Ada Harimau, Warga di Daerah Ini Diminta di Rumah Saja

Reporter

Seekor harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) berada di ladang warga di Nagari Simpang Tanjung Nan Ampek, Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Kamis 3 Desember 2020. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/aww/IWY

TEMPO.CO, Arosuka - Warga Nagari Simpang Tanjuang Nan Ampek, Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, masih tercekam. Gara-garanya, seekor Harimau Sumatera yang didapati berkeliaran di ladang belum juga masuk perangkap.

Keresahan warga setempat diungkap Camat Danau Kembar, Eka Putra. Dia mengimbau warga di daerah itu tidak panik dan tidak pergi ke ladang sendirian. "Kalau bisa pergi ke ladang berkelompok atau ada yang menemani. Atau, kalau masih sendiri lebih baik di rumah dulu," kata Eka, Jumat 4 Desember 2020. 

Menurut Eka, petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat bersama tim dokter hewan Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya (PR-HSD) terus melakukan penghalauan dan upaya penangkapan.

"Bahkan untuk memudahkan penangkapan, saat ini BKSDA Sumbar telah memasang dua perangkap, yakni di Jorong Lurah Ingo dan Jorong Rawang Gadang, di tempat harimau sering muncul," kata dia.

Eka berharap harimau bisa segera masuk perangkap itu untuk kemudian secepatnya pula dilepaskan ke habitatnya. "Kalau terlalu lama tentu para petani tidak bisa ke ladang untuk memupuk tanaman mereka. Sementara tanaman itu butuh perawatan," kata dia.

Ia menyebutkan, berdasarkan keterangan BKSDA Sumatera Barat, harimau tersebut ada dua ekor. Diperkirakan satu ekor berkeliaran di Jorong Lurah Ingo dan satu ekor lagi di Jorong Rawang Gadang.

Sebelumnya, warga hanya mengetahui seekor harimau yang berkeliaran pada Rabu pagi, 2 Desember 2020. Harimau itu kedapatan di dua tempat sebanyak empat kali dan menjadi tersangka pemangsa anjing milik warga. 

Baca juga:
Kakak Beradik Harimau Sumatera Dilepas Liar Kembali di Sumatera Barat

Setelah itu, harimau yang berukuran besar tersebut tidur di pinggir jalan dekat rumah warga. Bahkan saat warga sempat mengarahkan cahaya senter ke arahnya,  hewan buas itu tidak lari menjauh tetapi mendekat.






Bulu dan Urine Anjing Apakah Bisa Menyebabkan Orang Mengalami Alergi?

4 hari lalu

Bulu dan Urine Anjing Apakah Bisa Menyebabkan Orang Mengalami Alergi?

Gejala alergi anjing sama seperti penyebab alergen lainnya, yaitu batuk, bengek. mata merah, gatal, pilek, hidung tersumbat, bersin


Mengapa Orang Bisa Mengalami Alergi Binatang atau Hewan Peliharaan?

4 hari lalu

Mengapa Orang Bisa Mengalami Alergi Binatang atau Hewan Peliharaan?

Alergi binatang atau hewan peliharaan beragam gejalanya


Biaya Hidup di Inggris Naik, Nasib Hewan Peliharaan di Ujung Tanduk

5 hari lalu

Biaya Hidup di Inggris Naik, Nasib Hewan Peliharaan di Ujung Tanduk

Jumlah hewan yang diserahkan ke yayasan amal meningkat menyusul naiknya biaya hidup di Inggris.


BKSDA Melepasliarkan Burung Kacer di Gunung Poteng Singkawang

5 hari lalu

BKSDA Melepasliarkan Burung Kacer di Gunung Poteng Singkawang

Puluhan burung yang dilepasliarkan adalah merupakan hasil penangkaran burung CV Enggang, salah satu penangkar binaan BKSDA Kalbar.


Berjalan Kaki Bersama Anjing Bermanfaat Membahagiakan Perasaan

5 hari lalu

Berjalan Kaki Bersama Anjing Bermanfaat Membahagiakan Perasaan

Saat berjalan kaki sambil menuntun anjing, pemiliknya bisa merasakan kebahagiaan yang sama dengan hewan peliharaan itu


Mengapa Memelihara Anjing Baik untuk Kesehatan Mental?

5 hari lalu

Mengapa Memelihara Anjing Baik untuk Kesehatan Mental?

Memelihara anjing dianggap menyenangkan karena hewan itu suka bersahabat dengan manusia


Jasad Remaja Dekat Buaya di Danau Tolire, BKSDA Tegaskan Bahaya dan Larangan Ini

7 hari lalu

Jasad Remaja Dekat Buaya di Danau Tolire, BKSDA Tegaskan Bahaya dan Larangan Ini

BKSDA telah mengevakuasi jasad seorang remaja dari Danau Tolire pada Kamis


Mengenal Unit K-9 , Polisi Satwa Polri

12 hari lalu

Mengenal Unit K-9 , Polisi Satwa Polri

Tak hanya digunakan Polri, Unit K-9 adalah lambang kesatuan anjing pekerja di seluruh dunia di kalangan militer, kepolisian, sipil atau swasta.


BKSDA Buru Penembak Hiu Tutul yang Mati Terdampar di Kulon Progo

16 hari lalu

BKSDA Buru Penembak Hiu Tutul yang Mati Terdampar di Kulon Progo

Penembakan hiu tutul itu bisa dijerat pasal perburuan satwa liar.


Mati Terdampar di Kulon Progo, Kondisi Hati Hiu Tutul Hancur

16 hari lalu

Mati Terdampar di Kulon Progo, Kondisi Hati Hiu Tutul Hancur

Hasil otopsi sementara saat tubuh hiu tutul itu dibelah dan dicek organnya, hatinya sudah dalam kondisi hancur, sementara organ lain utuh.