Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Krisis Covid-19 India Menjalar ke Tetangga, Asia Selatan Dibayangi Bencana

Reporter

image-gnews
Sejumlah pasien dengan gangguan pernapasan menerima bantuan oksigen gratis di Gurudwara (kuil Sikh), di tengah Tsunami COVID-19 di Ghaziabad, India, 30 April 2021. REUTERS/Adnan Abidi
Sejumlah pasien dengan gangguan pernapasan menerima bantuan oksigen gratis di Gurudwara (kuil Sikh), di tengah Tsunami COVID-19 di Ghaziabad, India, 30 April 2021. REUTERS/Adnan Abidi
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Krisis Covid-19 di India telah menjalar ke Nepal, tetangganya di utara. Kasus positif di Nepal tercatat sebesar 44 persen. Banyak rumah sakitnya juga sudah kelabakan menerima pasien infeksi virus corona.

Situasi itu terutama terjadi di kota-kota di selatan negara itu yang berbatasan dengan India. Secara keseluruhan, Nepal mencatat laju penambahan kasus baru sebesar 57 kali lipat daripada periode bulan lalu.

Masyarakat Palang Merah Nepal menyerukan dukungan darurat dunia internasional untuk mencegah bencana kemanusiaan di Nepal dan Asia Selatan secara keseluruhan. Dukungan dibutuhkan seiring dengan jumlah kasus Covid-19 di India yang telah melampaui angka 21 juta per artikel ini dibuat, Jumat 7 Mei 2021.

Negara-negara di Asia Selatan yakni Nepal, Bangladesh dan Pakistan disebutkan telah seluruhnya mencetak rekor baru jumlah kematian Covid-19 harian. Pemandangan di Bangladesh dan Pakistan sama saja dengan di Nepal: banyak rumah sakit dan ruang perawatan intensif penuh dengan pasien corona.

Pemerintahan di negara-negara itu dibayangi ketakutan akan kematian massal jika penularan virus tak mampu dideteksi dan dibendung. "Apa yang sedang terjadi di India sekarang ini adalah sebuah preview mengerikan dari Nepal di masa mendatang jika kita tidak dapat menahan lonjakan kasus Covid-19 sekarang yang telah menyebabkan kematian menit demi menit," kata Ketua Palang Merah Nepal, Netra Prasad Timsina, Rabu 5 Mei 2021.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menurut Netra, segala upaya medis sedang dilakukan untuk menyelamatkan banyak nyawa di seluruh Nepal. Tim kesehatan sukarelawan Palang Merah Nepal juga berusaha mengurangi angka infeksi dengan membantu melakukan pengujian, vaksinasi, membagikan masker, dan mengisolasi mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Negara-negara di Asia Selatan telah seluruhnya menjalankan program vaksinasi Covid-19. Namun, tetap, untuk di Nepal baru sebanyak 1 persen penduduknya yang telah menerima dosisnya secara lengkap. Di India juga baru 2 persen.

Direktur untuk Federasi Internasional Masyarakat Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Asia Pasifik, Alexander Matheou, menegaskan kebutuhan bertindak cepat sekarang juga untuk harapan menghindari bencana kemanusiaan di Asia Selatan karena Covid-19. "Virus ini tidak memandang batas wilayah negara dan varian-variannya menyebar tak terkendali di seluruh Asia," katanya.

NEW SCIENTIST | IFRC

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Hampir 1.000 Pengungi Rohingya Ditahan di Bangladesh Sejak 2017

3 jam lalu

Hampir 1.000 Pengungi Rohingya Ditahan di Bangladesh Sejak 2017

Sebanyak 994 pengungsi Rohingya di Bangladesh telah dipenjara sejak 2017


Narendra Modi 3 Periode, Serba-serbi Pelantikannya sebagai Perdana Menteri India

1 hari lalu

Perdana Menteri India Narendra Modi memberi isyarat saat ia tiba di markas besar Partai Bharatiya Janata (BJP) di New Delhi, India, 4 Juni 2024. REUTERS/Adnan Abidi
Narendra Modi 3 Periode, Serba-serbi Pelantikannya sebagai Perdana Menteri India

Serba-serbi pelantikan Narendra Modi yang kembali menjabat sebagai Perdana Menteri India periode ketiga. "Terhormat untuk melayani Bharat," katanya.


Korupsi Bansos Covid-19, Kuncoro Wibowo Divonis 6 Tahun Bui

3 hari lalu

Direktur Utama PT. Bhanda Ghara Reksa (persero), Muhammad Kuncoro Wibowo, menjalani pemeriksaan, di gedung KPK, Kamis, 11 Januari 2024. Muhammad Kuncoro Wibowo, diperiksa sebagai tersangka dalam pengembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi penyaluran bantuan sosial beras untuk Keluarga Penerimaan Manfaat (KPM) dan Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial RI Tahun 2020. TEMPO/Imam Sukamto
Korupsi Bansos Covid-19, Kuncoro Wibowo Divonis 6 Tahun Bui

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor menjatuhkan hukuman pidana penjara 6 tahun terhadap Kuncoro Wibowo, terdakwa korupsi bansos Covid-19.


Eks Pimpinan FPI Rizieq Shihab Bebas Murni, Berikut Sederet Kontroversinya

3 hari lalu

Mantan Pimpinan Front Pembela Islam atau FPI, Rizieq Shihab saat mencoblos di tempat pemungutan suara atau TPS 47 di RT01/RW04, Jalan Petamburan IV, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Februarai 2024. Tempo/Aisyah Amira Wakang
Eks Pimpinan FPI Rizieq Shihab Bebas Murni, Berikut Sederet Kontroversinya

Pendiri sekaligus mantan pimpinan Front Pembela Islam atau FPI Rizieq Shihab alias Habib Rizieq akhirnya bebas murni per hari ini, Senin, 10 Juni 2024, setelah sejak Juli 2022 lalu berstatus bebas bersyarat. Berikut daftar Kontroversinya.


Hari Ini Rizieq Shihab Eks Pemimpin FPI Bebas Murni, Apa Kasusnya?

3 hari lalu

Rizieq Shihab menunjukkan surat bebasnya setelah dinyatakan bebas bersyarat hari ini, Rabu, 20 Juli 2022. Foto: Dokumentasi Ditjen PAS Kementrian Hukum dan HAM
Hari Ini Rizieq Shihab Eks Pemimpin FPI Bebas Murni, Apa Kasusnya?

Eks pimpinan FPI Rizieq Shihab resmi bebas murni mulai hari ini, Senin, 10 Juni 2024, sejak bebas bersyarat pada 20 Juli 2022 lalu. Apa kasusnya?


Ditolak Maladewa, Israel Sarankan Warganya Liburan ke Lakshadweep di India

6 hari lalu

Pulau Veligandu Maladewa (Pixabay)
Ditolak Maladewa, Israel Sarankan Warganya Liburan ke Lakshadweep di India

Keputusan Maladewa untuk melarang wisatawan Israel masuk ke negaranya sebagai bentuk solidaritas terhadap Gaza.


Narendra Modi 3 Periode, Perdana Menteri India Sukses Pertahankan Kekuasaannya

6 hari lalu

Perdana Menteri India Narendra Modi memberi isyarat saat ia tiba di markas besar Partai Bharatiya Janata (BJP) di New Delhi, India, 4 Juni 2024. REUTERS/Adnan Abidi
Narendra Modi 3 Periode, Perdana Menteri India Sukses Pertahankan Kekuasaannya

Narendra Modi secara resmi mempertahankan kekuasaannya sebagai Perdana Menteri India tiga periode. Ini perjalanan politiknya.


Cina Ucapkan Selamat pada Narendra Modi atas Kemenangan Pemilu

7 hari lalu

Perdana Menteri India, Narendra Modi, (kanan) dan Presiden Cina, Xi Jinping. Reuters India
Cina Ucapkan Selamat pada Narendra Modi atas Kemenangan Pemilu

Kementerian Luar Negeri Cina menyerukan hubungan bilateral yang sehat dan stabil dengan India setelah kemenangan Perdana Menteri Narendra Modi dalam pemilu.


Cuaca Ekstrem Gelombang Panas Makan Korban Jiwa di India

8 hari lalu

Pengendara motor lewat di bawah alat penyiram air saat gelombang panas di Ahmedabad, India, 9 Mei 2024. Setidaknya dua orang tewas di negara bagian Kerala, India Selatan, diduga karena serangan suhu panas. REUTERS/Amit Dave
Cuaca Ekstrem Gelombang Panas Makan Korban Jiwa di India

Cuaca ekstrem berupa gelombang panas hingga tembus suhu 52,9 derajat Celsius memakan korban jiwa di India.


India Belum Punya Rencana Hadiri KTT Perdamaian yang Digagas Volodymyr Zelensky

8 hari lalu

Presiden Volodymyr Zelensky.[Kyiv Post]
India Belum Punya Rencana Hadiri KTT Perdamaian yang Digagas Volodymyr Zelensky

New Delhi masih mempertimbangkan level partisipasinya di KTT perdamaian yang digagas Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.