Kiamat 2012, Warga Dallas Timbun Makanan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kiamat 2012. denzomag.com

    Ilustrasi kiamat 2012. denzomag.com

    TEMPO.CO , Dallas:Ribuan orang di Dallas sudah mempersiapkan kedatangan kiamat yang dikatakan bakal jatuh pada 21 Desember 2012.

    Pemilik toko alat-alat militer William Ladd sudah mempersiapkan stok demi kiamat 2012 ini dari tiga tahun silam. Ia membeli banyak masker gas, dan makanan darurat untuk pertahanan hidup dalam jumlah lebih dari cukup. "Aku banyak pelanggan yang datang untuk membeli makanan darurat hingga 365 buah, yang artinya suplai setahun," ujar Ladd. "Aku pun mendengar mereka sudah membangun bungker."

    "Orang-orang sudah mempersiapkan kedatangan 21 Desember tahun ini, mereka berjaga-jaga terhadap semua skenario yang memungkinkan," ujar Nico Sanchez, warga Dallas yang termasuk Prepper.

    Menurut Sanchez, sejumlah kejadian buruk seperti ledakan nuklir, banjir, badai hingga gempa bumi bisa muncul pada jumat ketiga di bulan Desember ini.

    Mereka yang mempersiapkan kedatangan kiamat ini menyebut dirinya sebagai "Prepper". Prepper adalah orang-orang yang percaya bahwa waktu berhenti pada 21 Desember 2012 dan akan terjadi kerusakan besar yang berpotensi menjadi akhir dunia. Dasarnya adalah kalendar suku Maya berkahir pada 21 Desember 2012.

    Ratusan berita soal kiamat 2012 sudah dimuat tentang bantahan terjadinya kiamat pada 21 Desember 2012. Akhir dunia yang dipercaya dari ramalan suku Maya tersebut telah menjadi bahasan jutaan orang di seluruh dunia. Meski sudah ada penjelasan Ilmiah hingga pernyataan sesepuh suku Maya, tetap saja ada orang-orang yang percaya akan hadirnya akhir zaman pada 21 Desember 2012.

    Penulis buku Science and Prophecy of the Ancient Maya menulis sebuah buku akan terbit pada 22 Desember 2012. Mereka mengatakan akan menulis kenapa kepercayaan para "Prepper" itu salah.

    WFAA | DIANING SARI

    Baca juga
    Kiamat, Turis Kunjungi Desa Terakhir
    EDISI KHUSUS: Kiamat 2012




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.