Dibayangi Gelombang Covid-19 Ketiga, India Lewati Rekor Vaksinasi Cina

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak-anak yang tidak memiliki akses ke fasilitas internet mengikuti kelas terbuka di luar rumah dengan dinding yang diubah menjadi papan tulis menyusul penutupan sekolah karena pandemi COVID-19 di desa Joba Attpara, India, 13 September 2021. Seorang guru mengubah dinding menjadi papan tulis dan jalan menjadi ruang kelas, mencoba untuk menutup kesenjangan pembelajaran karena penutupan sekolah yang berkepanjangan di negara itu. REUTERS/Rupak De Chowdhuri

    Anak-anak yang tidak memiliki akses ke fasilitas internet mengikuti kelas terbuka di luar rumah dengan dinding yang diubah menjadi papan tulis menyusul penutupan sekolah karena pandemi COVID-19 di desa Joba Attpara, India, 13 September 2021. Seorang guru mengubah dinding menjadi papan tulis dan jalan menjadi ruang kelas, mencoba untuk menutup kesenjangan pembelajaran karena penutupan sekolah yang berkepanjangan di negara itu. REUTERS/Rupak De Chowdhuri

    TEMPO.CO, Jakarta - India telah menyuntikkan jumlah dosis vaksin dalam sehari yang terbesar di dunia pada Jumat 17 September 2021. Sebanyak lebih dari 25 juta dosis Vaksin Covid-19 telah disuntikkan sepanjang hari itu, melampaui catatan tertinggi sebelumnya dari Cina yang sebanyak 24,7 juta dosis dalam sehari pada Juni lalu.

    Tjandra Yoga Aditama, anggota IAVG COVAX (Covid-19 Vaccines Global Access, inisiatif yang digalang bersama Gavi, CEPI dan WHO), mengungkap itu dalam keterangan tertulis yang dibagikannya, Sabtu 18 September 2021. "Jumat kemarin India berhasil 'memecahkan rekor dunia' karena berhasil memberikan 25 juta dosis vaksin dalam satu hari," katanya.

    Direktur Pasca-Sarjana Universitas YARSI yang juga Guru Besar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu menyebutkan bahwa sumbangan terbesar untuk rekor baru di India berasal dari dua negara bagian Karnataka dan Bihar. Masing-masing melaporkan vaksinasi sebanyak 2,69 juta dosis dan 2,60 juta dosis.

    Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara ini menuturkan, catatan rekor 25 juta dosis dalam sehari di India setara 6 juta di Indonesia, berdasarkan perbandingan jumlah penduduk kedua negara. "Tadi malam saya dan seluruh 12 orang anggota IAVG COVAX menyinggung perkembangan di India ini dalam rapat yang membicarakan ronde ke-7 pembagian vaksin ke dunia," kata Tjandra mengungkapkan.

    Menurut Tjandra, dirinya terlibat dalam tim yang memvalidasi pembagian vaksin dari COVAX ke seluruh dunia, termasuk ke Indonesia. "Tadinya kami di COVAX mentargetkan akan membagi 2 miliar dosis vaksin tahun ini, tapi karena masalah ketersediaan maka sejauh ini mungkin sekitar 1,5 miliar yang akan dicapai," katanya menambahkan.

    Diharapkan, dengan semakin banyak rakyat India yang sudah divaksin maka lebih banyak vaksin Covid-19 yang bisa segera diproduksi di negara itu, di antaranya Covishield dari AstraZeneca-Oxford, untuk dibagikan ke negara-negara lain di dunia. Di antaranya, kata Tjandra, melalui mekanisme COVAX.

    India memacu vaksinasi di negerinya di antara jumlah kasus baru Covid-19 yang kembali meninggi. India telah terkoyak parah oleh gelombang kedua wabah penyakit itu pada awal tahun ini dan sekarang kembali dibayangi kedatangan gelombang yang ketiga.

    Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan India, jumlah kasus baru Covid-19 yang dicatat sepanjang Jumat sebanyak 34.403. Angkanya mengalami tren kenaikan sejak Senin yang sebanyak 27.254 dan Selasa sebanyak 25.404 kasus baru. Dikutip dari HINDUSTAN TIMES, otoritas kesehatan di India terus mengimbau masyarakat tak melepaskan masker serta setia kepada aturan jaga jarak dan menuntaskan suntikan vaksin. 

    Baca juga:
    Covid-19 Global: Malaysia Kini Gantikan Posisi Indonesia Sumbang Kasus Terbanyak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Perlu Diketahui Tentang Kemenangan Indonesia di Thomas Cup 2020

    Kemengan Jonatan Christie di Thomas Cup 2020 menandai kemenangan Tim Merah Putih. Sejumlah catatan ditorehkan oleh regu yang menang atas Cina ini.