Arkeolog Temukan Batu Misterius 4.000 Tahun Mirip Sosok Manusia

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arkeolog menemukan batu misterius 4.000 tahun mirip sosok manusia di Skotlandia. Kredit: Orkney.com

    Arkeolog menemukan batu misterius 4.000 tahun mirip sosok manusia di Skotlandia. Kredit: Orkney.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Para arkeolog menemukan sembilan batu berukir misterius yang tersebar di sekitar perapian kuno di Daratan Orkney, kepulauan di lepas pantai Skotlandia. Batu-batu itu diperkirakan berasal dari 4.000 tahun lalu dan menyerupai sosok manusia, dengan tubuh besar, leher dan kepala yang berbeda.

    Batu-batu itu, tingginya sekitar 1,6 kaki (0,5 meter), ditemukan di dalam struktur yang terdiri dari tiga batu -- semacam struktur penguburan berbentuk kotak -- dua perapian dan cincin parsial dari lubang-lubang yang diisi dengan batu yang pecah, menurut sebuah pernyataan dari Pusat Penelitian Orkney untuk Arkeologi (ORCA) .

    "Sangat jarang menemukan representasi orang di Orkney prasejarah dan ketika ditemukan, biasanya individu atau dalam kelompok yang sangat kecil," ujar Colin Richards, dari University of the Highlands dan Institut Arkeologi Kepulauan. "Jika mereka adalah patung-patung, menemukan sembilan figur dalam satu struktur sangat menarik."

    Para arkeolog menemukan struktur di permukiman Finstown saat menjelajahi daerah yang didesain untuk gardu listrik. Di dalam salah satu perapian, mereka menemukan struktur batu tunggal yang dijuluki Finstown Fella. Mereka kemudian menemukan delapan figur batu lainnya di dalam perapian yang sama.

    Tidak jelas apa tujuan bangunan itu, tapi benda-benda berukir batu itu cukup penting, sehingga mereka tergabung dalam struktur salah satu perapian dan fondasi untuk salah satu batu yang berdiri.

    Juga tidak jelas apakah figur batu itu, yang kemungkinan berasal dari tahun 2.000 SM, sengaja dibuat menyerupai manusia atau hanya dibentuk seperti itu untuk tujuan lain. Menurut BBC, mereka diukir ke dalam bentuk kepala, bahu dan tubuh dengan menggunakan teknik yang disebut mematuk, yaitu memotong batu dengan alat runcing.

    Beberapa sangat menyerupai tubuh manusia, sementara yang lain datar dan lebih mirip batu tegak yang digunakan sebagai beban. Bobot itu bisa memiliki tali berlabuh yang membantu menahan atap bangunan

    Tim arkeolog juga menemukan tanda-tanda bahwa orang-orang kuno bekerja di tanah itu 4.000 tahun yang lalu. Di parit terdekat, mereka menemukan tanda silang panjang yang kemungkinan dibuat oleh ard, atau bajak prasejarah.

    LIVE SCIENCE | BBC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.