Puncak Dua Hujan Meteor Terjadi Pekan Ini

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah meteor melesat melintasi langit dekat Monumen Revolusi selama puncak hujan meteor Perseid di Prijedor, Bosnia dan Herzegovina 12 Agustus 2019. Puncak hujan meteor Perseid diprediksi dari sekitar pukul 22.00 sampai subuh. REUTERS/Dado Ruvic

    Sebuah meteor melesat melintasi langit dekat Monumen Revolusi selama puncak hujan meteor Perseid di Prijedor, Bosnia dan Herzegovina 12 Agustus 2019. Puncak hujan meteor Perseid diprediksi dari sekitar pukul 22.00 sampai subuh. REUTERS/Dado Ruvic

    TEMPO.CO, Jakarta - Pekan ini akan ada dua hujan meteor yang mencapai puncaknya, termasuk meteor sangat terang yang dikenal sebagai bola api. Hujan meteor pertama adalah Deaconid dan kedua Southern Taurids.

    Hujan meteor Draconid akan memuncak pada hari ini Selasa, 8 Oktober hingga Rabu, 9 Oktober 2019, demikian dikutip Wthr, Senin, 7 Oktober 2019. Draconid dianggap sebagai hujan meteor kecil dengan hanya sekitar 10 meteor per jam, tapi kadang-kadang dapat memenuhi langit dengan ratusan meteor.

    Satu ledakan seperti itu terjadi pada 2018 ketika pengamat di Eropa menghitung lebih dari 140 meteor per jam, menurut International Meteor Organization. Ledakan seperti ini tidak diharapkan pada tahun 2019.

    "Namun, Draconids terkenal karena tidak dapat diprediksi, sehingga masih ada peluang untuk ledakan selama satu atau dua jam dengan tingkat yang jauh lebih tinggi," ujar Dave Samuhel, blogger astronomi dan ahli meteorologi AccuWeather.

    Tidak seperti kebanyakan hujan meteor yang paling baik dilihat pada paruh kedua malam, Draconids datang dalam jumlah terbesar sebelum tengah malam. Sayangnya, Bulan akan terang di langit malam ini, sehingga para penikmat bintang harus mencari meteor di area langit yang jauh dari cahaya Bulan.

    Kemudian hujan meteor kedua adalah Southern Taurids. Ini akan mencapai puncaknya pada hari Rabu, 9 Oktober hingga Kamis, 10 Oktober. Mirip dengan Draconids, Southern Taurids adalah hujan meteor kecil dengan kurang dari 10 meteor per jam.

    Southern Taurids adalah meteor yang tampak sangat terang saat melesat menembus langit. "Taurids kaya akan bola api," kata American Meteor Society di situs web-nya.

    Orang-orang yang ketinggalan hujan meteor ini tidak perlu menunggu lama untuk kesempatan lain melihat beberapa bintang jatuh. Karena akan ada hujan meteor Orionid yang puncaknya terjadi akhir bulan ini pada malam 21 Oktober dan 22 Oktober dan biasanya membawa sekitar 20 meteor per jam.

    WTHR | INTERNATIONAL METEOR ORGANIZATION | AMERICAN METEOR SOCIETY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.