Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pemerintah Depok Keluarkan Surat Edaran soal Penanganan Limbah Hewan Kurban

image-gnews
Pedagang menjajakan hewan untuk kurban di Pasar Hewan Jonggol, jelang Idul Adha di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis 13 Juni 2024. Sepekan jelang Hari Raya Idul Adha, pasar yang beroperasi sejak tahun 1969 dan menjadi salah satu pasar hewan terbesar di Jabodetabek tersebut menyediakan sapi sebanyak 900 ekor dan domba atau kambing sebanyak 700 ekor. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Pedagang menjajakan hewan untuk kurban di Pasar Hewan Jonggol, jelang Idul Adha di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis 13 Juni 2024. Sepekan jelang Hari Raya Idul Adha, pasar yang beroperasi sejak tahun 1969 dan menjadi salah satu pasar hewan terbesar di Jabodetabek tersebut menyediakan sapi sebanyak 900 ekor dan domba atau kambing sebanyak 700 ekor. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Iklan

TEMPO.CO, JakartaPemerintah Kota Depok, Jawa Barat, mengeluarkan surat edaran agar limbah kotoran hewan kurban hasil penyembelihan pada Idul Adha tidak berdampak terhadap lingkungan. Surat edaran tersebut dikeluarkan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Depok kepada kelurahan dan kecamatan tentang cara penanganan limbah hasil pemotongan hewan kurban. 

Kepala Dinas Lingkungnan Hidup dan Kehutanan Kota Depok, Abdul Rahman menyatakan, pemerintah tidak menyiapkan petugas khusus untuk mengangkut limbah dan kotoran selama Idul Adha. Panitia kurban diminta berkoordinasi dengan petugas unit penanganan sampah untuk pengolahan limbah.

Menurut Rahman, terdapat beberapa tahap dalam penanganan limbah hewan kurban. Pertama, pengolahan isi perut (rumen dan kotoran) akan dikomposkan secara mandiri oleh pengelola masjid atau dikirimkan ke tempat pengomposan. Sedangkan darah atau bagian tubuh yang tidak dimanfaatkan dapat ditampung dan diolah menjadi kompos serta pakan ikan dan atau ternak. "Jika pengolahan dilakukan di tempat lain siapkan wadah pengiriman," ucap Rahman kepada Tempo, Jumat, 14 Juni 2024. 

Kedua, penimbunan. "Limbah ditimbun di dalam lubang tanah minimal 1 m3 untuk sapi yang berukuran 400-600 kg dan minimal 0.3 m3 untuk kambing yang berukuran 25-35 kg," kata Rahman.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ketiga, pembagian. Saat pembagian daging kurban, kata Rahman, harus dilakukan dengan prinsip ramah lingkungan dan aman terhadap kesehatan. Jika menggunakan besek, daun pisang, dan lain-lain yang berasal dari bahan alami, pastikan dalam keadaan bersih untuk mencegah kontaminasi yang membahayakan kesehatan.

Untuk pengunaan plastik, gunakan yang aman untuk kontak langsung dengan bahan makanan, memiliki ukuran yang sesuai (efisien) dan memiliki dampak minimum terhadap pencemaran lingkungan. "Untuk plastik ramah lingkungan tersedia plastik dengan kemampuan mudah terurai atau mudah terurai secara biologi," kata Rahman.

Pilihan Editor: BRIN Teliti Jalur Sesar Kompleks Java Back-arc Thrust yang Membentang di Jawa

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Viralkan Alat-Alat Rusak, Petugas Pemadam Kebakaran Depok Dipanggil Atasan

17 jam lalu

Petugas pemadam kebakaran Kota Depok, Sandi Butar Butar, menunjukkan alat-alat operasional yang rusak dan tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah Kota Depok meski sudah mengajukan nota dinas. Instagram
Viralkan Alat-Alat Rusak, Petugas Pemadam Kebakaran Depok Dipanggil Atasan

Seorang anggota Dinas Pemadam Kebakaran di Kota Depok memviralkan sejumlah alat operasional yang rusak. Minta perhatian pemerintah


Elektabilitas Imam Budi Hartono Teratas untuk Pilkada Depok, KedaiKOPI: Diuntungkan Posisi Wakil Wali Kota

1 hari lalu

Paket pasangan Imam Budi Hartono-Ririn Farabi Arafiq melakukan pradeklarasi di Anyer pada Sabtu 22 Juni 2024. Foto : Humas Golkar
Elektabilitas Imam Budi Hartono Teratas untuk Pilkada Depok, KedaiKOPI: Diuntungkan Posisi Wakil Wali Kota

Elektabilitas Imam Budi Hartono dalam survei Pilkada Depok 2024 yang digelar lembaga KedaiKOPI, masih menempati urutan teratas.


Dalam Sehari Ada Dua Warga Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Depok

2 hari lalu

Ilustrasi mayat. Pakistantoday.com
Dalam Sehari Ada Dua Warga Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Depok

Tim identifikasi Polres Metro Depok memastikan kematian korban tidak ada tanda-tanda kekerasan.


Legislator Gerindra Desak Pelaku Katrol Nilai Rapor di Depok Dipidana

2 hari lalu

Anggota Komisi X DPR RI Nuroji saat Rapat Kerja dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (13/3/2024). Foto : Farhan/Andri
Legislator Gerindra Desak Pelaku Katrol Nilai Rapor di Depok Dipidana

Anggota DPR dari Gerindra meminta semua pelaku katrol nilai rapor di Depok dipidana. Hasil evaluasi Komisi X, PPDB hanya bermasalah di kota-kota besar


Buntut Kisruh Nilai Rapor 51 Siswa Calon Siswa Dianulir, Disdik Jabar: Diprioritaskan untuk Keluarga Tak Mampu

2 hari lalu

Pendemo yang mengatasnamakan Forum Pemerhati Pendidikan Jawa Barat menggeruduk Balai Kota Depok, Jalan Margonda, Kecamatan Pancoran Mas, Kamis, 18 Juli 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Buntut Kisruh Nilai Rapor 51 Siswa Calon Siswa Dianulir, Disdik Jabar: Diprioritaskan untuk Keluarga Tak Mampu

Ade berpendapat manipulasi nilai rapor tidak perlu dilakukan dikarenakan dengan menggunakan nilai asli saja memiliki peluang untuk diterima.


Viral Video Anggota Damkar Depok Room Tour Kerusakan Alat, dari Gergaji Mesin Rusak hingga Rem Tangan Blong

3 hari lalu

Pohon tumbang di Jalan Raya Sawangan Kota Depok imbas dari cuaca ekstrem menyebabkan kemacetan panjang terjadi di wilayah tersebut dan ratusan gardu listrik milik PLN mengalami kerusakan, Minggu, 9 Oktober 2022. IST/Dok. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok
Viral Video Anggota Damkar Depok Room Tour Kerusakan Alat, dari Gergaji Mesin Rusak hingga Rem Tangan Blong

Beredar video salah satu juru padam Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok yang mengungkapkan sejumlah kerusakan peralatan instansinya ala 'room tour'.


Cuci Rapor Menjadi Modus yang Buat Katrol Nilai Rapor 51 Siswa SMPN 19 Depok

3 hari lalu

Sekdis Pendidikan Kota Depok Sutarno dikonfirmasi terkait cuci nilai rapor hingga 51 CPD dianulir usai monitoring MPLS di SMPN 22 Depok, Jalan Bima, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Rabu, 17 Juli 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Cuci Rapor Menjadi Modus yang Buat Katrol Nilai Rapor 51 Siswa SMPN 19 Depok

Kemendikbudristek melakukan pengecekan nilai melalui aplikasi e-rapor dan ditemukan, nilai e-rapor berbeda dengan nilai rapor yang diunggah.


Kejari Selidiki Dugaan Manipulasi Nilai Rapor di SMPN 19 Depok

3 hari lalu

Suasana di SMPN 19 Depok, Jalan Leli, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Selasa, 16 Juli 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Kejari Selidiki Dugaan Manipulasi Nilai Rapor di SMPN 19 Depok

Kejari Depok menyelidiki dugaan korupsi dalam kasus katrol nilai rapor siswa SMPN 19.


Fakta-fakta Kasus Manipulasi Rapor di Depok, Nilai Dinaikkan hingga 20 Persen

3 hari lalu

Plh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Mochamad Ade Afriandi bicara terkait cuci rapor di Depok, Selasa, 16 Juli 2024. Foto : Dokumentasi Pribadi
Fakta-fakta Kasus Manipulasi Rapor di Depok, Nilai Dinaikkan hingga 20 Persen

Sejumlah fakta dalam kasus manipulasi rapor di Depok, nilai dinaikkan 20 persen dan guru diberi sanksi.


Buntut Skandal Katrol Nilai Rapor di Depok, Disdik Bakal Lakukan Sejumlah Hal Ini

4 hari lalu

Sekdis Pendidikan Kota Depok Sutarno dikonfirmasi terkait cuci nilai rapor hingga 51 CPD dianulir usai monitoring MPLS di SMPN 22 Depok, Jalan Bima, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Rabu, 17 Juli 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Buntut Skandal Katrol Nilai Rapor di Depok, Disdik Bakal Lakukan Sejumlah Hal Ini

Disdik Kota Depok bakal melakukan hal berikut ini terkait skandal katrol nilai rapor di SMPN 19 Depok.