Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

UI Manfaatkan ChatGPT untuk Tingkatkan Kompetensi Pustakawan

Reporter

Editor

Devy Ernis

image-gnews
ChatGPT (Tangkapan Layar)
ChatGPT (Tangkapan Layar)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Artificial Intelligence (AI) dapat dimanfaatkan untuk mengetahui kebutuhan pemustaka, sehingga perpustakaan dapat menyediakan layanan sesuai kebutuhan pemustaka. Hal itu bisa terlihat pada pemanfaatan Generative Pre-Trained Transformer (ChatGPT), yakni robot berbasis AI yang mampu memberikan jawaban terhadap pertanyaan pengguna. Interaksi melalui teks yang terjadi dapat dikatakan natural, seperti komunikasi antarmanusia.  

Untuk itu, dalam memperingati hari ulang tahun ke-40 Perpustakaan Universitas Indonesia (UI), UI menyelenggarakan webinar bertajuk “Enhancing Learning Experiences and Outcome through ChatGPT (Innovation on Library Services)” dalam rangkaian acara The Crystal of Knowledge Festival 2023 pada Rabu, 8 Maret lalu.

Dalam webinar tersebut menghadirkan tiga narasumber, yaitu Guru Besar dan Peneliti Blockchain, Robotic, Artificial Intelligence Networks (BRAIN) IPB University, Yandra Arkeman, Dosen Ilmu Perpustakaan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) UI, Fuad Gani, dan Pustakawan UI, Sony yang dimoderatori oleh Pustakawan UI, Laely Wahyuli.
  
Dalam sambutan pembukaannya, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UI, Abdul Haris, menyampaikan, pesatnya perkembangan teknologi memberikan tantangan bagi para praktisi pendidikan untuk memanfaatkannya dalam mengembangkan media pembelajaran.

“UI berkomitmen penuh mendukung pengembangan media dan layanan berbasis teknologi informasi untuk mendukung pembelajaran, demi tercapainya universitas bertaraf internasional,” kata Haris dalam webinar yang dihadiri lebih dari 800 peserta Zoom Meeting dan Live Streaming YouTube Perpustakaan UI.  

Kepala UPT Perpustakaan UI Mariyah mengatakan bahwa layanan perpustakaan sangat ditentukan oleh peran pustakawan. Seorang pustakawan harus memiliki kompetensi dan mampu beradaptasi dengan teknologi informasi agar dapat melayani pemustaka dengan prima. Kompetensi pustakawan juga harus ditingkatkan seiring berjalannya waktu, baik melalui pendidikan formal maupun nonformal, sehingga diharapkan mampu beradaptasi dengan perubahan dan munculnya ChatGPT. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menurut Yandra ChatGPT mempunyai beberapa kelebihan, yaitu memiliki skala pengetahuan yang luas, kemampuan beradaptasi, konsistensi, dan selalu dapat diakses kapanpun. Bahkan, ChatGPT memiliki gaya pustaka yang sopan, dapat digunakan dengan berbagai pustaka sampai dengan pustaka informal.

Namun di sisi lain, kata dia, ChatGPT tentu memiliki kekurangan, seperti memberikan jawaban yang tidak akurat atau tidak relevan, tidak dapat memahami konteks secara menyeluruh, tidak dapat menunjukkan empati atau kepekaan sosial yang sama seperti manusia, dan tidak dapat memproses informasi yang kompleks atau abstrak dengan sama baiknya seperti manusia. 
  
Dari sudut pandang akademis, Fuad mengatakan ChatGPT memiliki potensi untuk menawarkan berbagai manfaat, termasuk peningkatan keterlibatan mahasiswa dalam perkuliahan, kolaborasi, dan keluasan aksesibilitas sumber pembelajaran. Akan tetapi, alat ini juga melahirkan berbagai tantangan dan kekhawatiran terutama terkait dengan kejujuran, integritas akademik, dan plagiarisme.  
  
Dari berbagai kebermanfaatan yang diberikan ChatGPT, pustakawan dapat menggunakan ChatGPT untuk melakukan penelusuran sumber informasi, membuat strategi penelusuran, melakukan parafrase, membuat sintesis informasi, sampai dengan membuat sitasi dan daftar pustaka.

Sebagai Pustakawan UI, Sony memberikan empat tips dalam menyikapi informasi yang didapatkan dari ChatGPT, yaitu melakukan verifikasi informasi apapun yang didapat dari sumber yang kredibel, melakukan konsultasi dengan pembimbing atau dosen, mengakui atau melakukan sitasi terhadap informasi yang didapat dari ChatGPT, dan memasukkan ChatGPT sebagai sumber di daftar pustaka. 

Pilihan Editor: ChatGPT Bisa Gantikan Siri di iPhone, Begini Langkah-langkahnya

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kasus Kematian Akseyna Kembali Bergulir, UI Komitmen Bantu Penyelidikan

1 hari lalu

Polisi mengevakuasi mayat Akseyna Ahad Dori dari Danau Kenanga, Universitas Indonesia, Depok, 26 Maret 2015. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Kasus Kematian Akseyna Kembali Bergulir, UI Komitmen Bantu Penyelidikan

Kasus kematian mahasiswa UI, Akseyna Ahad Dori, kembali bergulir. Polisi mengirimkan SP2HP kepada keluarga Akseyna


Biaya Uang Kuliah Tunggal 2024 di UI Belum Dipastikan

3 hari lalu

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Feb.ui.ac.id
Biaya Uang Kuliah Tunggal 2024 di UI Belum Dipastikan

UI masih berkonsultasi dengan Kementerian Pendidikan mengenai biaya Uang Kuliah Tunggal 2024. Pendafar di UI terbanyak di Indonesia.


Fakta UTBK SNBT 2024: Nilai ITB Tertinggi, UI Paling Diminati

3 hari lalu

Peserta berdoa saat menjalani Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) pada gelombang ke-2 di Universitas Negeri Jakarta, Polo Gadung, Jakarta Timur, Selasa, 14 Mei 2024. Total peseta UTBK UNJ ada sebanyak 30.364 orang yang dibagi menjadi 132 sesi dan per harinya dilakukan 2 sesi ujian, sebagai informasi UTBK UNJ gelombang ke-2 berlangsung pada 14-20 Mei 2024. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Fakta UTBK SNBT 2024: Nilai ITB Tertinggi, UI Paling Diminati

Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2024 diikuti 785 ribuan calon mahasiswa dan yang diterima 190.444 orang.


8 Rekomendasi AI Selain ChatGPT yang Bisa Jadi Alternatif

5 hari lalu

Rekomendasi AI Selain ChatGPT. Foto: Canva
8 Rekomendasi AI Selain ChatGPT yang Bisa Jadi Alternatif

Selain ChatGPT, berikut ini beberapa rekomendasi AI yang bisa digunakan sebagai alternatif. Beberapa di antaranya berbayar.


Merantau untuk Mencari Jati Diri

9 hari lalu

Musikal Merantau: Sebuah Kantata Perjalanan Kalibrasi Diri pada 2 Juni 2024 di TIM, Jakarta/PSM UI Paragita
Merantau untuk Mencari Jati Diri

PSM UI Paragita menampilkan Musikal Merantau dalam merayakan ulang tahun mereka ke-40 tahun.


26 Kampus Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2025, UI dan UGM Bersaing

10 hari lalu

Ilustrasi Kampus Universitas Indonesia 2022. (DOK. HUMAS UI)
26 Kampus Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2025, UI dan UGM Bersaing

Kampus terbaik di Indonesia yang masuk QS WUR 2025.


UI, UGM, dan Unpad Naik Peringkat versi QS WUR 2025, Ini Respons Pihak Kampus

11 hari lalu

Gedung Rektorat Universitas Padjadjaran, Jatinangor. Doc: Unpad.
UI, UGM, dan Unpad Naik Peringkat versi QS WUR 2025, Ini Respons Pihak Kampus

UI, UGM, dan Unpad mengalami kenaikan peringkat versi QS WUR 2025. Apa kata pihak kampus?


Ranking QS WUR 2025 Dirilis, UI Melejit ke Posisi 206 dari Sebelumnya 237

11 hari lalu

Ilustrasi Kampus Universitas Indonesia 2022. (DOK. HUMAS UI)
Ranking QS WUR 2025 Dirilis, UI Melejit ke Posisi 206 dari Sebelumnya 237

Peringkat global UI melejit dari 237 pada tahun sebelumnya menjadi 206, atau peringkat 8 di Asia Tenggara.


Kisah Dokter Padmosantjojo Berhasil Operasi Pemisahan Kembar Siam Pertama di Indonesia

11 hari lalu

Ilustrasi bayi berkepala dua/kembar siam. ANTARA
Kisah Dokter Padmosantjojo Berhasil Operasi Pemisahan Kembar Siam Pertama di Indonesia

Kembar siam pertama di Indonesia yang berhasil dipisahkan ialah Yuliana dan Yuliani, keduanya dipisahkan berkat operasi yang dipimpin dokter Padmosantjojo pada 1987.


Mengenal ChatGPT Edu yang Baru Saja Diluncurkan OpenAI

11 hari lalu

Chatgpt. Shutterstock
Mengenal ChatGPT Edu yang Baru Saja Diluncurkan OpenAI

ChatGPT Edu dapat memproses dan menalar data teks dan visual, hingga mengutilisasi alat canggih seperti analisis data.