Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Salam Bahasa Indonesia Pernah Sampai Luar Angkasa Melalui Satelit NASA Voyager

Reporter

image-gnews
Foto yang disiarkan REUTERS 10/9), memperlihatkan pesawat ulak alik Discovery dengan latar belakang bumi, setelah lepas dari Stasiun Luar Angkasa Internasional tersebut. Foto: REUTERS/NASA
Foto yang disiarkan REUTERS 10/9), memperlihatkan pesawat ulak alik Discovery dengan latar belakang bumi, setelah lepas dari Stasiun Luar Angkasa Internasional tersebut. Foto: REUTERS/NASA
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Bahasa Indonesia sudah menghiasi perjalanan Bangsa ini sejak sebelum kemerdekaan. Hal ini bermula dari lahirnya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Dalam poin ketiga, sumpah itu bertuliskan, “Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.”

Lebih lanjut, Bahasa Indonesia juga ditetapkan menjadi bahasa nasional. Sedangkan pada 18 Agustus 1945 Bahasa Indonesia juga ditetapkan sebagai bahasa negara. Selain itu Bahasa Indonesia juga memiliki sepak terjang yang tidak kalah membanggakan di pentas dunia.

Salah satu hal yang membuat Bahasa Indonesia eksis di dunia ketika bahasa tersebut diperdengarkan melalui satelit milik NASA (Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat). Selain itu, musik-musik berbahasa Indonesia juga diperdengarkan di sana.

Salah satu satelit milik NASA yang memperdengarkan Bahasa Indonesia dan musiknya melalui piringan emas adalah satelit Voyager. Adapun tim yang bertugas melakukan rangkaian ini diketuai oleh Carl Sagan dari Universitas Cornell.

Sagan dan timnya mengumpulkan 115 gambar dengan sebuah rekaman suara-suara alam, seperti suara petir, ombak, angin, serta suara-suara binatang. Adapun suara-suara binatang tersebut yaitu, burung hingga ikan paus. Selain itu, piringan ini juga diisi dengan musik dari berbagai budaya dan era yang berbeda, serta ucapan salam dalam 55 bahasa termasuk di antaranya bahasa Indonesia.

Tidak hanya itu, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mencatat Bahasa Indonesia digunakan dan dipelajari oleh banyak negara. Per Juli 2021 tercatat sudah ada 30 negara yang menggunakan Bahasa Indonesia. Selain itu terdapat 76 lembaga dan 7.638 orang-orang di berbagai negara yang mempelajari Bahasa Indonesia.

Dalam akun Instagram @kemdikbud.ri, menyebutkan salah satu negara yang menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi—setelah bahasa utamanya—adalah Vietnam. Hal ini dilakukan Vietnam untuk meningkatkan studi Bahasa Indonesia dan menjaga hubungan bilateral dengan Indonesia.

Pemerintah Ho Chi Minh City, Vietnam mengumumkan Bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi kedua pada Desember 2007. Penggunaan Bahasa Indonesia di Vietnam sejajar dengan Bahasa Inggris, Prancis, dan Jepang di negeri itu.

Lebih lanjut, Bahasa Indonesia juga menjadi salah satu bahasa wajib yang digunakan untuk Tentara Kamboja. Selain itu, Bahasa Indonesia juga pernah diperdengarkan di luar angkasa pada 1977. Melalui rekaman piring hitam satelit Voyager (NASA), bahasa Indonesia diperdengarkan hingga ke luar angkasa.

GERIN RIO PRANATA 

Baca: Pelajaran Bahasa Indonesia di 3 Universitas Dunia: Ukraina, Jepang, Maroko

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Mengenal Teknologi GPS Tracker yang Antar Bos Rental Burhanis ke Sukolilo

4 hari lalu

Ilustrasi GPS tracker. Foto : Ebay
Mengenal Teknologi GPS Tracker yang Antar Bos Rental Burhanis ke Sukolilo

Teknologi tracking GPS mengantar Burhanis sampai ke Desa Sumbersoko di Sukolilo dalam upaya melacak mobilnya yang dibawa kabur penyewa.


Anggota Parlemen Jepang: Ancaman Keamanan UFO Tidak Bisa Diabaikan!

11 hari lalu

Penampakan sebuah bola raksasa di Pantai Enshu, Hamamatsu, Jepang, 22 Februari 2023. Beberapa pihak menduga benda itu mirip dengan sesuatu yang ada di serial kartun Dragon Ball, ada juga berpendapat bola merupakan UFO yang jatuh dari langit. Hingga ada yang berasumsi bola itu bisa saja ranjau. Twitter/@XMiS10C4M6QthSG via REUTERS
Anggota Parlemen Jepang: Ancaman Keamanan UFO Tidak Bisa Diabaikan!

Penampakan UFO tidak boleh diabaikan begitu saja karena bisa jadi itu adalah drone atau pesawat pengintai, kata anggota parlemen Jepang


BRIN Cita-citakan Konstelasi 6 Satelit Penginderaan Jauh, Anggap Tak Muluk Secara Finansial

12 hari lalu

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko, saat ditemui di Auditorium BRIN, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Juni 2024. TEMPO/Alif Ilham Fajriadi
BRIN Cita-citakan Konstelasi 6 Satelit Penginderaan Jauh, Anggap Tak Muluk Secara Finansial

Sejak dulu hingga kini, kata Kepala BRIN, Indonesia hanya punya satelit untuk telekomunikasi. Tak berkecukupan.


Kepala Otorita IKN Mundur Diganti Plt, Begini Problem Lingkungan yang Harus Dihadapi

12 hari lalu

Presiden Joko Widodo (keempat kanan) didampingi Menteri Investasi/Kepala BKPB Bahlil Lahadalia (kedua kanan), Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono (kanan) dan para pimpinan konsorsium pengusaha Indonesia meninjau alat berat dalam peletakan batu pertama Hotel Nusantara di Kawasan IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis 21 September 2023. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Kepala Otorita IKN Mundur Diganti Plt, Begini Problem Lingkungan yang Harus Dihadapi

IKN disebut akan berdampak serius terhadap penghancuran ekosistem regional Kalimantan yang saat ini sudah terancam industri sawit, tambang, HTI.


Cara Menemukan dan Menghapus Audio Rekaman Google

14 hari lalu

Logo Google. REUTERS
Cara Menemukan dan Menghapus Audio Rekaman Google

Suara yang diinput saat melakukan penelusuran menggunakan suara dapat disimpan oleh Google. Bagaimana cara memeriksa dan menghapus audio tersebut?


Izinkan Starlink Padahal Sudah Punya Satelit Indonesia Raya, Kominfo: Dua-duanya Kita Berdayakan

20 hari lalu

Satelit Starlink (kiri) dan Satria-1.
Izinkan Starlink Padahal Sudah Punya Satelit Indonesia Raya, Kominfo: Dua-duanya Kita Berdayakan

Konstelasi satelit Starlink berada di ketinggian lebih rendah daripada Satelit Indonesia Raya atau Satria-1.


Kominfo Buka Peluang Starlink Beroperasi di Perkotaan, APJII Minta Pemerintah Tentukan Sikap

21 hari lalu

Layanan internet Starlink dari SpaceX terdiri dari ground terminal (kanan) dan antena untuk internet satelit kecepatan tinggi. Dok.SpaceX
Kominfo Buka Peluang Starlink Beroperasi di Perkotaan, APJII Minta Pemerintah Tentukan Sikap

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria mengatakan ada potensi layanan internet berbasis satelit, Starlink bisa beroperasi di kawasan perkotaan atau urban area yang ada di Indonesia.


Pengamat Siber Gambarkan Berbagai Ancaman di Balik Ekspansi Starlink, Mana yang Paling Berbahaya?

21 hari lalu

Salah satu warga Indonesia asal Bandung mulai menggunakan layanan internet milik Elon Musk, Starlink pada Sabtu, 4 Mei 2024. Foto: Dokumen pribadi/Asep Indrayana
Pengamat Siber Gambarkan Berbagai Ancaman di Balik Ekspansi Starlink, Mana yang Paling Berbahaya?

Pengamat keamanan siber mengingatkan pemerintah terhadap bahaya perkembangan internet satelit, termasuk Starlink. Butuh pengawasan penuh.


BRIN Kembangkan Teknologi Satelit Pendeteksi Ladang Ganja

24 hari lalu

Situasi lantai 19 Gedung BJ Habibie yang menjadi kantor Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Terungkap tender proyek renovasi lantai 19-22 di gedung itu yang senilai  lebih dari Rp 22 miliar. (TEMPO/Maria Fransisca Lahur)
BRIN Kembangkan Teknologi Satelit Pendeteksi Ladang Ganja

BRIN mengembangkan teknologi penginderaan jauh berbasis satelit yang dapat mendeteksi ladang ganja.


Pengamat Beberkan Keuntungan yang Dibawa Internet Starlink: Daerah Terkoneksi, Kecepatan Tak Pilih Kasih

24 hari lalu

Layanan internet berbasis satelit, Starlink sudah dipasang di sepuluh titik fasilitas publik di kawasan Ibu Kota Nusantara. Dok: Otorita IKN
Pengamat Beberkan Keuntungan yang Dibawa Internet Starlink: Daerah Terkoneksi, Kecepatan Tak Pilih Kasih

Kominfo mengaku masuknya Starlink telah melalui kajian yang matang, termasuk dari sisi aspek ekonominya. Pastikan persaingan tak sempurna.