Game Valorant Akan Merekam Suara Obrolan Pemainnya, Ini Penjelasan Riot Games

Game Valorant. playvalorant.com

TEMPO.CO, Jakarta - Riot Games, pengembang game Valorant, bisa memantau suara obrolan di antara para pemain mulai 13 Juli 2022. Riot memberi kabar tersebut untuk membantu melatih model bahasa yang pada akhirnya akan digunakan saat mengevaluasi laporan perilaku pemain di semua gamenya.

Riot awalnya mengumumkan soal pemantauan ini pada April 2021, setelah melakukan pembaruan pada kebijakan privasinya. Kebijakan terbarunya itu memberikan izin kepada Riot untuk “merekam dan berpotensi mengevaluasi data suara pemain saat menggunakan saluran komunikasi suara milik Riot.” Tujuannya, memerangi ujaran kebencian dan pelecehan melalui obrolan suara.

Riot mengatakan akan menganalisis data rekaman suara ketika seseorang melaporkan pemain lain yang berkomentar kasar atau ofensif. Pada gilirannya, ini akan membantu Riot Games menentukan apakah gamer yang dilaporkan melanggar kebijakannya, kemudian mengambil tindakan yang sesuai.

Untuk permulaan nanti Riot belum mulai menilai laporan pemain berdasarkan rekaman. Perusahaan akan menggunakannya sebagai kumpulan informasi untuk membantu membangun versi beta dari sistem yang diharapkan akan diluncurkan berikutnya pada akhir tahun.

Untuk saat ini, Riot juga hanya akan mengevaluasi percakapan para pemain atau gamer Valorant berbahasa Inggris di Amerika Utara. Satu-satunya cara untuk ke luar dari sistem ini adalah dengan menonaktifkan obrolan suara sepenuhnya atau menggunakan alat komunikasi lain, seperti Discord.

“Kami tahu bahwa sebelum kami dapat berpikir untuk memperluas alat ini, kami harus yakin itu efektif," tulis Riot dalam pengumumannya. 

Ketika sistem ini benar-benar diluncurkan, Riot mengatakan kalau pihaknya tidak akan secara aktif memantau komunikasi game para pemain. Pihaknya hanya akan berpotensi mendengarkan dan meninjau data suara jika ada pemain yang dilaporkan karena perilaku yang mengganggu.

Perusahaan juga menambahkan bakal menghapus informasi ini setelah menyelesaikan situasi, seperti halnya untuk laporan yang dibuat melalui sistem obrolan berbasis teks. Meski begitu, pemantauan ini pasti akan meningkatkan kekhawatiran beberapa pemain seputar privasi, seperti sistem anti-cheat Vanguard yang selalu aktif memantau aktivitas pemain baik di dalam maupun di luar Valorant.

Sistem pelaporan yang direncanakan bukanlah satu-satunya cara Riot Games mencoba menindak pemain yang mengganggu. Awal tahun ini, pengembang mulai membiarkan pemain Valorant menambahkan kata atau frasa tertentu ke “daftar kata yang dibungkam” yang dapat membantu memblokir konten kasar dalam obrolan.

THE VERGE

Baca juga:
Peringatan Kominfo kepada Google dkk: Cara Daftar Ulang PSE di Indonesia dan Tenggatnya






Yaqut Cholil Qoumas Ingatkan Masyarakat Tidak Gunakan Agama Sebagai Alat Kepentingan Politik

14 hari lalu

Yaqut Cholil Qoumas Ingatkan Masyarakat Tidak Gunakan Agama Sebagai Alat Kepentingan Politik

Menag Yaqut Cholil Qoumas mengajak masyarakat, tokoh agama, dan pemuda terus merawat kerukunan, menghargai perbedaan, dan menghindari perpecahan.


Concept Nyx, Controller Game dari Dell untuk Pemain yang Kekinian

23 hari lalu

Concept Nyx, Controller Game dari Dell untuk Pemain yang Kekinian

Dell mengungkap terus bereksperimen lewat controller game, di antaranya yang diaku paling berani yakni integrasi dunia kerja dan gaming.


Game Baru Januari 2023 Mulai Pekan Depan, Ini Daftarnya

23 hari lalu

Game Baru Januari 2023 Mulai Pekan Depan, Ini Daftarnya

Dari Dragon Ball Z Kakarot dan One Piece Odyssey sampai Season: A Letter to the Future. Berikut daftar game baru Januari 2023 selengkapnya.


Masuk Tahun Politik, Kapolda Metro Jaya Waspadai Ujaran Kebencian dan Provokasi SARA

28 hari lalu

Masuk Tahun Politik, Kapolda Metro Jaya Waspadai Ujaran Kebencian dan Provokasi SARA

Kapolda Metro Jaya menyiapkan strategi untuk mendinginkan suasana yang diprediksi akan memanas jelang tahun politik 2024.


Roy Suryo Divonis 9 Bulan Penjara di Kasus Ujaran Kebencian Meme Stupa

31 hari lalu

Roy Suryo Divonis 9 Bulan Penjara di Kasus Ujaran Kebencian Meme Stupa

Hakim PN Jakbar menjatuhkan vonis hukuman 9 bulan penjara kepada Roy Suryo atas kasus ujaran kebencian meme stupa Borobudur


KALEIDOSKOP 2022: Roy Suryo Tersandung Kasus Hukum Akibat Meme Stupa Candi Borobudur Mirip Jokowi

31 hari lalu

KALEIDOSKOP 2022: Roy Suryo Tersandung Kasus Hukum Akibat Meme Stupa Candi Borobudur Mirip Jokowi

Dalam sidang, Roy Suryo dituntut penjara satu tahun enam bulan dan denda sebesar Rp 300 juta subsider enam bulan kurungan.


KALEIDOSKOP 2022: Ferdinand Hutahaean Terjerat Kasus Penistaan Agama karena Cuitannya

32 hari lalu

KALEIDOSKOP 2022: Ferdinand Hutahaean Terjerat Kasus Penistaan Agama karena Cuitannya

Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memutuskan Ferdinand Hutahaean bersalah dalam perkara ujaran kebencian cuitan Allahmu Lemah


Misa Natal di Gereja Katedral: Uskup Agung Ingatkan Bahaya Ujaran Kebencian

34 hari lalu

Misa Natal di Gereja Katedral: Uskup Agung Ingatkan Bahaya Ujaran Kebencian

Ribuan umat Kristiani mengikuti Misa Pontifikal dalam rangkaian perayaan Natal 2022 dengan pengamanan dari polisi, Banser NU, Satpol PP, dan lainnya


Pesulap Merah Tantang Dukun: Santet Dirinya dan Buktikan Ada Jin di Botol

35 hari lalu

Pesulap Merah Tantang Dukun: Santet Dirinya dan Buktikan Ada Jin di Botol

Pesulap Merah atau Marcel Radhival dilaporkan ke polisi karena dinilai melakukan ujaran kebencian pada dukun.


Pesulap Merah Diperiksa di Polres Jaksel Atas Dugaan Ujaran Kebencian

36 hari lalu

Pesulap Merah Diperiksa di Polres Jaksel Atas Dugaan Ujaran Kebencian

Pesulap Merah dilaporkan atas dugaan ujaran kebencian.