Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Telegram Tambah Fitur Admin Anonim, Saluran Komentar, dan Filter Pencarian

Reporter

Editor

Erwin Prima

image-gnews
Ilustrasi Telegram. Lifewire.com
Ilustrasi Telegram. Lifewire.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Telegram menambah sejumlah fitur baru, termasuk filter pencarian, saluran komentar dan admin grup anonim.

Fitur baru yang unik, admin anonim akan dapat menyembunyikan nama dan identitas dalam daftar grup. Untuk mengaktifkan fitur ini, admin hanya perlu mengaktifkan mode "Batman".

Telegram tambah sejumlah fitur, salah satunya admin grup anonim. Kredit: Telegram

Dalam unggahan di situs blog resminya, Telegram menjelaskan fitur baru admin anonim dihadirkan untuk membuat platform berkirim pesan, yang terkenal demokrasi, itu lebih aman untuk semua orang.

"Admin anonim akan disembunyikan dalam daftar anggota grup, dan pesan mereka dalam obrolan akan ditandai dengan nama grup," tulis Telegram, dikutip Jumat.

Sementara itu, fitur filter pencarian akan memudahkan pengguna mencari file berdasarkan tab baru, di antaranya Media dan Link.

Fitur baru pada Telegram, filter pencarian (kiri) dan saluran komentar (kanan). Kredit: Telegram

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Untuk menelusuri periode waktu tertentu, cukup ketik “14 Agustus” atau “Kemarin”. Mengetik nama orang, grup, saluran, atau bot akan menambahkan filter," tulis Telegram.

Fitur baru lainnya, saluran komentar akan memastikan suara semua orang dalam grup dapat terdengar.

Telegram menambahkan tombol komentar di unggahan dalam grup. Komentar akan muncul seperti utas kecil, sehingga semua orang dapat membaca komentar tentang unggahan atau topik tersebut. Hal ini juga memudahkan admin untuk menjaga percakapan agar tetap sopan.

Selain fitur baru filter pencarian, admin grup anonim dan saluran komentar, Telegram juga telah menambahkan banyak fitur, termasuk animasi emoji dan keyboard yang dapat diubah tema berdasarkan waktu, siang dan malam.

ANTARA

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Sejarah Telegram yang Bakal Didenda Kominfo Terkait Judi Online

12 hari lalu

Beberapa dari Anda mungkin mengalami kendala tidak bisa masuk telegram. Hal ini bisa disebabkan beberapa hal. Foto: Canva
Sejarah Telegram yang Bakal Didenda Kominfo Terkait Judi Online

Ini sejarah Telegram, aplikasi pesan singkat pesaing WhatsApp yang diancam Kominfo membayar denda Rp500 juta terkait konten judi online.


Cegah Pembajakan, Vidio Buka Kanal Layanan Laporan via Surel

14 hari lalu

Logo Vidio. Istimewa
Cegah Pembajakan, Vidio Buka Kanal Layanan Laporan via Surel

PT Vidio Dot Com (Vidio), perusahaan penyedia layanan penayangan video over-the-top (OTT), membuka layanan laporan pembajakan melalui surel piracy@vidio.com.


Cara Menghapus Akun Telegram Secara Permanen di Android, iPhone, dan Browser

14 hari lalu

Ilustrasi Telegram. Lifewire.com
Cara Menghapus Akun Telegram Secara Permanen di Android, iPhone, dan Browser

Berikut panduan lengkap untuk menghapus akun Telegram Anda melalui Android, iPhone, ataupun browser.


Akun Telegram Penjual Video Porno Anak Punya 398 Member Aktif Terbagi dalam Banyak Grup

17 hari lalu

Konferensi pers kasus penjualan video porno anak via telegram, di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 31 Mei 2024.
Akun Telegram Penjual Video Porno Anak Punya 398 Member Aktif Terbagi dalam Banyak Grup

Penjual video porno anak di Bekasi membuat banyak grup di Telegram. Pelanggan membayar tarif sesuai jumlah member.


Setelah 28 Tahun, Aplikasi Pesan Instan ICQ Bikinan Israel Mengumumkan Tutup

18 hari lalu

Layanan pesan instan ICQ. Istimewa
Setelah 28 Tahun, Aplikasi Pesan Instan ICQ Bikinan Israel Mengumumkan Tutup

ICQ sudah menghilang dari Apple App Store dan Google PlayStore tahun lalu. Satu generasi dengan AOL Instant Messenger yang sudah lebih dulu tutup.


Telegram Belum Kooperatif Soal Berantas Judi Online, Terancam Tutup Beroperasi di Indonesia

23 hari lalu

Beberapa dari Anda mungkin mengalami kendala tidak bisa masuk telegram. Hal ini bisa disebabkan beberapa hal. Foto: Canva
Telegram Belum Kooperatif Soal Berantas Judi Online, Terancam Tutup Beroperasi di Indonesia

Kementerian Komunikasi dan Informatika mengimbau seluruh pengelola platform digital maupun ISP agar kooperatif mematuhi aturan di Indonesia memberantas judi online


Platform Digital Fasilitasi Judi Online Diancam Denda Rp 500 Juta per Konten

24 hari lalu

Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi
Platform Digital Fasilitasi Judi Online Diancam Denda Rp 500 Juta per Konten

Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi mengatakan platform digital yang fasilitasi judi online akan didenda Rp 500 juta per konten.


Telegram Diduga Digunakan untuk Rekrut Orang Bersenjata dalam Penembakan Moskow

28 Maret 2024

Seorang tersangka penyerangan penembakan di tempat konser Balai Kota Crocus dikawal di dalam pengadilan distrik Basmanny di Moskow, Rusia 24 Maret 2024. REUTERS/Shamil Zhumatov
Telegram Diduga Digunakan untuk Rekrut Orang Bersenjata dalam Penembakan Moskow

Telegram diduga digunakan untuk merekrut orang-orang bersenjata yang menjadi pelaku penembakan gedung konser Balai Kota Crocus di luar Moskow.


Login ke Telegram Bisa Tanpa Sinyal, Waspadai Bahayanya

26 Maret 2024

Logo Telegram. Istimewa
Login ke Telegram Bisa Tanpa Sinyal, Waspadai Bahayanya

Skema login baru membuat Telegram bisa diakses di luar daerah bersinyal. Namun, di baliknya ada risiko peretasan.


Cerita Shobur Membangun Jaringan Pornografi Anak Lintas Negara di Grup Telegram

18 Maret 2024

M.Sobur, terpidana 12 tahun penjara kasus UU Perlindungan Anak. Foto: istimewa
Cerita Shobur Membangun Jaringan Pornografi Anak Lintas Negara di Grup Telegram

Terpidana kasus jaringan pornografi anak Muhamad Shobur menceritakan bagaimana ia membuat jaringan pornografi anak melalui aplikasi Telegram.