Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Apakah Lulusan SMK Bisa Masuk Akpol? Ini Penjelasannya

Reporter

image-gnews
Sejumlah Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) yang tergabung dalam drum band beraksi ketika mengikuti Kirab Merah Putih di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Ahad, 28 Agustus 2022. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Sejumlah Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) yang tergabung dalam drum band beraksi ketika mengikuti Kirab Merah Putih di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Ahad, 28 Agustus 2022. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kuliah di perguruan tinggi, bekerja atau berwirausaha menjadi beberapa pilihan karier bagi lulusan sekolah menengah. Selain itu, ada banyak pilihan profesi yang bisa dipilih lulusan baru (fresh graduate) sekolah menengah, seperti menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian atau Akpol

Akpol merupakan lembaga pendidikan yang melahirkan Perwira Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Akpol bertindak sebagai unsur pelaksana pendidikan pembentukan Perwira Polri bagi alumni sekolah menengah yang berada di bawah naungan Lembaga Pendidikan dan Latihan (Lemdiklat) Polri. 

Lantas, apakah lulusan SMK bisa masuk Akpol? 

Syarat Daftar Tamtama Brimob dan Tamtama Polair 2023

Sebagaimana Pengumuman Kapolri Nomor: Peng/12/IV/DIK.2.1./2023 tentang Penerimaan Taruna/Taruni Akpol Tahun Anggaran (TA) 2023, salah satu persyaratan khusus calon pelamar Akpol ialah harus memiliki ijazah setidaknya dari SMA/MA jurusan IPA/IPS (bukan lulusan Paket A, B, dan C). Dengan demikian, alumni SMK tidak diperkenankan untuk mendaftar. 

Akan tetapi, lulusan SMK masih bisa mengikuti seleksi Tamtama Brigade Mobile (Brimob) atau Tamtama Polisi Air (Polair). Hanya saja, tidak semua jurusan diperbolehkan mendaftar. 

Adapun syarat khusus seleksi Tamtama Brimob dan Tamtama Polair 2023 adalah sebagai berikut:

a. Berjenis kelamin pria, bukan anggota atau mantan anggota Polri, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Pegawai Negeri Sipil (PNS), atau pemah mengikuti pendidikan Polri/TNI.

b. Berijazah

1. Tamtama Brimob

-  SMA/MA/SMK semua jurusan, kecuali Tata Busana dan Tata Kecantikan (tidak berijazah Paket A dan B) dengan kriteria lulus

-   Lulusan Satuan Pendidikan Muadalah (SPM/setara SMA) pada pondok pesantren dan lulusan Pendidikan Diniyah Formal (PDF/setara SMA) dengan kriteria lulus

2. Tamtama Polair

-    SMA/MA/SMK semua jurusan kecuali Tata Busana dan Tata Kecantikan (diutamakan dari SMK Pelayaran/Perkapalan) serta tidak berijazah Paket A dan B dengan kriteria lulus

-    Lulusan Satuan Pendidikan Muadalah (SPM/setara SMA) pada pondok pesantren dan lulusan Pendidikan Diniyah Formal (PDF/setara SMA) dengan kriteria lulus

c. Berusia minimal 17 tahun 7 bulan dan maksimal 22 tahun ketika buka pendidikan

d. Memiliki tinggi badan minimal 165 cm (pria), khusus ras Melanesia (Kepolisian Daerah atau Polda Papua dan Papua Barat) 163 cm

e. Tidak bertato dan tidak bertindik di telinga atau anggota badan lainnya, kecuali disebabkan oleh ketentuan agama/adat

f.  Dinyatakan bebas atau negatif narkoba berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan oleh Panitia Pusat/Panitia Daerah (Panpus/Panda)

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

g. Tidak mendukung atau terlibat dalam organisasi atau paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika

h. Tidak melakukan tindakan melanggar norma agama, kesusilaan, norma sosial, dan hukum.

i.   Menandatangani surat pernyataan bermeterai yang berisi kesediaan untuk ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan ditugaskan pada seluruh bidang tugas Kepolisian, serta diketahui oleh orang tua/wali.

j.   Menyerahkan surat pernyataan bermeterai untuk tidak percaya terhadap pihak-pihak yang menawarkan, menjanjikan, dan menjamin mampu membantu meluluskan dalam proses seleksi, serta diketahui oleh orang tua/wali.

k. Berdomisili atau bertempat tinggal minimal 2 tahun di wilayah Polda tempat mendaftar secara sah menurut administrasi maupun fakta terhitung dari pembukaan pendidikan yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK).

l.   Belum pemah menikah secara hukum, agama, atau adat, belum pemah hamil atau melahirkan, dan sanggup untuk tidak menikah selama pendidikan. Apabila taruna diketahui pernah menikah maka dinyatakan gugur serta tidak dapat mengikuti pendidikan.

m. Bersedia mengikuti ikatan dinas pertama minimal 10 tahun, terhitung sejak diangkat menjadi Tamtama Polri.

n. Memperoleh izin atau persetujuan dari orang tua/wali.

o. Tidak terikat perjanjian ikatan dinas dengan instansi lain.

p. Melampirkan kartu BPJS Kesehatan dan telah memperoleh vaksinasi Covid-19 dosis ketiga (booster) bagi calon Tamtama yang dinyatakan lulus.

q. Bagi pegawai atau karyawan yang sudah bekerja secara tetap harus:

-    Mendapat persetujuan atau rekomendasi dari kepala instansi.

-    Bersedia berhenti menjadi pegawai atau karyawan, apabila diterima pendidikan pembentukan Tamtama Polri.

r.  Mengikuti dan dinyatakan lulus serangkaian pemeriksaan atau pengujian dengan sistem gugur dan/atau rangking. 

MELYNDA DWI PUSPITA 

Pilihan Editor: 5 Fakta Briptu Tiara Nissa, Polwan Polda Jatim Lulusan Terbaik Akpol Turki

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Polri Diminta Menyelidiki Ulang Kematian Vina Cirebon

13 jam lalu

Polri didorong melakukan eksaminasi kasus Vina Cirebon yang penuh kejanggalan.
Polri Diminta Menyelidiki Ulang Kematian Vina Cirebon

Polri didorong melakukan penyelidikan ulang kematian Vina Cirebon.


PBHI Desak Pelibatan Publik dalam Seleksi Anggota Kompolnas

13 jam lalu

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI Marsekal TNI (Purn.) Hadi Tjahjanto jumpa pers selepas mengumumkan sembilan nama anggota Panitia Seleksi Calon Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Periode 2024-2028 di Kantor Kemenko Polhukam RI, Jakarta, Jumat, 21 Juni 2024. Foto: ANTARA/Genta Tenri Mawangi.
PBHI Desak Pelibatan Publik dalam Seleksi Anggota Kompolnas

Kompolnas yang memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan Polri berada pada jalur-jalur rel yang tepat dan tidak melenceng.


Sejumlah Gelar Bintang Kehormatan Prabowo, Terbaru Bintang Bhayangkara Utama dari Kapolri Listyo Sigit

15 jam lalu

Menteri Pertahanan sekaligus Presiden Terpilih Prabowo Subianto didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo usai menerima penyematan tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Utama di Mabes Polri, Jakarta, Kamis, 20 Juni 2024. Tanda kehormatan tersebut diberikan kepada seseorang yang dinilai berjasa besar untuk kemajuan dan pengembangan Polri. TEMPO/M Taufan Rengganis
Sejumlah Gelar Bintang Kehormatan Prabowo, Terbaru Bintang Bhayangkara Utama dari Kapolri Listyo Sigit

Menhan Prabowo Subianto terima Bintang Bhayangkara Utama dari Kapolri pada Kamis, 20 Juni 2024. Sebelumnya Jenderal Kehormatan TNI dari Jokowi.


Polri Akan Beri Sanksi Etik hingga Pidana bagi Polisi yang Terlibat Judi Online

18 jam lalu

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Trunoyudo Wisnu Andiko saat memberikan keterangan pers ihwal pengamanan Opening Ceremony World Water Forum ke-10. (dok. Polri)
Polri Akan Beri Sanksi Etik hingga Pidana bagi Polisi yang Terlibat Judi Online

Anggota Polri yang terbukti melanggar aturan dan masih bermain judi online akan diberikan sanksi mulai dari kode etik hingga tindak pidana.


Prabowo Bakal Terima Bintang Bhayangkara Utama dari Polri Siang Ini

1 hari lalu

Presiden terpilih sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menemui Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis, 13 Juni 2024. TEMPO/Daniel A. Fajri
Prabowo Bakal Terima Bintang Bhayangkara Utama dari Polri Siang Ini

Sebelumnya, Prabowo juga telah menerima pangkat istimewa sebagai Jenderal Kehormatan TNI dari Presiden Jokowi.


Cegah Anggotanya Terpapar Judi Online, Polisi di Pelbagai Daerah Lakukan Ini

2 hari lalu

Ilustrasi judi online. Pixlr Ai
Cegah Anggotanya Terpapar Judi Online, Polisi di Pelbagai Daerah Lakukan Ini

Tidak ada toleransi bagi siapa pun anggota Polri yang terbukti terlibat dalam judi online.


Kompolnas Desak Polri Tindak Tegas Anggota yang Lindungi Bandar Judi Online

3 hari lalu

Komisioner Kompolnas Poengky Indarti saat di Istana Negara pada Jumat 14 Agustus 2022. Tempo/Hamdan C Ismail
Kompolnas Desak Polri Tindak Tegas Anggota yang Lindungi Bandar Judi Online

Komisioner Kompolnas Poengky Indarti menyebut penyelesaian kasus judi online menjadi lebih sulit karena adanya dugaan keterlibatan anggota kepolisian.


Terima SP2HP 2 Kali, Keluarga Akseyna Sebut Belum Ada Progres Berarti

3 hari lalu

Akseyna Ahad Dori, seorang mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang ditemukan tewas di Danau Kenanga UI pada 26 Maret 2015. Saat ditemukan, Akseyna menggunakan tas yang diisi batu sebagai pemberat. Hingga delapan tahun berlalu, polisi belum dapat menemukan tersangka pembunuhan.  Facebook/Peduli Akseyna
Terima SP2HP 2 Kali, Keluarga Akseyna Sebut Belum Ada Progres Berarti

Dia meminta agar kasus kematian Akseyna menjadi atensi bagi institusi Polri, karena selama sembilan tahun tidak ada perkembangan.


Pengamat Nilai Polri Sulit Berantas Judi Online karena Ada Simbiosis Mutualisme

3 hari lalu

Pengamat Kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto. ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Pengamat Nilai Polri Sulit Berantas Judi Online karena Ada Simbiosis Mutualisme

Pengamat nilai pengusutan kasus judi online di internal Polri akan sangat susah dilakukan karena terdapat hubungan saling menguntungkan.


Kabareskrim Berikan Asistensi untuk Usut Kasus Pembunuhan Vina

4 hari lalu

Kepala Bareskrim Polri, Komjen Wahyu Widada dan Wakabareskrim Polri, Irjen Pol Asep Edi Suheri menunjukan barang bukti saat konferensi pers kasus Penggelapan (International Mobile Equipment Identity) IMEI di Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 28 Juli 2023. Kabareskrim Badan Reserse Kriminal (Bareskirm) Polri menetapkan enam tersangka dalam kasus pelanggaran IMEI di Indonesia, aksi ilegal ini dilakukan pada 10-20 Oktober 2022 lalu. TEMPO/ Febri Angga PalgunaKepala Bareskrim Polri, Komjen Wahyu Widada dan Wakabareskrim Polri, Irjen Pol Asep Edi Suheri menunjukan barang bukti saat konferensi pers kasus Penggelapan (International Mobile Equipment Identity) IMEI di Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 28 Juli 2023. Kabareskrim Badan Reserse Kriminal (Bareskirm) Polri menetapkan enam tersangka dalam kasus pelanggaran IMEI di Indonesia, aksi ilegal ini dilakukan pada 10-20 Oktober 2022 lalu. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Kabareskrim Berikan Asistensi untuk Usut Kasus Pembunuhan Vina

Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada, menyebut memberikan asistensi untuk mengusut kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon, Jawa Barat.