Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Status Gunung Ruang Turun ke Siaga, Begini Rekomendasi Badan Geologi

image-gnews
Petugas mengamati kondisi Gunung Ruang yang mengeluarkan asap solfatara dari kawah terlihat dari Pelabuhan Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, Sabtu, 4 Mei 2024.Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan status Gunung Ruang masih dalam status awas atau level IV dan kegempaan masih didominasi oleh tremor menerus sehingga penduduk yang bermukiman  di wilayah Tagulandang masuk dalam radius enam kilometer agar segera dievakuasi ke tempat aman.ANTARA FOTO/Andri Saputra
Petugas mengamati kondisi Gunung Ruang yang mengeluarkan asap solfatara dari kawah terlihat dari Pelabuhan Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, Sabtu, 4 Mei 2024.Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan status Gunung Ruang masih dalam status awas atau level IV dan kegempaan masih didominasi oleh tremor menerus sehingga penduduk yang bermukiman di wilayah Tagulandang masuk dalam radius enam kilometer agar segera dievakuasi ke tempat aman.ANTARA FOTO/Andri Saputra
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Aktivitas erupsi di Gunung Ruang, Sulawesi Utara, teramati sudah mengalami penurunan sejak awal bulan ini. Melihat situasi itu, Badan Geologi kembali menurunkan status Gunung Ruang dari Level IV (awas) menjadi Level III (siaga), pada Senin pagi, 13 Mei 2024.

"Pada umumnya kegempaan vulkanik di Gunung Ruang cenderung rendah, lebih didominasi oleh gempa tektonik yang diperkirakan pengaruh dari subduksi Sulawesi Utara dan Subduksi Ganda di Laut Maluku," kata Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid, dari keterangan resminya Senin. Dia juga menyebut kalau minimnya kegempaan di Gunung Ruang membuat aktivitas erupsi juga turut menurun beberapa hari ini.

Penetapan status gunung api sangat diperlukan untuk meninjau dampak dan pemilihan mitigasi yang cocok ketika terjadi erupsi. Dengan diturunkannya status Gunung Ruang dari Level IV menjadi Level III, maka radius bahaya dan potensi kegempaan di lokasi sekitar gunung dinilai akan minim terjadi.

Data kegempaan yang dicatat Badan Geologi sejak 1 hingga 12 Mei, terjadi sebanyak dua kali gempa erupsi, 19 kali gempa guguran dan 22 kali gempa hembusan. Sedangkan untuk gempa vulkanik dangkal terjadi sebanyak 91 kali, gempa vulkanik dalam sebanyak 29 kali dan 6 kali gempa tektonik lokal.

Gunung Ruang sebelumnya memang sering mengalami penurunan dan kenaikan status level erupsi. Wafid mencontohkan pada erupsi besar 17 April lalu, gunung ini dinaikan statusnya menjadi awas. Lalu pada 22 April diturunkan lagi ke Level II atau siaga. "30 April kembali dinaikkan statusnya akibat erupsi yang disertai hujan batu. Lalu pada hari ini diturunkan kembali karena aktivitas kegempaan dan erupsi sudah mulai mereda," ujar Wafid.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dengan diturunkannya status erupsi di Gunung Ruang menjadi siaga, bukan berarti pengawasan dan kewaspadaan juga turut diturunkan. Wafid menjelaskan untuk status siaga gunung api, masyarakat dan pengunjung dilarang untuk beraktivitas di dekat gunung dalam radius 4 kilometer dari pusat kawah aktif.

Badan Geologi mengimbau kepada masyarakat dan pemerintah setempat untuk tidak melepas masker hidung dan pelindung mata ketika erupsi terjadi agar mengurangi dampak abu vulkanik yang masuk ke dalam tubuh lewat saluran pernapasan. "Masyarakat di Pulau Tagulandang, khususnya yang bermukim di dekat pantai, agar mewaspadai potensi lontaran batuan pijar akibat erupsi," ucap Wafid.

Pilihan Editor: Menjelang PPDB 2024/2025, Simak Jalur yang Tersedia dan Ketentuan Terbaru

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Gunung Ibu Erupsi Lagi, PVMBG Catat Kolom Abu Setinggi 500 Meter ke Arah Timur Laut

3 hari lalu

Kolom abu vulkanik yang terbentuk akibat aktivitas erupsi Gunung Ibu di Maluku Utara. PVMBG
Gunung Ibu Erupsi Lagi, PVMBG Catat Kolom Abu Setinggi 500 Meter ke Arah Timur Laut

PVMBG mencatat Gunung Ibu erupsi pada pukul 15:21 WIT, Rabu, 17 Juli 2024. Ada muntahan abu setinggi setengah kilometer.


Status Aktivitas Gunung Semeru Turun Level

5 hari lalu

Gunung Semeru tampak jelas Sabtu pagi ini, 30 Maret 2024. Foto: Istimewa
Status Aktivitas Gunung Semeru Turun Level

Pemantauan seismik ambient noise di Gunung Semeru menyimpulkan tidak terjadi peningkatan stres atau tekanan pada tubuh gunung.


Gunung Semeru Turun Status jadi Waspada, PVMBG Minta Masyarakat Tetap Jauhi Area Besuk Kobokan

5 hari lalu

Gunung Semeru erupsi dengan tinggi letusan mencapai 1 km pada Minggu (7/7/2024) pukul 04.58 WIB. (ANTARA/HO-PVMBG)
Gunung Semeru Turun Status jadi Waspada, PVMBG Minta Masyarakat Tetap Jauhi Area Besuk Kobokan

PVMBG menurunkan status aktivitas vulkanik Gunung Semeru, terhitung pada Senin, 15 Juli 2024 pukul 15.00 WIB dari Siaga menjadi Waspada.


Badan Geologi Naikkan Status Gunung Ijen, Masyarakat Diminta Waspada Gas Beracun

8 hari lalu

Panorama kawah di Gunung Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu, 4 Juni 2023. TWA Ijen yang telah ditetapkan sebagai anggota UNESCO Global Geopark (UGG) itu ramai dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara saat liburan. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya
Badan Geologi Naikkan Status Gunung Ijen, Masyarakat Diminta Waspada Gas Beracun

Badan Geologi menaikkan status aktivitas Gunung Ijen di Banyuwangi, Jawa Timur menjadi Waspada dari semula Normal per Jumat malam.


Badan Geologi Minta Warga Mewaspadai Banjir Material Vulkanik Gunung Karangetang

9 hari lalu

Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro. ANTARA/HO-Pos PGA Karangetang
Badan Geologi Minta Warga Mewaspadai Banjir Material Vulkanik Gunung Karangetang

Badan Geologi meminta warga mewaspadai banjir material vulkanik dari Gunung Karangetang saat hujan deras.


Badan Geologi: Gunung Ibu Dua Kali Erupsi dan Hembuskan Abu Setinggi 500 Meter

10 hari lalu

Gunung Ibu mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari Desa Gam Ici Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Senin 13 Mei 2024. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekam aktivitas erupsi yang menghasilkan kolom abu setinggi lima kilometer dari puncak Gunung Ibu pada Rabu (13/5) pukul 09:12 WIT dengan intensitas tebal condong ke arah barat dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 5 menit 6 detik.  ANTARA FOTO/Andri Saputra
Badan Geologi: Gunung Ibu Dua Kali Erupsi dan Hembuskan Abu Setinggi 500 Meter

Badan Geologi menyatakan, Gunung Ibu dua kali erupsi dan menghembuskan abu lebih kurang setinggi 500 meter dari puncak kawah.


Gunung Merapi Masih Keluarkan Awan Panas, Sleman Terapkan Upaya Kesiapsiagaan

12 hari lalu

Luncuran lava pijar keluar dari kubah lava Gunung Merapi terlihat dari Turi, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa 23 April 2024 malam. Menurut data BPPTKG periode pengamatan 23 April 2024 pukul 00.00 - 24.00 WIB telah terjadi 18 kali guguran lava dengan jarak luncur maksimal 1.300 meter dan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran Gunung Merapi. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
Gunung Merapi Masih Keluarkan Awan Panas, Sleman Terapkan Upaya Kesiapsiagaan

Gunung Merapi masih intens mengeluarkan guguran lava dan juga awan panas pada bulan Juli ini.


Gunung Marapi Erupsi Lagi dengan Tinggi Abu 1.000 Meter, Statusnya Masih Waspada

12 hari lalu

Gunung Marapi mengeluarkan abu vulkanik yang terlihat dari Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Sabtu, 15 Juni 2024. Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi di Bukittinggi mencatat sejak 1 Juni hingga Sabtu sore pukul 18.00 WIB telah terjadi 28 letusan dan 309 kali hembusan pada gunung yang berstatus level III siaga itu.  ANTARA/Iggoy el Fitra
Gunung Marapi Erupsi Lagi dengan Tinggi Abu 1.000 Meter, Statusnya Masih Waspada

Gunung Marapi di Sumbar kembali erupsi pada Senin pagi,8 Juli 2024. Erupsi ini hanya 7 hari setelah status gunung api itu diturunkan.


Gempa Batang 7/7, Badan Geologi: Terkait Sesar Aktif di Sekitar Lokasi

12 hari lalu

Lokasi gempa di Batang, 7 Juli 2024 (bmkg.go.id)
Gempa Batang 7/7, Badan Geologi: Terkait Sesar Aktif di Sekitar Lokasi

Badan Geologi mencatat daerah Batang di Jawa Tengah belum pernah dihantam gempa bumi yang memicu kerusakan.


Kena Lindu Magnitudo 4,4, Badan Geologi Sebut Belum Pernah Ada Gempa Merusak di Batang

12 hari lalu

Kondisi rumah warga yang roboh pasca terjadinya gempa bumi di Lebo, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Minggu, 7 Juli 2024. Data dari BPBD Kabupaten Batang, puluhan rumah megalami kerusakan hingga roboh dan sembilan orang luka-luka akibat terdampak gempa bumi yang berkekuatan 4,6 skala magnitudo di tiga kecamatan. ANTARA/Harviyan Perdana Putra
Kena Lindu Magnitudo 4,4, Badan Geologi Sebut Belum Pernah Ada Gempa Merusak di Batang

Baru kali ini wilayah Batang di Jawa Tengah dirusak gempa bumi. Gempa Magnitudo 4,4 terjadi pada Ahad, 7 Juli 2024.