Gempa Darat Magnitudo 3,4 Guncang Purwakarta

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri

    Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri

    TEMPO.CO, Jakarta - Gempa tektonik bermagnitudo 3,4 mengguncang sebagian wilayah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat waktu kejadian gempa itu pada Selasa, 8 Desember 2021, pukul 05:18:33 WIB.

    Hasil analisa BMKG menunjukkan pusat sumber atau episenter gempa terletak pada koordinat 6,71 derajat Lintang Selatan dan 107,35 derajat Bujur Timur. "Berlokasi di darat pada jarak 18 kilometer arah barat daya Purwakarta," kata Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hendro Nugroho lewat keterangan tertulis pagi ini.

    Sumber gempa berkedalaman 7 kilometer. "Merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Cirata," ujarnya.

    Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, guncangan dirasakan di wilayah Cipeundeuy, Cirata, Maniis, dengan skala Intensitas III MMI. Getaran dirasakan nyata di dalam rumah, seakan ada truk yang berlalu.

    Sementara di Kota Purwakarta gempa berskala intensitas II MMI. Getaran hanya dirasakan oleh beberapa orang dan membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

    Hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa. Dari hasil pantauan BMKG hingga pukul 05:41 WIB nihil gempa susulan.

    Baca:
    Pergerakan Sesar Garsela Picu Gempa Lagi di Kabupaten Bandung Sore Ini

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?