Google Beri Wilayah Eropa Tombol Tolak Semua untuk Cookie

Logo Google terlihat di kantor pusat perusahaan Eropa di Dublin, Irlandia, 27 Februari 2021. [REUTERS / Clodagh Kilcoyne]

TEMPO.CO, Jakarta - Google memperkenalkan opsi baru untuk menolak cookie pelacakan di wilayah Eropa. Sebelumnya, kotak dialog yang ada ditemukan melanggar undang-undang data UE.

Awal tahun ini badan perlindungan data Prancis CNIL menjatuhkan denda kepada Google sebesar €150 juta (US$ 170 juta) karena menyebarkan bahasa yang membingungkan di pengaturan cookie.

Spanduk cookie baru memberi pengguna opsi untuk menolak semua cookie pelacakan dengan satu klik. (Google)

Sebelumnya, Google mengizinkan pengguna untuk menerima semua cookie pelacakan dengan satu klik, tetapi memaksa orang untuk mengklik berbagai menu untuk menolak semuanya. Asimetri ini melanggar hukum, kata CNIL, mengarahkan pengguna untuk menerima cookie untuk keuntungan utama dari bisnis periklanan Google.

Untuk mengatasinya, pengaturan cookie baru Google memberikan pilihan yang jelas dan seimbang: "tolak semua", "terima semua", atau "lebih banyak opsi" (untuk menjalankan kontrol yang lebih terperinci).

Menu baru akan muncul di Google Penelusuran dan YouTube jika pengguna tidak masuk ke akun. Jika ingin masuk, pengguna dapat menyesuaikan opsi pelacakan melalui menu data dan privasi Google.

“Kami telah memulai peluncuran di Prancis dan akan memperluas pengalaman ini di seluruh wilayah Ekonomi Eropa, Inggris, dan Swiss,” tulis manajer produk Google Sammit Adhya dalam sebuah posting blog yang mengumumkan perubahan tersebut. “Tidak lama kemudian, pengguna di wilayah tersebut akan memiliki pilihan cookie baru — yang dapat diterima atau ditolak dengan satu klik.”

Penggunaan pengaturan cookie secara umum tetap menjadi pengalaman yang membingungkan dan membuat frustrasi bagi sebagian besar pengguna internet. Google memberi opsi untuk menolak atau menerima cookie seharusnya menawarkan kontrol yang lebih besar atas data pengguna, tetapi seperti yang ditunjukkan oleh contoh Google, ini dapat bergantung pada bagaimana opsi ini diterapkan.

Pusat Hak Digital Eropa (noyb), yang mengkampanyekan menu cookie yang tepat, mengatakan bahwa 90 persen pengguna mengklik untuk menerima semua cookie, tetapi hanya 3 persen yang benar-benar menginginkannya. Perubahan seperti yang diterapkan oleh Google memang kecil, tapi bisa membantu menggeser keseimbangan ini.

THE VERGE

Baca:
Google: Orang Indonesia Ramai Cari Info Ponsel 5G dan Cara Bikin Konten

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Ukraina Hingga Israel Tawarkan Bantuan Pasca-Gempa Turki dan Suriah

1 jam lalu

Ukraina Hingga Israel Tawarkan Bantuan Pasca-Gempa Turki dan Suriah

Ukraina hingga Israel enawarkan untuk mengirim bantuan setelah gempa Turki dan Suriah berkekuatan 7,8 M menewaskan ratusan orang di kedua negara.


Latar Cerita Komik "Tetanggaku Orang Indonesia" Karya Ilustrator Prancis Emmanuel Lemaire

5 jam lalu

Latar Cerita Komik "Tetanggaku Orang Indonesia" Karya Ilustrator Prancis Emmanuel Lemaire

Di sela tugasnya itu, ilustrator Prancis ini menyempatkan untuk menggambar sketsa dan memotret suasana kota.


Google Gelar Acara Mendadak 8 Februari, Umumkan Pesaing ChatGPT?

1 hari lalu

Google Gelar Acara Mendadak 8 Februari, Umumkan Pesaing ChatGPT?

Google sebelumnya dilaporkan sedang menguji beberapa alat AI baru, termasuk chatbot yang disebut Apprentice Bard.


Perdana Menteri Prancis Tawarkan Reformasi Usia Pensiun yang Lebih Longgar

1 hari lalu

Perdana Menteri Prancis Tawarkan Reformasi Usia Pensiun yang Lebih Longgar

Perdana Menteri Prancis menawarkan reformasi pensiun yang lebih lunak yakni warga yang bekerja di usia lebih muda, boleh pensiun lebih awal.


Uni Eropa Legalkan Serangga Sebagai Bahan Pangan, Qatar: Haram

2 hari lalu

Uni Eropa Legalkan Serangga Sebagai Bahan Pangan, Qatar: Haram

Uni Eropa melegalkan penggunaan serangga sebagai bahan pangan. Namun menurut Qatar, serangga adalah makanan haram.


Bos Mafia Italia Ditangkap di Prancis, Menyamar Jadi Chef Pizza

2 hari lalu

Bos Mafia Italia Ditangkap di Prancis, Menyamar Jadi Chef Pizza

Seorang bos mafia Italia ditangkap di Prancis setelah buron 16 tahun ketika penyamarannya sebagai chef pizza terbongkar.


Bekas Pembalap Jean-Pierre Jabouille Meninggal, Formula 1 Berduka

3 hari lalu

Bekas Pembalap Jean-Pierre Jabouille Meninggal, Formula 1 Berduka

Tim Alpine Formula 1, yang didukung Renault, menyatakan sangat terpukul dengan wafatnya mantan pembalap Jean-Pierre Jabouille.


Mesin Pencari Baidu Cina Siap Luncurkan Chatbot Saingan ChatGPT

3 hari lalu

Mesin Pencari Baidu Cina Siap Luncurkan Chatbot Saingan ChatGPT

Mesin pencari Google versi Cina, Baidu, berencana meluncurkan situs chatbot mirip ChatGPT pada Maret 2023. Siapa yang akan menjadi terbaik?


Jelang Setahun Invasi ke Ukraina, Uni Eropa Akan Terapkan Sanksi Baru terhadap Rusia

3 hari lalu

Jelang Setahun Invasi ke Ukraina, Uni Eropa Akan Terapkan Sanksi Baru terhadap Rusia

Uni Eropa berencana menampar Rusia dengan sanksi baru menjelang peringatan setahun invasi Moskow ke Ukraina


Harga Minyak Dunia Diprediksi Melemah Hari Ini, Begini Kata Analis

3 hari lalu

Harga Minyak Dunia Diprediksi Melemah Hari Ini, Begini Kata Analis

Harga minyak dunia diperkirakan melemah di rentang US$ 74,00 hingga US$ 78,50 per barel dalam perdagangan hari ini, Jumat, 3 Februari 2023.