Top 3 Tekno Berita Kemarin: Para Penyelamat Kapal Selam, Ingenuity Terbang Lagi

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dalam misi pencarian kapal MV Swift Rescue menggunakan Remotely Operated Vehicle (ROV) yang akan berperan membantu para kru menemukan dan melihat lokasi pasti kapal selam yang dicari. ROV mampu menyelam hingga kedalaman 500 meter, wahana sepanjang 9,6 meter ini bisa mengakomodasi sampai maksimal 17 orang. Istimewa

    Dalam misi pencarian kapal MV Swift Rescue menggunakan Remotely Operated Vehicle (ROV) yang akan berperan membantu para kru menemukan dan melihat lokasi pasti kapal selam yang dicari. ROV mampu menyelam hingga kedalaman 500 meter, wahana sepanjang 9,6 meter ini bisa mengakomodasi sampai maksimal 17 orang. Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno Berita Kemarin, Jumat 23 April 2021, masih dipuncaki seputar pemberitaan kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak di perairan utara Bali. Kemarin, artikel yang mengangkat profil tiga kapal negara tetangga yang diharapkan bisa meyelamatkan kapal selam beserta 53 awaknya itu yang menjadi terpopuler.

    Di belakangnya adalah artikel dari planet Mars. Isinya keberhasilan uji terbang kedua helikopter Ingenuity. Drone dengan rotor itu berhasil terbang lebih tinggi dan lebih lama daripada uji yang pertama. Dua uji lagi yang bakal lebih mendorong kemampuan Ingenuity dan tim di NASA menanti.

    Artikel ketiga mengenai perkembangan wabah Covid-19 di India. Negara ini belakangan terus mencatat rekor jumlah kasus harian hingga pada Kamis lalu rekornya melampui yang pernah dibukukan Amerika Serikat--negara terbesar penyumbang kasus Covid-19 sejauh ini.

    Berikut Top 3 Tekno Berita Kemarin, Jumat 23 April 2021, selengkapnya,

    ADVERTISEMENT

    1. Penyelamatan Kapal Selam KRI Nanggala, Ini 3 Kapal Tetangga yang Sangat Ditunggu

    Setidaknya tiga kapal bermisi penyelamatan kapal selam telah bergerak dari tiga negara untuk membantu mencari dan menyelamatkan KRI Nanggla-402 di perairan Bali. Mereka masing-masing bertolak dari pangkalannya di Singapura, Malaysia, dan India.

    Kehadiran mereka sangat ditunggu untuk kemampuan menyelamnya untuk melakukan operasi penyelamatan di dasar laut dalam. Ini kemampuan yang masih alpa di antara armada kapal perang dan riset di tanah air.

    Seperti dituturkan Yuyu Wahyu, peneliti utama bidang elektronika dan telekomunikasi di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), "Kalau sonar kita sudah menemukannya (kapal selam KRI Nanggala), tinggal bagaimana masuk ke dalam (laut)." Dia merujuk kepada tingkat kemampuan kapal-kapal perang dan riset di tanah air.

    2. Terbang Lebih Tinggi, Helikopter Ingenuity di Mars Kembali Sukses di Uji Kedua

    Drone helikopter NASA di Mars, Ingenuity, mengulang sukses dalam uji terbang keduanya, Kamis 22 April 2021. Kali itu Ingenuity berhasil terbang selama 51,9 detik, dibandingkan sekitar 25 detik yang pertama dilakukan pada 19 April lalu. Selain bertahan lebih lama di udara, helikopter itu juga terbang lebih tinggi dan sempat bergerak horizontal.

    "Sejauh ini, teknik telemetri yang kami terima dan analisis mengatakan kepada kami kalau penerbangan telah memenuhi harapan dan pemodelan komputer yang kami lakukan akurat," kata Bob Balaram, Ketua Tim Rekayasa Helikopter Mars Ingenuity di Laboratorium Propulsi Jet NASA di California Selatan, Kamis.

    Dia mengatakan masih akan ada dua kali uji terbang lagi yang akan dilakukan terhadap Ingenuity. "Artinya masih ada banyak yang harus dipelajari sepanjang bulan ini," katanya menambahkan.

    3. 310 Ribu, Rekor Harian Kasus Covid-19 di India Lampaui Amerika

    Wabah penyakit virus corona 2019 atau Covid-19 memburuk dengan cepat di India. Kementerian Kesehatan setempat melaporkan lebih dari 310.000 kasus infeksi baru pada Kamis, 22 April 2021, atau rekor baru jumlah kasus dalam satu hari.

    Angka itu juga telah melampaui rekor tertinggi di Amerika Serikat yang pernah mencapai 300.669 kasus pada 8 Januari lalu--sekalipun ada perbedaan dalam tingkat pengujian yang dilakukan antar negara dan kurangnya tes awal yang meluas dalam pandemi. 

    Covid-19 kembali 'menggila' di India dalam dua bulan terakhir. Situasi di dalam negerinya dilukiskan dengan rumah sakit-rumah sakit yang sampai kekurangan pasokan oksigen dan mobil ambulans berbaris di luar rumah sakit karena tidak ada ventilator untuk pasien baru.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.