Ramai Jasa Titip iPhone 13, Pengamat Minta Konsumen Waspada Blokir IMEI

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah ponsel Apple iPhone 13 dipajang di Apple Store saat penjualan hari pertama di Beijing, Cina, 24 September 2021. Apple merilis iPhone 13 Mini (5,4 inci), iPhone 13 (6,1 inci), iPhone 13Pro (6,1 inci), dan iPhone 13 Pro Max (6,7 inci). REUTERS/Carlos Garcia Rawlins

    Sejumlah ponsel Apple iPhone 13 dipajang di Apple Store saat penjualan hari pertama di Beijing, Cina, 24 September 2021. Apple merilis iPhone 13 Mini (5,4 inci), iPhone 13 (6,1 inci), iPhone 13Pro (6,1 inci), dan iPhone 13 Pro Max (6,7 inci). REUTERS/Carlos Garcia Rawlins

    TEMPO.CO, Jakarta - Smartphone terbaru dari Apple, iPhone 13, sudah dijual di beberapa negara. Di Indonesia, ponsel itu belum resmi dijual, tapi banyak konsumen yang tidak sabar menunggu kehadirannya, dan memesannya melalui jasa titip atau jastip iPhone 13 yang dibeli melalui beberapa negara, seperti dari Singapura.

    Pengamat gadget Lucky Sebastian mengatakan, yang perlu diperhatikan ketika memesan iPhone 13 melalui jastip adalah blokir International Mobile Equipment Identity atau IMEI. Dia meminta agar konsumen memastikan agar pengelola jastip sudah mengurus pembayaran bea dan cukai untuk iPhone 13 yang dibelinya.

    “Lebih baik lagi diberikan tanda terima pengurusan bea cukainya sehingga menghindari perangkat terblokir,” ujar dia saat dihubungi, Selasa, 28 September 2021.

    Seperti diketahui, aturan pengendalian IMEI untuk perangkat telekomunikasi jenis handphone, komputer genggam, dan komputer tablet (HKT) berlaku pada 15 September 2020. Pemberlakuan itu berdasarkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No.1 Tahun 2020 tentang Pengendalian Alat dan/atau Perangkat Telekomunikasi yang Tersambung ke Jaringan Bergerak Seluler Melalui IMEI.

    Seluruh perangkat HKT yang IMEI-nya tidak terdaftar di dalam sistem Central Equipment Identity Register atau CEIR, tidak akan mendapatkan layanan jaringan perangkat telekomunikasi bergerak seluler. CEIR merupakan pusat pengolahan informasi IMEI, yang dibangun oleh Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) untuk mengintegrasikan sistem Equipment Identity Register dari lima operator.

    Menurut Lucky, ada banyak kejadian setelah aturan tersebut berlaku, seperti perangkat lama yang dijanjikan tidak terblokir atau perangkat seperti modem yang bukan bagian dari blokir IMEI banyak yang terblokir, bahkan ada perangkat resmi. Jadi, kata dia, jastip ini sesudah jual beli, lalu ponselnya berfungsi, biasanya urusannya beres. 

    “Tapi, ketika nanti ada kejadian random IMEI terblokir agak repot mengurusnya. Kalau kita beli resmi bisa kembali ke toko atau service center resminya untuk minta diurus, yang jastip ini harus jelas perjanjiannya,” tutur Lucky.

    Pengelola blog Gadtorare yang kerap mereview gadget itu menambahkan bahwa sampai sekarang saat IMEI terblokir masih tidak jelas harus melaporkan ke mana, bahkan banyak kejadian yang ‘dipingpong’. “Diminta ke Kemenperin, nanti diminta ke operator, sedangkan tidak ada pernyataan jelas dari awal bagaimana mengurus perangkat yang IMEI-nya terblokir,” kata Lucky.

    Lucky juga menambahkan, bahkan banyak kejadian perangkat terblokir disebabkan mesin IMEI kehabisan alokasi data. “Jadi sepertinya secara random device yang lama tidak muncul IMEI-nya.”

    Baca:
    Telat, Apple Dikabarkan Baru Akan Kirim iPhone 13 Pro Akhir Oktober


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Perlu Diketahui Tentang Kemenangan Indonesia di Thomas Cup 2020

    Kemengan Jonatan Christie di Thomas Cup 2020 menandai kemenangan Tim Merah Putih. Sejumlah catatan ditorehkan oleh regu yang menang atas Cina ini.