australia Selatan, menemukan fosil burung raksasa kanibal. Fosil burung beo raksasa itu berusia 19 juta tahun dan dijuluki dengan squawkzilla.

    Ilmuwan memperkirakan binatang itu, yang secara resmi dikenal sebagai Heracles inexpectatus, berpesta di atas burung beo lain untuk mempertahankan hidupnya. "Kami telah menggali endapan fosil ini selama 20 tahun, dan setiap tahun mengungkapkan burung baru dan hewan lain," ujar Worthy, dikutip laman Dailymail, Rabu, 7 Agustus 2019.

    Heracles digali di situs fosil terkenal di Otago Tengah yang dikenal sebagai St Bathans, sebuah kuburan hewan prasejarah dari Miosen Awal. Daerah itu dulunya sebuah danau air tawar dangkal yang dibatasi lahan basah berumput dan berumput.

    Selain tiga berita terpopuler di atas, Anda bisa membaca berita hari ini seputar sains dan teknologi hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

    Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.